@hazratpeerzulfiqar313.0: دل سیاہ ہونے کی علامتیں پیارے حضرت شیخ جی رحمتہ اللہ علیہ #peerzulfiqarahmednashqbandi #byan #islamic_video #islam #hazrat_gee_🥹

💚 نقشبندی آفیشل🤍
💚 نقشبندی آفیشل🤍
Open In TikTok:
Region: PK
Tuesday 07 July 2026 18:03:36 GMT
35136
4836
129
685

Music

Download

Comments

huzaifagsmlab
🦅 :
ڈاؤن لوڈ کا آپشن کھولے تا کہ لوگ بھی اسے سوشل میڈیا کے ذریعے شیر کرتے رہے ویسے بھی آپ بھی الل تعالیٰ کی رضا کے لیے وڈیوز اپلوڈ کرتے🌹
2026-07-08 09:51:59
6
muhammadbaloch6229
Muhammad :
Allah janat ma ala makam.ata Kara per Sahab ko
2026-07-08 06:01:20
3
bhutto3065
Bhutto :
😢😢😢😢 الله اکبر 😢😢😢😢
2026-07-07 18:07:03
5
ahmadrajput313.0
么Aʜᴍᴀᴅ么 :
اللّٰہ اکبر 🥺🥺
2026-07-07 18:10:10
5
rafiq.khan.333
Rafiq Khan 333 :
mashallah
2026-07-08 04:55:50
3
rozimmk612
روزی محمد 🌸🤍 :
دل کا ڈاکٹر ❤️مرشد رحمۃ اللہ علیہ
2026-07-08 20:58:01
4
sdahqatsafi
Sadaqath jui khan :
2026-07-09 14:31:07
1
rab.nawaz6245
Rab Nawaz :
2026-07-14 16:45:11
0
akmarwat6262
Ak Marwat :
اللہ اکبر
2026-07-08 06:19:57
2
amjadbutt8293
amjadbutt8293 :
اللہ اکبر کبیرا
2026-07-08 06:17:24
2
najeullah06
Naje Ullah Channa :
🥰🥰🥰
2026-07-08 17:06:37
1
shahid.nazir5087
Shahid Nazir :
👍👍👍
2026-07-08 15:43:02
1
mumair978
Mian umair151 :
❤️❤️❤️
2026-07-08 13:10:45
1
ali.khan68891
Ali Khan :
💕💕💕
2026-07-08 13:26:38
1
hassukhel2
Hassu khel 313 :
👍👍👍
2026-07-08 14:09:30
1
khan489446
Junaid Khan :
😍😍😍
2026-07-08 13:52:43
1
hanankhanbabar786h
Hanan khan 804 PTl :
❤️❤️❤️
2026-07-08 10:36:16
1
malik.muahmmad.sadeeq786
Malik Muahmmad Sadeeq Channar :
🥰🥰🥰
2026-07-08 16:17:55
1
fayyazkhan959
Fayyaz khan :
😭😭😭😭😭💔💔💔
2026-07-08 13:54:35
1
user5853465752020
aliakbar123321 :
🥰🥰🥰
2026-07-08 10:37:53
1
najeebjaanjatoi91
Najeeb Jaan Jatoi :
🥰🥰🥰
2026-07-08 12:45:40
1
israr.haray
Israr Haray :
🥰🥰🥰
2026-07-08 13:15:02
1
ranaabubakar4233
ranaabubakar4233 :
🥰🥰🥰
2026-07-08 15:20:09
1
baloch.baloch3902
Baloch Baloch :
❤️❤️❤️
2026-07-08 17:11:25
1
muhammadahmed1653
Fمحمد Ahmed :
🥰🥰🥰
2026-07-09 07:12:57
1
To see more videos from user @hazratpeerzulfiqar313.0, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Awalnya aku benar-benar nggak pernah curiga. Aku pikir, perubahan sikap suamiku setelah aku hamil hanyalah masalah rumah tangga biasa. Dia mulai sering pulang malam, semakin jarang menyentuhku, bahkan selalu punya alasan setiap kali aku mengajaknya berhubungan intim. Aku berusaha memahami. Namanya juga sedang hamil, pikirku. Mungkin dia sedang lelah, mungkin aku memang sudah nggak semenarik dulu. Tapi ternyata, kenyataannya jauh lebih menyakitkan dari yang pernah kubayangkan. Sampai suatu hari, aku mengetahui bahwa suamiku ternyata sudah berkali-kali berhubungan intim dengan adikku sendiri. Iya, adikku sendiri! Dan alasan di balik pengkhianatan itu benar-benar membuat hatiku hancur. Suamiku mengaku bahwa dia sudah nggak tertarik lagi denganku karena warna selangkanganku menghitam selama kehamilan. Bahkan, dia tega membandingkan bagian intimku dengan milik wanita lain, termasuk adikku sendiri. Bayangkan bagaimana rasanya menjadi seorang istri yang sedang berjuang mengandung anaknya, tetapi justru dipermalukan karena perubahan tubuh akibat kehamilan. Yang paling menyakitkan, dia sering melontarkan kalimat yang membuatku merasa sangat rendah diri. Aku sampai bertanya-tanya, memangnya separah itukah perubahan tubuhku? Apa aku sudah nggak pantas dicintai hanya karena warna kulit di bagian tubuh tertentu berubah? Selama ini aku mengandung anaknya, menghadapi perubahan hormon, perubahan bentuk tubuh, dan segala ketidaknyamanan kehamilan. Tapi balasan yang kudapat justru pengkhianatan dari dua orang yang paling kupercaya. Sampai akhirnya aku memutuskan untuk pergi. Aku memilih mengakhiri hubungan itu. Bukan karena sudah nggak punya rasa sayang, tetapi karena aku sadar bahwa bertahan dengan seseorang yang terus merendahkan tubuhku hanya akan menghancurkan harga diriku sendiri. Jujur, sampai sekarang masih ada rasa insecure. Kadang aku masih merasa malu dengan warna selangkanganku sendiri. Bahkan, ada saat-saat ketika aku merasa tubuhku memang nggak cukup baik untuk dicintai. Tapi perlahan aku belajar satu hal: perubahan warna kulit saat hamil bisa terjadi karena perubahan hormon. Itu bukan aib, bukan kekurangan, dan bukan alasan bagi siapa pun untuk mempermalukan seorang