elvan⚡ :
Hei Delilah, gimana rasanya di New York City? Aku seribu mil jauhnya, tapi malam ini kamu kelihatan begitu cantik, iya kamu. Times Square pun tak bisa seterang kamu, sungguh ini nyata. Hei Delilah, jangan khawatir soal jarak, aku ada di sini. Kalau kamu kesepian, dengarkan lagu ini, pejamkan mata, dengarkan suaraku, ini penyamaranku, aku di sisimu. Times Square pun tak bisa seterang kamu, sungguh ini nyata. Hei Delilah, jangan khawatir soal jarak, aku ada di sini. Kalau kamu kesepian, dengarkan lagu ini, pejamkan mata, dengarkan suaraku, ini penyamaranku, aku di sisimu. Oh, begitulah kamu membuatku merasa, oh, begitulah kamu membuatku merasa, oh, begitulah kamu membuatku merasa, apa yang akan kamu lakukan padaku. Hei Delilah, aku tahu masa-masa makin berat, tapi percayalah padaku, suatu hari aku akan bayar semua tagihan dengan gitar ini, kita akan hidup enak, kita akan punya hidup yang dulu kita impikan. Janjiku pasti. Hei Delilah, masih begitu banyak yang ingin kukatakan, kalau setiap lagu sederhana yang kutulis untukmu bisa membuatmu terengah, aku akan menulis ulang semuanya, bahkan lebih, kamu akan jatuh cinta padaku, kita akan punya segalanya. Oh, begitulah kamu membuatku merasa, oh, begitulah kamu membuatku merasa, oh, begitulah kamu membuatku merasa. Seribu mil terasa cukup jauh, tapi mereka punya pesawat, kereta, dan mobil. Aku akan berjalan ke arahmu kalau tak ada jalan lain. Teman-teman kita akan mengejek kita dan kita hanya akan tertawa sepanjang jalan, karena kita tahu tak ada dari mereka yang pernah merasa seperti ini. Delilah, aku bisa janji padamu, saat kita selesai, dunia takkan pernah sama lagi, dan itu salahmu. Hei Delilah, kamu akan baik-baik saja, dan apa kamu tidak merindukanku? Dua tahun lagi kamu akan lulus sekolah dan kita akan membuat sejarah, seperti yang kulakukan. Kamu akan tahu semua ini karena kita. Kita bisa melakukan apa pun yang kita mau. Hei Delilah, ini untukmu, yang satu ini untukmu.
2026-08-17 11:09:16