@marcyrecomiendax: She wanted more 😮‍💨 #drmelaxin #darkarmpits

marcyrecomiendax
marcyrecomiendax
Open In TikTok:
Region: US
Wednesday 08 July 2026 01:06:38 GMT
12348
53
1
0

Music

Download

Comments

user3072161805102
flor :
🥰🥰🥰
2026-07-08 01:12:08
0
To see more videos from user @marcyrecomiendax, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Bandar Lampung, RilisOnline.com - Dugaan praktik pungutan liar (Pungli) kembali mencuat di lingkungan pendidikan, kali ini menyasar SMAN 3 Bandar Lampung, Provinsi Lampung. Pasalnya, seorang wali murid melaporkan diduga dimintai sejumlah biaya yang tidak wajar saat ingin mengurus perpindahan sekolah anaknya.   Diceritakan oleh Ibu Diana, wali murid yang berdomisili di Kabupaten Way Kanan, anaknya saat ini bersekolah di SMKN 8 Bandar Lampung. Ia berniat memindahkan anaknya ke SMAN 3 Bandar Lampung semata-mata karena alasan jarak tempat tinggal yang lebih dekat, agar anaknya tidak sering kesiangan berangkat sekolah.   Saat mendatangi sekolah dan menanyakan syarat pindah, ia diduga mendapat jawaban dari salah satu guru bernama Devi Trivanti.
Bandar Lampung, RilisOnline.com - Dugaan praktik pungutan liar (Pungli) kembali mencuat di lingkungan pendidikan, kali ini menyasar SMAN 3 Bandar Lampung, Provinsi Lampung. Pasalnya, seorang wali murid melaporkan diduga dimintai sejumlah biaya yang tidak wajar saat ingin mengurus perpindahan sekolah anaknya. Diceritakan oleh Ibu Diana, wali murid yang berdomisili di Kabupaten Way Kanan, anaknya saat ini bersekolah di SMKN 8 Bandar Lampung. Ia berniat memindahkan anaknya ke SMAN 3 Bandar Lampung semata-mata karena alasan jarak tempat tinggal yang lebih dekat, agar anaknya tidak sering kesiangan berangkat sekolah. Saat mendatangi sekolah dan menanyakan syarat pindah, ia diduga mendapat jawaban dari salah satu guru bernama Devi Trivanti. "Saat saya tanya apakah bisa pindah, Ibu Devi langsung menyebutkan harus menyiapkan uang sebesar Rp6.500.000. Awalnya saya kira hanya Rp650.000, tapi setelah ditanya kembali, dikatakan itu belum cukup-karena pindah dari SMK ke SMA diduga harus ditambah lagi biaya untuk keperluan Dapodik sebesar Rp3.000.000," ungkapnya, Senin (6/7/2026). Lebih lanjut diduga dijelaskan, biaya sebesar Rp6,5 juta itu tidak memberikan fasilitas apa pun, termasuk seragam sekolah yang harus dibeli sendiri. Dugaan permintaan biaya ini membuat dirinya dan keluarga terkejut, hingga akhirnya mengurungkan niat untuk melanjutkan proses pindah sekolah. “Kami tidak mempermasalahkan jika memang tidak diterima, tapi yang membuat prihatin adalah dugaan pungutan ini. Saya saja yang memiliki latar belakang keluarga aparat diduga diminta seperti itu, apalagi masyarakat biasa. Ini sangat memilukan,” keluhnya. Hingga saat ini, dugaan permintaan biaya tersebut belum terealisasi, dan anaknya tetap bersekolah di SMKN 8 Bandar Lampung. Ibu Diana pun berharap pihak berwenang menindaklanjuti dugaan ini. “Kami mendesak Gubernur Lampung melalui Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung untuk menindak tegas dugaan ini. Jangan sampai ini menjadi praktik yang sudah biasa terjadi di sekolah tersebut,” tegasnya. Saat media ini berupaya melakukan konfirmasi, Kepala Sekolah SMAN 3 Bandar Lampung Tri Winarsih, S.Pd., M.Pd. tidak merespons baik melalui pesan maupun telepon meskipun nomor dalam keadaan aktif. Demikian juga saat menghubungi Ibu Devi Trivanti yang diduga meminta biaya tersebut, ia terkesan bungkam dan tidak memberikan penjelasan apa pun. (Red) #fyp #fypシ #fypシ゚viral  

About