@_kr09_: #fyp #xyzbca #viral #deftones #foryoupage

kaylee ᖭི༏ᖫྀ
kaylee ᖭི༏ᖫྀ
Open In TikTok:
Region: US
Tuesday 07 July 2026 23:11:16 GMT
198652
47776
77
4905

Music

Download

Comments

iwantwaffle
Yanrra :
The ending of rosemary is a straight vibe
2026-08-01 01:01:24
0
privatemusiclover
privatemusiclover :
privatemusiclover
2026-07-13 01:16:01
61
tay.m93
𝒯𝒜𝒴🐆🖤 :
Been my shit since i was born bruh😔
2026-07-08 23:39:10
86
pennypenpen67
penny! :
AYYYYY
2026-07-09 05:14:34
60
miimiizangel
꒰ - Miimii 💫 ֙⋆ ་ :
Cant listen to deftones anymore, reminds me of my ex✌️
2026-07-09 07:45:13
10
hosluvalexis
￴ ￴￴￴ ￴￴￴￴￴ ￴￴￴￴￴ ￴￴￴￴￴￴ ￴￴￴￴￴ :
My Spotify listening minutes is like 11,250 minutes in 4 weeks about half of that has been deftones😭
2026-07-18 01:49:50
2
lz_bu3no
ᴺᴱᵂbueno the kid :
and when YouTube miss me, listei tô deftones
2026-07-19 02:06:13
0
unclejenni
UncleJenni :
I was bouta call this larp😭
2026-07-09 03:53:43
12
bingbong.spam4
🃏•Lynn•🃏 :
as another kaylee i approve this
2026-07-13 19:04:20
4
bineyispoindexter
براين موردوك الباشا ديماركو :
I love deftones
2026-07-15 23:57:46
3
bebec1ta
bebec1ta :
2026-07-10 03:06:55
1
s_t_ar_3_3
Star :
2026-07-10 22:00:09
1
maxwolbaum
BiggieMax :
2026-07-09 03:20:11
2
To see more videos from user @_kr09_, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

