@s......a...antor.1: পুরাই আগুন 🔥

S A Antor💥💋
S A Antor💥💋
Open In TikTok:
Region: BD
Thursday 09 July 2026 14:42:07 GMT
68526
4725
61
227

Music

Download

Comments

shekh.mohammed.faisal
Shekh Mohammed Faisal-03🛡️✨ :
pure mg
2026-07-10 09:24:06
0
mst..riya05
Mst. Riya :
ছোট মরিচের ঝাল বেশি 🙄 পুরোটাই আগুন 😌
2026-07-10 09:04:13
7
jhorna.aktar71
-𝙷𝚞𝚖𝚞!¡🌷🐼 :
Jibole biyete nachte parlam nh 🙂❤️‍🩹🤌🏻
2026-07-10 08:49:09
1
md.sohag.islam687
বিয়াই 💝 :
পুরাই আগুন 🔥
2026-07-10 10:25:15
1
l921454
🌷Sweet sporrow🌷 :
পুরোটাই আগুন ভাই 😩💥
2026-07-10 07:29:43
1
.......rakib3
NR RAKIB 🇧🇷🇵🇹 :
ইস্টোরি কেমন
2026-07-10 07:35:33
2
user4138445370279
🎀 🥺 মায়া 🥺🎀 :
এটা তো আমার মেয়ে 🥰🥰😁😁🤭🤭
2026-07-10 07:46:05
1
ahadmondal763
Ahad Mondal76 :
nice
2026-07-10 05:54:48
1
shorav666
shorav :
2026-07-10 06:14:17
1
.rahat.alam1
💫 RAHAT ALAM 🕊️ :
আগুন
2026-07-09 15:03:21
6
mdmorshed0307
☄️M.!🚩 :
2026-07-10 03:34:24
1
mohammad.mostafa463
🪦... :
2026-07-10 05:29:35
1
asif_sarkarr
AsiFf✨🕊️ :
Agun
2026-07-10 05:59:43
1
rssakibrifa2
. :
2026-07-10 09:59:49
0
_king___of___shorob
★༆🫀❥━༊"$owrob❥━🫀༆★ :
ইস্টোরি কেমন
2026-07-10 09:03:40
0
nishatiffat0911
🤍Nishu💜 :
baccar boios koto?
2026-07-10 02:44:18
3
bappi.sordar132
🫀BAPPI🫀 :
এখনি এমন আরো তো দিন পরেই আছে 😏😏
2026-07-10 02:35:20
1
To see more videos from user @s......a...antor.1, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