perempuan. Dan satu hal lagi yang ingin kusampaikan... Jangan pernah menganggap remeh tekanan darah tinggi atau hipertensi saat hamil. Kehamilan bukan cuma soal perubahan bentuk tubuh. Ada risiko kesehatan serius yang harus diperhatikan. Hipertensi dalam kehamilan bisa berkembang menjadi preeklamsia dan membahayakan ibu maupun bayi jika tidak terdeteksi dan ditangani dengan baik. Jangan menunggu sampai tubuh memberikan tanda bahaya. Rutin periksa tekanan darah, ikuti pemeriksaan kehamilan, dan jangan abaikan keluhan sekecil apa pun. Untuk kalian para perempuan yang sedang hamil, jangan sampai rasa takut kehilangan pasangan membuat kalian mengabaikan kesehatan diri sendiri. Kita boleh kehilangan seseorang yang tidak menghargai kita, tetapi jangan sampai kita kehilangan kesehatan, keselamatan, dan rasa cinta terhadap diri sendiri hanya demi mempertahankan seseorang. Karena tubuh seorang ibu mungkin berubah setelah mengandung, tetapi perubahan itu seharusnya menjadi alasan untuk semakin dihargai, bukan untuk dikhianati.
Awalnya aku benar-benar nggak pernah curiga. Aku pikir, perubahan sikap suamiku setelah aku hamil hanyalah masalah rumah tangga biasa. Dia mulai sering pulang malam, semakin jarang menyentuhku, bahkan selalu punya alasan setiap kali aku mengajaknya berhubungan intim. Aku berusaha memahami. Namanya juga sedang hamil, pikirku. Mungkin dia sedang lelah, mungkin aku memang sudah nggak semenarik dulu. Tapi ternyata, kenyataannya jauh lebih menyakitkan dari yang pernah kubayangkan. Sampai suatu hari, aku mengetahui bahwa suamiku ternyata sudah berkali-kali berhubungan intim dengan adikku sendiri. Iya, adikku sendiri! Dan alasan di balik pengkhianatan itu benar-benar membuat hatiku hancur. Suamiku mengaku bahwa dia sudah nggak tertarik lagi denganku karena warna selangkanganku menghitam selama kehamilan. Bahkan, dia tega membandingkan bagian intimku dengan milik wanita lain, termasuk adikku sendiri. Bayangkan bagaimana rasanya menjadi seorang istri yang sedang berjuang mengandung anaknya, tetapi justru dipermalukan karena perubahan tubuh akibat kehamilan. Yang paling menyakitkan, dia sering melontarkan kalimat yang membuatku merasa sangat rendah diri. Aku sampai bertanya-tanya, memangnya separah itukah perubahan tubuhku? Apa aku sudah nggak pantas dicintai hanya karena warna kulit di bagian tubuh tertentu berubah? Selama ini aku mengandung anaknya, menghadapi perubahan hormon, perubahan bentuk tubuh, dan segala ketidaknyamanan kehamilan. Tapi balasan yang kudapat justru pengkhianatan dari dua orang yang paling kupercaya. Sampai akhirnya aku memutuskan untuk pergi. Aku memilih mengakhiri hubungan itu. Bukan karena sudah nggak punya rasa sayang, tetapi karena aku sadar bahwa bertahan dengan seseorang yang terus merendahkan tubuhku hanya akan menghancurkan harga diriku sendiri. Jujur, sampai sekarang masih ada rasa insecure. Kadang aku masih merasa malu dengan warna selangkanganku sendiri. Bahkan, ada saat-saat ketika aku merasa tubuhku memang nggak cukup baik untuk dicintai. Tapi perlahan aku belajar satu hal: perubahan warna kulit saat hamil bisa terjadi karena perubahan hormon. Itu bukan aib, bukan kekurangan, dan bukan alasan bagi siapa pun untuk mempermalukan seorang perempuan. Dan satu hal lagi yang ingin kusampaikan... Jangan pernah menganggap remeh tekanan darah tinggi atau hipertensi saat hamil. Kehamilan bukan cuma soal perubahan bentuk tubuh. Ada risiko kesehatan serius yang harus diperhatikan. Hipertensi dalam kehamilan bisa berkembang menjadi preeklamsia dan membahayakan ibu maupun bayi jika tidak terdeteksi dan ditangani dengan baik. Jangan menunggu sampai tubuh memberikan tanda bahaya. Rutin periksa tekanan darah, ikuti pemeriksaan kehamilan, dan jangan abaikan keluhan sekecil apa pun. Untuk kalian para perempuan yang sedang hamil, jangan sampai rasa takut kehilangan pasangan membuat kalian mengabaikan kesehatan diri sendiri. Kita boleh kehilangan seseorang yang tidak menghargai kita, tetapi jangan sampai kita kehilangan kesehatan, keselamatan, dan rasa cinta terhadap diri sendiri hanya demi mempertahankan seseorang. Karena tubuh seorang ibu mungkin berubah setelah mengandung, tetapi perubahan itu seharusnya menjadi alasan untuk semakin dihargai, bukan untuk dikhianati.

About