‎Keheningan. ‎ ‎Tidak ada seorang pun yang berbicara setelah ucapan Mirror Rimuru. ‎ ‎{Mereka adalah orang-orang yang gagal kulindungi.} ‎ ‎Kalimat itu menggantung di udara seperti kutukan. ‎ ‎Di luar jendela, mata putih raksasa masih melayang di dalam retakan langit. ‎ ‎Tatapannya tidak menunjukkan emosi. ‎ ‎Tidak marah. ‎ ‎Tidak senang. ‎ ‎Hanya... mengamati. ‎ ‎Rimuru menatap langit beberapa detik sebelum akhirnya berbicara. ‎ ‎{Ciel.} ‎ ‎《Ya, Master.》 ‎ ‎{Bisakah kau membaca keberadaan di balik mata itu?} ‎ ‎Hening. ‎ ‎Beberapa detik berlalu. ‎ ‎Lalu— ‎ ‎《...Tidak dapat dianalisis sepenuhnya.》 ‎ ‎Ekspresi Rimuru langsung berubah serius. ‎ ‎{Bahkan kau?} ‎ ‎《Struktur informasinya tidak stabil.》 ‎ ‎《Seolah-olah keberadaan tersebut berada di antara “individu” dan “fenomena”.》 ‎ ‎Guy bersiul pelan. ‎ ‎{Wah... sudah lama aku tidak mendengar jawaban seburuk itu dari Ciel.} ‎ ‎Mirror Rimuru perlahan berdiri. ‎ ‎Tatapannya tetap tertuju pada mata putih itu. ‎ ‎{Dia sedang memastikan.} ‎ ‎Leon mengernyit. ‎ ‎{Memastikan apa?} ‎ ‎Mirror Rimuru menjawab tanpa menoleh. ‎ ‎{Bahwa aku benar-benar berada di dunia ini.} ‎ ‎Ruangan kembali sunyi. ‎ ‎Milim mengepalkan tangan. ‎ ‎{Kalau begitu kita hancurkan saja sebelum dia memastikan!} ‎ ‎{Jangan.} ‎ ‎Jawaban itu keluar bersamaan dari Rimuru dan Mirror Rimuru. ‎ ‎Keduanya saling menatap sesaat. ‎ ‎Untuk pertama kalinya... ‎ ‎Mereka benar-benar terlihat seperti orang yang sama. ‎ ‎Mirror Rimuru menghela napas pelan. ‎ ‎{Jika dia menyerang sekarang, itu justru lebih baik.} ‎ ‎Rimuru mengernyit. ‎ ‎{Lebih baik?} ‎ ‎{Karena itu berarti dia belum menemukan koordinat penuh dunia ini.} ‎ ‎Kalimat itu membuat Ciel langsung bereaksi. ‎ ‎《Master.》 ‎ ‎《Kemungkinan besar benar.》 ‎ ‎《Retakan putih belum sepenuhnya tersinkronisasi dengan Cardinal World.》 ‎ ‎Guy menyeringai tipis. ‎ ‎{Jadi kita masih punya waktu.} ‎ ‎{Sedikit,} jawab Mirror Rimuru. ‎ ‎Diablo akhirnya berbicara. ‎ ‎Suaranya tenang, namun tajam. ‎ ‎{Siapa sebenarnya White Number itu?} ‎ ‎Mirror Rimuru terdiam. ‎ ‎Lama. ‎ ‎Sangat lama. ‎ ‎Hingga akhirnya ia menutup mata. ‎ ‎{Dulu... dia punya nama.} ‎ ‎Semua orang memperhatikan. ‎ ‎{Sekarang?} ‎ ‎Mirror Rimuru membuka mata perlahan. ‎ ‎{Nama itu telah dihapus.} #tensura #tensuranikkitenseishitaraslimedattaken #rimuru #rimurutempest #diablo
‎Keheningan. ‎ ‎Tidak ada seorang pun yang berbicara setelah ucapan Mirror Rimuru. ‎ ‎{Mereka adalah orang-orang yang gagal kulindungi.} ‎ ‎Kalimat itu menggantung di udara seperti kutukan. ‎ ‎Di luar jendela, mata putih raksasa masih melayang di dalam retakan langit. ‎ ‎Tatapannya tidak menunjukkan emosi. ‎ ‎Tidak marah. ‎ ‎Tidak senang. ‎ ‎Hanya... mengamati. ‎ ‎Rimuru menatap langit beberapa detik sebelum akhirnya berbicara. ‎ ‎{Ciel.} ‎ ‎《Ya, Master.》 ‎ ‎{Bisakah kau membaca keberadaan di balik mata itu?} ‎ ‎Hening. ‎ ‎Beberapa detik berlalu. ‎ ‎Lalu— ‎ ‎《...Tidak dapat dianalisis sepenuhnya.》 ‎ ‎Ekspresi Rimuru langsung berubah serius. ‎ ‎{Bahkan kau?} ‎ ‎《Struktur informasinya tidak stabil.》 ‎ ‎《Seolah-olah keberadaan tersebut berada di antara “individu” dan “fenomena”.》 ‎ ‎Guy bersiul pelan. ‎ ‎{Wah... sudah lama aku tidak mendengar jawaban seburuk itu dari Ciel.} ‎ ‎Mirror Rimuru perlahan berdiri. ‎ ‎Tatapannya tetap tertuju pada mata putih itu. ‎ ‎{Dia sedang memastikan.} ‎ ‎Leon mengernyit. ‎ ‎{Memastikan apa?} ‎ ‎Mirror Rimuru menjawab tanpa menoleh. ‎ ‎{Bahwa aku benar-benar berada di dunia ini.} ‎ ‎Ruangan kembali sunyi. ‎ ‎Milim mengepalkan tangan. ‎ ‎{Kalau begitu kita hancurkan saja sebelum dia memastikan!} ‎ ‎{Jangan.} ‎ ‎Jawaban itu keluar bersamaan dari Rimuru dan Mirror Rimuru. ‎ ‎Keduanya saling menatap sesaat. ‎ ‎Untuk pertama kalinya... ‎ ‎Mereka benar-benar terlihat seperti orang yang sama. ‎ ‎Mirror Rimuru menghela napas pelan. ‎ ‎{Jika dia menyerang sekarang, itu justru lebih baik.} ‎ ‎Rimuru mengernyit. ‎ ‎{Lebih baik?} ‎ ‎{Karena itu berarti dia belum menemukan koordinat penuh dunia ini.} ‎ ‎Kalimat itu membuat Ciel langsung bereaksi. ‎ ‎《Master.》 ‎ ‎《Kemungkinan besar benar.》 ‎ ‎《Retakan putih belum sepenuhnya tersinkronisasi dengan Cardinal World.》 ‎ ‎Guy menyeringai tipis. ‎ ‎{Jadi kita masih punya waktu.} ‎ ‎{Sedikit,} jawab Mirror Rimuru. ‎ ‎Diablo akhirnya berbicara. ‎ ‎Suaranya tenang, namun tajam. ‎ ‎{Siapa sebenarnya White Number itu?} ‎ ‎Mirror Rimuru terdiam. ‎ ‎Lama. ‎ ‎Sangat lama. ‎ ‎Hingga akhirnya ia menutup mata. ‎ ‎{Dulu... dia punya nama.} ‎ ‎Semua orang memperhatikan. ‎ ‎{Sekarang?} ‎ ‎Mirror Rimuru membuka mata perlahan. ‎ ‎{Nama itu telah dihapus.} #tensura #tensuranikkitenseishitaraslimedattaken #rimuru #rimurutempest #diablo

About