@seputarasn33: Tangis PPPK Pecah: SK Digadaikan ke Bank, Kini Tunjangan Terancam Dipangkas PPPK Tidore Terhindar dari Perumahan, Namun Tunjangan Dipangkas Akibat Defisit Anggaran Aksi demonstrasi yang dilakukan ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan pegawai paruh waktu di halaman Kantor Wali Kota Tidore Kepulauan pada Senin (6/7/2026) menjadi sorotan publik. Aksi tersebut dipicu oleh kekhawatiran para pegawai terhadap kondisi keuangan daerah yang dikabarkan mengalami defisit besar. Dalam aksi tersebut, sejumlah PPPK menyampaikan keresahan mereka. Salah satu peserta aksi mengungkapkan bahwa banyak PPPK telah menjadikan Surat Keputusan (SK) pengangkatan sebagai jaminan pinjaman bank, sehingga apabila mereka dirumahkan, akan sangat sulit memenuhi kewajiban membayar cicilan. Menanggapi aspirasi tersebut, Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, memutuskan untuk tidak merumahkan PPPK maupun pegawai paruh waktu. Namun, sebagai langkah penyesuaian terhadap kondisi fiskal daerah, pemerintah mengambil kebijakan pemangkasan tunjangan. Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP) bagi PNS dipotong sebesar 30 persen, sementara tunjangan PPPK dan pegawai paruh waktu juga akan mengalami pengurangan. Kebijakan ini diambil karena anggaran TPP PNS serta tunjangan PPPK dan pegawai paruh waktu mengalami defisit yang disebut mencapai lebih dari Rp50 miliar. Menurut Muhammad Sinen, pemotongan sebesar 30 persen tersebut belum mampu menutup seluruh kekurangan anggaran. Nilai penghematan yang diperoleh diperkirakan hanya sekitar Rp25 miliar, sehingga masih terdapat selisih defisit yang cukup besar dan belum memiliki solusi permanen. Ia juga menyampaikan bahwa apabila hingga akhir Desember 2026 kondisi keuangan daerah tidak mengalami perbaikan, pemerintah akan kembali mengevaluasi langkah yang akan diambil bersama para PPPK dan pegawai paruh waktu. Salah satu skenario yang disampaikan adalah penundaan pembayaran gaji sehingga tidak lagi dibayarkan secara penuh setiap bulan. Bahkan, Muhammad Sinen menegaskan bahwa apabila kondisi terburuk mengharuskan PPPK dan pegawai paruh waktu dirumahkan, dirinya siap mempertaruhkan jabatannya sebagai Wali Kota. Ia mengaku tidak ingin mengorbankan lebih dari 2.000 pegawai demi mempertahankan posisinya. Di akhir pernyataannya, Wali Kota berharap pemerintah pusat dapat memberikan perhatian terhadap persoalan yang dihadapi daerah. Menurutnya, apabila pembiayaan gaji PPPK paruh waktu dapat diambil alih oleh pemerintah pusat, maka beban keuangan daerah akan jauh lebih ringan dan pelayanan kepada masyarakat dapat tetap berjalan dengan baik. #PPPK #TidoreKepulauan #PPPK2026 #DemonstrasiPPPK #MuhammadSinen
SEPUTAR ASN
Region: ID
Tuesday 07 July 2026 09:29:54 GMT
Music
Download
Comments
syamsiah :
mbg itu ditiadakan, jd keuangan kita stabil lagi
2026-07-07 12:19:53
106
Ratu Rajana :
ya Allah berikanlah kami kesejahteraan.
2026-07-07 10:57:15
23
Libra :
aturan ngak jelas,, penuh waktu sama parung waktu kerjaannya sama, pulang berangkat sama jamnya,, tp kenapa kok gajinya ngak sama
2026-07-07 22:03:41
17
haniifa0101 :
harusnya yang dipotong dr atas yg gajinya besar bukan dr bawah yg hanya cukup untuk makan
2026-07-08 00:43:45
12
ps :
MBG membantu orang miskin lanjutkan
2026-07-07 14:30:54
14
Nurkhayati :
Kenapa sertifikat digadaikan karena mereka butuh biaya tmpt tinggal dan butuh nyekolahin anak .
2026-07-08 04:40:02
9
Diah_Nizam :
untuk guru anggaran devisit sedangkan untuk MBG dam koperasi merah putih triliunan pun sudah tersedia
2026-07-08 00:18:50
20
Dora Lestari :
semoga Tuhan memberikan jalan keluar kepada teman"p3k semoga juga pemerintahnya bisa mengambil keputusan menvmcari jalan keluar agar mereka tidak dirumahkan
2026-07-08 02:56:51
4
Lya Fauziah :
Yaa Allah sedih liatnyaa 🥺,
2026-07-09 04:49:08
2
@rosa :
kami PPPK gak knpa"
2026-07-09 07:19:44
0
BundaAldeva :
tpp kami hanya 600rbu, jika di potong 30% hanya dpt 450rbu, masyaallah semoga kita bisa keluar dari zona ini semangat💪
2026-07-09 03:40:57
4
Ahi Arbani :
tidak menutup kemungkinan akan terjadi di daerah lain terkait masalah pemda/pemkot tdk ada anggaran utk membayar gajih pppk/pppk paruh waktu karena semua ada nya efisiensi anggaran dr pemerintah pusat
2026-07-09 07:22:27
0
🍒 ˚𐙚。Finn𖦹.ᡣ𐭩🎀 :
YAALLAH 😭😭😭😭 JAHAT BGT
2026-07-07 23:02:22
2
marlina03732 :
kuantitas aj
2026-07-07 12:53:27
0
MiftahCantikz :
miris ngliatny
2026-07-08 02:49:39
0
Budi :
kok protes kn SK kontrak
2026-07-07 22:49:47
2
𝒟𝓎𝒶𝒽 🍭 :
npa pd nyalahin mbg dah
2026-07-07 23:19:12
1
Mimin aminatazuhriah :
ya Allah bantulah daudada saudara kami sesama guru
2026-07-08 05:10:43
1
najwa nabila :
kata suami dpt kabar mulai bulan agustus untuk grade katanya diturunkan 2 grade otomatis tunjangan juga turun..
harusnya semakin naik harga pokok semakin naik gajinya tp ini malah turun
2026-07-07 16:15:38
4
"farah@bdillah79" :
kab mana?
2026-07-07 12:28:38
1
emelian :
ya allah pasti itu bagian teknisnya😫.bekerja sudah lebih dr 20 tahun😫😫😫😫
2026-07-07 15:00:11
1
haridemihari26 :
emang paruh waktu dpt tunjangan ya?
di sini gajihnya aja masih itungan harian doang
2026-07-07 14:33:11
1
Doni :
kenapa minjam bank sekarang bungungkan
2026-07-09 17:43:01
0
Fotosai :
haruanya tukin jangan dipangkas, tapi kinerjanya yg di perketat,
2026-07-10 10:09:28
0
jui je :
aku sedih sekali
2026-07-07 15:46:56
0
To see more videos from user @seputarasn33, please go to the Tikwm
homepage.