@jurnalisminang: AGAM - Koperasi Desa Merah Putih yang dibangun di tepi bantaran sungai kawasan Ngarai Sianok, Nagari Sianok Anam Suku, Kabupaten Agam, viral di media sosial dan langsung mendapat sorotan dari kalangan ahli geologi. Ahli Geologi Ade Edwar menegaskan terdapat dua persoalan serius pada bangunan tersebut. Pertama, bangunan berdiri di kawasan sempadan sungai yang secara regulasi tidak diperbolehkan untuk bangunan permanen. “Untuk bangunan permanen sebenarnya tidak diperbolehkan. Ketentuannya ada dalam aturan Kementerian PUPR mengenai sempadan sungai,” ujarnya, Selasa (7/7/2026). Kedua, lokasi bangunan berada di kawasan yang masuk peta Kawasan Rawan Bencana (KRB) BPBD Kabupaten Agam dengan risiko tinggi mencakup banjir, banjir bandang, tanah longsor, cuaca ekstrem, dan gempa bumi. “Kalau melihat peta KRB Marapi dan peta risiko bencana BPBD Agam, kawasan itu termasuk daerah yang rawan banjir bandang. Kalau hujan terus-menerus, potensi banjir bandang tetap ada,” tegasnya. Ade menekankan bahwa sebelum pembangunan dilakukan, pemerintah seharusnya lebih dahulu memastikan kelayakan lokasi dengan berkonsultasi kepada instansi teknis seperti Dinas PUPR, BPBD, maupun dinas yang menangani tata ruang. Pembangunan fasilitas publik, menurutnya, tidak boleh hanya mempertimbangkan ketersediaan lahan, akan tetapi aspek keselamatan jangka panjang harus menjadi prioritas utama. Di sisi lain, Komandan Distrik Militer 0304/Agam Letkol Inf. Dwi Santoso menyatakan lokasi tersebut aman dari banjir dan longsor. Ia mengacu pada kenyataan bahwa saat banjir melanda sejumlah wilayah sebelumnya, lokasi pembangunan Kopdes tidak terdampak. Konstruksi bangunan pun disebut dibuat lebih tinggi sebagai langkah antisipasi. Dandim juga memastikan penentuan lokasi bukan keputusan Kodim, melainkan berdasarkan usulan pemerintah nagari dan Kerapatan Adat Nagari. Perbedaan pandangan antara ahli geologi dan pihak militer ini menyisakan pertanyaan penting, apakah kajian teknis kebencanaan sudah benar-benar dilakukan sebelum pembangunan dimulai, mengingat kawasan Ngarai Sianok adalah salah satu kawasan paling ikonik sekaligus paling rawan bencana di Sumatera Barat.
Janang (Jurnalis Minang)
Region: ID
Wednesday 08 July 2026 03:51:00 GMT
Music
Download
Comments
Mon Lains :
proyek jalan👍😂😂
2026-07-08 22:07:50
1
RENTAL-MOBIL-JAMBI :
Sudah jelas kemarin banjir bandang disana kenapa dibangun pula disana
2026-07-09 01:26:08
0
zami :
jalan k lawang ado 2 sdg proses pembangunan tu, 😌😌😌
2026-07-09 01:22:56
0
yenni amran :
mhn kalau ada dana.tlng lah digunakan utk yg pantas.mana yg lbh penting.contoh nya jalan k nagari Matua dn maninjau.lbh parah longsor nya.mhn terlbh dshulu fikirkan utk mengunakan dana.jangan asal dibangun bangun saja.padahal Bpk" pejabat kan irg pintar berilmu.segala sesuatu yg akan dikerjakan itu pakai planning lo Pak.bnyk maaf saya cuma kasi masukan.sbb saya juga org kerja juga dulu di pemerintahan.tapi bidang kita beda dn skrng udah pensiun.maka dr itu buat lah segala sesuatu itu bermanfaat utk org bnyk.dn menyenangkan masyarakat.jadi Bpk nyaman sampai ke akhirat.sbb hal ini aksn dipertanggung jawab kan dunia akhirat.
2026-07-09 01:46:09
0
Fcuk cancer :
Yg penting bangunannya ada🤭
2026-07-08 12:24:52
1
Alam :
itu yang mau belanja kesana siapa, waduh itu perumahan warga jauh jauh dari sana😁
2026-07-08 20:15:44
0
Morgan23 :
boleh dipegang omongan saya ,ini tepi aliran sungai dimana sering terjadi galodo sperti beberapa waktu lalu . apabila galodo lagi ini bakal ilang .ngasal asa bikinnya heran
2026-07-08 16:26:50
0
arnelistanjung :
asa k mambangun sajo indak bapikian dampaknyo kok dianyuikkan banjir
2026-07-08 12:39:56
1
Oma nauren & sakha :
Di tapi tabiang lubuak sao ado pulo ciek kalau ndak salah 😁
2026-07-08 14:22:34
1
say :
biar nggak disapu banjir bandang
2026-07-08 12:19:00
0
esyeldawati :
entah apa maksud pemerintah bejad ini rupanya?
2026-07-08 23:56:42
0
nyysl :
maliang
2026-07-08 16:18:19
0
Sanny Fitriadi :
yg penting merka udah cair, mna da pikirkannya t bngunan aman pa enggak..
2026-07-09 02:35:16
0
ZULFIKAR 72 :
wisata sambil belanja...moga disini dijual juga saivenir..😂
2026-07-09 01:06:27
0
gado-gado80 :
😂😂😂😭😭
2026-07-08 11:45:37
0
Dedy Prima :
🤣🤣🤣
2026-07-08 09:15:14
0
atede :
😂😂
2026-07-08 09:59:40
0
To see more videos from user @jurnalisminang, please go to the Tikwm
homepage.