POV {8} : Keesokan sorenya, langit di atas kolam renang komplek tampak mendung, sewarna dengan suasana hatimu. Kamu berjalan lambat menuju area kolam, sudah mengenakan baju renang yang dibalut kaos oblong longgar. Kata-kata Keonho semalam tentang mantan kekasihnya dan bagaimana dia masih belum bisa move on masih terngiang jelas, sukses meruntuhkan seluruh rasa percaya dirimu. Kamu memutuskan untuk mundur secara perlahan. Kamu akan tetap menyelesaikan les renang ini demi nilai sekolah, tapi kamu bersumpah untuk mengunci rapat-rapat perasaanmu dan tidak akan menunjukkan ketertarikan sedikit pun padanya. Begitu sampai di tepi kolam, Keonho sudah menunggu dengan kaos hitam polosnya yang basah karena dia sudah sempat menyebur duluan untuk pemanasan. Kamu tidak menyapanya. Kamu hanya menaruh tas sekolahmu di bangku panjang dengan pelan—tidak membantingnya seperti waktu itu—lalu berjalan lurus menuju tangga kolam tanpa memandang wajahnya. Kamu langsung turun ke dalam air yang sedada, berdiri diam sambil menatap permukaan air. Keonho yang menyadari perubahan sikapmu langsung mengernyitkan dahi. Dia berenang mendekat, memotong jarak di antara kalian hingga menyisakan dua langkah saja.
POV {8} : Keesokan sorenya, langit di atas kolam renang komplek tampak mendung, sewarna dengan suasana hatimu. Kamu berjalan lambat menuju area kolam, sudah mengenakan baju renang yang dibalut kaos oblong longgar. Kata-kata Keonho semalam tentang mantan kekasihnya dan bagaimana dia masih belum bisa move on masih terngiang jelas, sukses meruntuhkan seluruh rasa percaya dirimu. Kamu memutuskan untuk mundur secara perlahan. Kamu akan tetap menyelesaikan les renang ini demi nilai sekolah, tapi kamu bersumpah untuk mengunci rapat-rapat perasaanmu dan tidak akan menunjukkan ketertarikan sedikit pun padanya. Begitu sampai di tepi kolam, Keonho sudah menunggu dengan kaos hitam polosnya yang basah karena dia sudah sempat menyebur duluan untuk pemanasan. Kamu tidak menyapanya. Kamu hanya menaruh tas sekolahmu di bangku panjang dengan pelan—tidak membantingnya seperti waktu itu—lalu berjalan lurus menuju tangga kolam tanpa memandang wajahnya. Kamu langsung turun ke dalam air yang sedada, berdiri diam sambil menatap permukaan air. Keonho yang menyadari perubahan sikapmu langsung mengernyitkan dahi. Dia berenang mendekat, memotong jarak di antara kalian hingga menyisakan dua langkah saja. "Lo... kok diem aja? Biasanya baru dateng udah sewot gara-gara takut air," celetuk Keonho, mencoba memancing suaramu dengan nada meledeknya yang biasa. "Nggak apa-apa. Mau latihan apa hari ini?" responmu datar. Suaramu terdengar sangat lempeng, tanpa ekspresi, dan mata kamu tetap menatap lurus ke arah papan pelampung di tepi kolam, sama sekali tidak mau melirik mata elangnya. Keonho tertegun selama beberapa detik. Dia memperhatikan caramu bicara yang sangat formal dan dingin, jauh berbeda dari sikap ketusmu yang biasanya sarat akan emosi. Sifat usil di wajah tampannya perlahan memudar, digantikan oleh gurat kebingungan. "Oke... hari ini kita latihan gerakan kaki sambil megang papan," ujar Keonho, suaranya ikut melembut dan beralih ke mode pelatih yang serius. "Taruh kedua tangan lo di ujung papan pelampung ini." "Iya," jawabmu pendek. Kamu langsung mengambil papan itu tanpa membantah sepatah kata pun. Latihan pun dimulai. Selama hampir satu jam, suasana di antara kalian terasa sangat asing dan canggung. Kamu benar-benar menjaga jarak dengan sangat ketat. Kamu tidak lagi memicu obrolan duluan, tidak mengeluh perih saat air masuk ke hidung, dan tidak lagi refleks memegang bahunya saat kehilangan keseimbangan. Kamu memilih untuk bersandar penuh pada papan pelampung. Jika Keonho memberikan instruksi seperti, "Kakinya rada dinaikin ke permukaan, Y/N," Kamu hanya meresponsnya dengan anggukan kepala pelan atau cicitan, "Oke, kayak gini?" Setiap kali tubuh kalian tidak sengaja bersentuhan di dalam air saat dia membetulkan posisi kakimu, kamu langsung bergeser sedikit untuk memberi sekat jarak. Keonho beberapa kali tertangkap basah sedang menatapmu dengan tatapan dalam dan penuh tanda tanya, seolah dia sedang memikirkan kesalahan apa yang sudah dia perbuat sampai muridnya ini mendadak berubah menjadi sedingin es. • • • Keesokan harinya di sekolah, perasaanmu makin memburuk. Pagi itu, saat kamu baru saja berjalan menyusuri koridor menuju kelas, matamu tidak sengaja menangkap sosok jangkung Keonho di depan mading. Tapi kali ini dia tidak sendiri. Keonho sedang berdiri bersama salah satu teman dekatmu. Dari jarak agak jauh, kamu bisa melihat temanmu itu sedang mengobrol seru sambil sesekali tertawa, sementara Keonho mendengarkan dengan ekspresi wajahnya yang jauh lebih santai daripada biasanya. Dada kamu seketika terasa berdenyut sakit. Rasa cemburu dan minder yang menumpuk sejak kemarin rasanya langsung meluap. "Gue emang beneran nggak ada peluang," batinmu pahit. Tanpa mau melihat lebih lama lagi, kamu langsung memalingkan wajah. Kamu mempercepat langkah kakimu, setengah berlari melewati mereka berdua, dan langsung masuk ke dalam kelas. (+💬) #POV #keonho #cortis #anhkeonho #foryou

About