@a.a.gold0: A A Gold Jewellery

A A Gold Jewellery
A A Gold Jewellery
Open In TikTok:
Region: PK
Thursday 09 July 2026 13:38:53 GMT
25370
9901
5
11

Music

Download

Comments

jaseemkhan483
jaseemkhan483 :
🥰
2026-07-18 10:17:42
0
user3195781357929
user3195781357929 :
🥰nfj psnd kar Kon sa Lena
2026-07-17 16:21:42
0
mugheriuaar
🫀parvez•mugheri😎 :
🥰🥰🥰🥰
2026-07-17 09:33:00
0
hgggjh67
Muneer paneer :
🥰🥰🥰
2026-07-11 06:32:36
0
queentspk01
☆Tahira sultan@ :
🥰🥰🥰🥰🥰
2026-07-18 22:45:06
1
To see more videos from user @a.a.gold0, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Gempa Cianjur yang terjadi pada 21 November 2022 pada pukul 13:21 WIB merupakan gempa darat berkekuatan M5,6 yang berpusat di wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dengan kedalaman dangkal sekitar 10 km. Guncangan kuat dirasakan di Cianjur, Sukabumi, Bandung, hingga Jabodetabek karena sumber gempa yang sangat dangkal membuat energi seismiknya lebih merusak di permukaan. Rekaman visual hasil sonifikasi atau konversi data gelombang seismik menjadi audio yang dapat didengar manusia. Data berasal dari stasiun seismik Geofon GFZ Jerman di Bungbulang, Jawa Barat. Dalam prosesnya, gelombang seismik yang awalnya memiliki frekuensi sangat rendah (jauh di bawah ambang pendengaran manusia) dipercepat berkali-kali lipat menggunakan teknik audifikasi sehingga berubah menjadi suara dengungan dan getaran khas gempa bumi. Visual merah dan jingga pada layar merupakan spektrogram yang menunjukkan intensitas energi getaran; semakin terang warnanya, semakin besar amplitudo gelombang yang direkam ketika gelombang utama gempa mencapai sensor. Teknologi sonifikasi ini membantu peneliti memahami pola energi gempa dan mengenali “tanda tangan” unik dari aktivitas seismik tertentu. Secara geologis, gempa Cianjur dipicu oleh aktivitas Sesar Cugenang, yaitu patahan aktif yang baru teridentifikasi setelah bencana terjadi. Pergerakan mendadak batuan pada sesar tersebut melepaskan energi besar dalam bentuk gelombang P, gelombang S, dan gelombang permukaan yang menyebabkan guncangan hebat di daerah padat penduduk. Selain guncangan utama, wilayah Cianjur juga mengalami ratusan gempa susulan yang memperparah kerusakan dan memicu longsor di daerah perbukitan. Menurut BNPB dan BMKG, gempa ini menyebabkan lebih dari 600 orang mening94l dunia, ribuan luk4-luka, dan puluhan ribu rumah mengalami kerusakan berat hingga runtuh, terutama karena banyak bangunan tidak dirancang tahan gempa. Infrastruktur jalan, sekolah, rumah ibadah, dan fasilitas kesehatan turut terdampak, sementara longsor sempat memutus akses bantuan ke beberapa desa. Rekaman audio dan spektrogram gempa seperti pada video ini, kini menjadi media penting dalam edukasi kebencanaan modern karena memperlihatkan bahwa gempa bumi sebenarnya menghasilkan getaran nyata yang dapat divisualisasikan dan “didengar” melalui pengolahan ilmiah berbasis data seismologi. Video: Youtube (Pemburu Gempa Infraseis) Literasi: BMKG, Kementerian ESDM, BNPB, GFZ German Research Centre for Geosciences, EarthScope Consortium, IRIS Seismology, dan USGS Earthquake Catalog #tiktokberita
Gempa Cianjur yang terjadi pada 21 November 2022 pada pukul 13:21 WIB merupakan gempa darat berkekuatan M5,6 yang berpusat di wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dengan kedalaman dangkal sekitar 10 km. Guncangan kuat dirasakan di Cianjur, Sukabumi, Bandung, hingga Jabodetabek karena sumber gempa yang sangat dangkal membuat energi seismiknya lebih merusak di permukaan. Rekaman visual hasil sonifikasi atau konversi data gelombang seismik menjadi audio yang dapat didengar manusia. Data berasal dari stasiun seismik Geofon GFZ Jerman di Bungbulang, Jawa Barat. Dalam prosesnya, gelombang seismik yang awalnya memiliki frekuensi sangat rendah (jauh di bawah ambang pendengaran manusia) dipercepat berkali-kali lipat menggunakan teknik audifikasi sehingga berubah menjadi suara dengungan dan getaran khas gempa bumi. Visual merah dan jingga pada layar merupakan spektrogram yang menunjukkan intensitas energi getaran; semakin terang warnanya, semakin besar amplitudo gelombang yang direkam ketika gelombang utama gempa mencapai sensor. Teknologi sonifikasi ini membantu peneliti memahami pola energi gempa dan mengenali “tanda tangan” unik dari aktivitas seismik tertentu. Secara geologis, gempa Cianjur dipicu oleh aktivitas Sesar Cugenang, yaitu patahan aktif yang baru teridentifikasi setelah bencana terjadi. Pergerakan mendadak batuan pada sesar tersebut melepaskan energi besar dalam bentuk gelombang P, gelombang S, dan gelombang permukaan yang menyebabkan guncangan hebat di daerah padat penduduk. Selain guncangan utama, wilayah Cianjur juga mengalami ratusan gempa susulan yang memperparah kerusakan dan memicu longsor di daerah perbukitan. Menurut BNPB dan BMKG, gempa ini menyebabkan lebih dari 600 orang mening94l dunia, ribuan luk4-luka, dan puluhan ribu rumah mengalami kerusakan berat hingga runtuh, terutama karena banyak bangunan tidak dirancang tahan gempa. Infrastruktur jalan, sekolah, rumah ibadah, dan fasilitas kesehatan turut terdampak, sementara longsor sempat memutus akses bantuan ke beberapa desa. Rekaman audio dan spektrogram gempa seperti pada video ini, kini menjadi media penting dalam edukasi kebencanaan modern karena memperlihatkan bahwa gempa bumi sebenarnya menghasilkan getaran nyata yang dapat divisualisasikan dan “didengar” melalui pengolahan ilmiah berbasis data seismologi. Video: Youtube (Pemburu Gempa Infraseis) Literasi: BMKG, Kementerian ESDM, BNPB, GFZ German Research Centre for Geosciences, EarthScope Consortium, IRIS Seismology, dan USGS Earthquake Catalog #tiktokberita

About