@4anans: #pov ; oneshoot "Eh btw, besok kan udah mulai turnamen sepak bola classmeet. Kelas kita main pertama lawan kelas 12-1 nih. Berat amat yak undiannya," keluh Hendra sambil mengaduk baksonya yang mengepulkan asap. Azka langsung mendengus. "Gila aja, kelas 12-1 kan isinya anak-anak tim inti sekolah semua. Si Bagas, jendral lapangan tengah timnas pelajar regional aja ada di sana. Kelar hidup kita besok di babak penyisihan." "Yaelah, belom main udah pesimis aja lu pada," sahut Jeongwoo, mental bertandingnya langsung tersulut mendengar nama tim lawan. Dia meraih es jeruk milik Azka tanpa permisi, meminumnya setengah sampai menyisakan bunyi es batu yang bergesekan di dasar gelas. "Ada gua di depan. Tenang aja, gua bakal pastiin lini pertahanan mereka keteteran besok." "Sombong amat si nomor sembilan sembilan," cibir Hendra sambil tertawa kecil. "Tapi jujur ya woo, kalau lu bisa menang lawan 12-1, gua akuin lu emang striker paling jago di angkatan kita. Masalahnya, mencetak satu gol ke gawang mereka aja susahnya minta ampun. Kiper mereka si sersan dua itu badannya kayak tembok raksasa." Kamu yang sejak tadi hanya menyimak obrolan mereka sambil mengaduk-aduk sisa siomay di piring, tiba-tiba mendapatkan sebuah ide di kepala. Sebuah ide yang mungkin terdengar sedikit nekat, tapi gua rasa ini adalah satu-satunya cara paling ampuh untuk membuat Park Jeongwoo berhenti mengganggu hidup kamu yang tenang. Kamu tahu betul peta kekuatan olahraga di sekolah ini. Kelas 12-1 adalah monster yang gak mungkin dikalahkan oleh tim kelas 12-4 yang hanya mengandalkan Jeongwoo dan Azka. Kamu meletakkan garpu plastik, lalu menegakkan punggung, menatap Jeongwoo yang kebetulan juga sedang melihat ke arah kamu. "Jeongwoo," panggil kamu dengan nada suara yang sengaja gua buat seremeh mungkin. Jeongwoo menaikkan sebelah alisnya. "Kenapa? (yn) Akhirnya mau minum susu pisangnya?" "Gak. Gua mau nantang lu," ucap kamu tegas. Seketika, obrolan tentang bakso dan strategi sepak bola di meja itu langsung terhenti. Hendra menahan garpunya di udara, Azka langsung menoleh dengan mata membelalak, dan Jevan menatap kamu dengan pandangan tak percaya, seolah-olah mengisyaratkan bahwa kamu baru saja menggali lubang kubur kamu sendiri. "Nantang apa?" tanya Jeongwoo, matanya menyipit penuh minat. Ada senyum tipis yang mulai terukir di sudut bibirnya, menyukai arah pembicaraan yang tiba-tiba berubah menantang ini. kamu menarik napas dalam-dalam, memastikan volume suara cukup jelas untuk didengar oleh seluruh penghuni meja ini. "Besok kan kelas lu main sepak bola lawan 12-1. Kita bikin taruhan yang adil. Kalo tim lu berhasil menang, dan lu... minimal bisa nge-gol-in di pertandingan itu... gua mau jadi pacar lu. Gua bakal terima lu jadi cowok gua tanpa syarat." "Tapi ada syaratnya," lanjut kamu cepat sebelum Jeongwoo sempat merayakan ucapan kamu. "Kalau tim lu kalah, atau lu gagal mencetak gol walau tim lu menang... lu harus stop kejar-kejar gua. Jangan pernah muncul di depan gua lagi dengan semua gombalan lu, jangan bawain susu pisang lagi tiap pagi, dan anggep kita gak saling kenal di sekolah ini sampai kita lulus nanti. Gimana? Berani gak?" Senyum di wajah Jeongwoo perlahan kembali merekah. Bukan senyum penuh candaan yang biasa dia tunjukkan setiap pagi, melainkan senyum tipis yang sarat akan ambisi, rasa percaya diri yang mutlak, dan kilat mata yang menunjukkan bahwa dia baru saja mendapatkan motivasi terbesar dalam hidupnya. Dia memajukan tubuhnya hingga jarak wajah kami hanya terhalang beberapa puluh sentimeter di atas meja kantin. "Oke. Siapa takut," ucap Jeongwoo, suaranya terdengar sangat mantap, berat, dan tanpa ada keraguan sedikit pun di dalamnya. Dia menatap kamu lekat-lekat, mengunci pandangan kamu dengan intensitas yang membuat pasokan udara di sekitar gua mendadak terasa menipis. "Kalo gua menang, lu gabisa kabur dari gua lagi, (yn). Siapin mental lu buat status baru hari esok." ———— +++ comsect #fyp #jeongwoo #alternativeuniverse #4upage
ae
Region: ID
Thursday 09 July 2026 06:48:23 GMT
Music
Download
Comments
ae :
bagian 1;
Keesokan harinya, suasana SMA kita benar-benar berubah menjadi arena festival olahraga yang sangat meriah. Pekan classmeet resmi dibuka setelah apel pagi singkat yang dipimpin oleh kepala sekolah. Semua siswa dibebaskan dari jam pelajaran reguler, mengubah fungsi kelas menjadi tempat nongkrong atau ruang ganti dadakan bagi tim-tim yang akan bertanding.
Babak kedua tinggal menyisakan hitungan detik. Skor sementara imbang 1-1 berkat gol pertama Jeongwoo di menit kelima. Tim lawan, kelas 12-1, bener-bener digempur habis-habisan lewat serangan balik kilat.
Azka berhasil memotong umpan lawan dan langsung melepaskan umpan lambung jauh ke depan. Jeongwoo berlari kencang mengejar bola, menahan dengan dada, lalu dengan satu kecohan maut dia berhasil melewati kiper yang maju menghadang. Dengan ketenangan luar biasa, Jeongwoo menyontek bola pelan menggunakan kaki kirinya ke sudut gawang.
Bola menggelinding mulus menyentuh jaring gawang yang kosong tepat bersamaan dengan bunyi peluit panjang wasit! Skor akhir 2-1, tim kelas 12-4 resmi menang!
2026-07-09 06:50:43
14
jeohwan899 :
harus lanjut gada oneshoot² diantara kita
2026-07-09 07:58:05
2
Jongu & Eve :
gini ya rasanya jadi mbak Jennifer🥰
2026-07-09 14:06:37
1
To see more videos from user @4anans, please go to the Tikwm
homepage.