saya bersyukur kpd Alloh swt masih banyak ulama Istiqomah amar makruf nahi mungkar barokalloh aamiin ya rabbal aalamiin qobukanlah 🥰🥰🥰
2026-07-11 12:28:47
7
Musa Rodin :
super banget ustadz Felix Siauw 🥰
2026-07-10 03:43:49
18
Maspunk Depok :
Masya Allah
mantap penjelasan nya ustadz
2026-07-11 14:22:54
1
Ibnu :
mantap, super duper
2026-07-11 03:01:41
0
@ruangbelajarpintar :
ini kapan
2026-07-11 14:13:52
0
D'Java Boutique :
kereenn sih ini..ma'acih ustadz🙏
2026-07-11 14:48:18
0
AB 7972 SA :
Ya Salam...
2026-07-10 03:57:40
0
edi :
UAS sdh melakukannya..makanya UAS tidak pernah datang ke istana
2026-07-10 07:01:21
21
apik amigurumi :
Benar, itu pernyataan yang disampaikan Prabowo saat Munas NU 23 Juni 2026 — ini bukan perintah, tapi pernyataan tentang hubungan saling menghormati .
📌 Apa maksud sebenarnya?
"Kalau di sini (di masyarakat/desa) saya patuh sama kiai, kalau di istana kiai patuh sama saya"
Artinya sederhana:
- Di masyarakat: Kiai memiliki wewenang dan dihormati sebagai pemimpin agama — harus dihormati dan didengar oleh siapa saja, termasuk penguasa
- Di pemerintahan: Kiai harus patuh pada aturan negara dan undang-undang — karena kekuasaan tertinggi ada pada negara, bukan pada tokoh agama
Ini disebut "ulama dan umara bersatu" — saling menghormati, bukan saling memerintah .
⚖️Pandangan dalam Islam
Sesuai ajaran:
- Ulama tidak boleh memerintah negara — karena itu tugas pemimpin yang dipilih rakyat
- Pemimpin tidak boleh melanggar agama — harus mendukung kebaikan dan kemaslahatan umat
- Keduanya saling mengingatkan — ulama mengingatkan pemimpin, pemimpin menjaga agama
🤔 Kenapa ada yang merasa aneh?
Karena ada kesalahpahaman:
- Bukan berarti kiai "harus taat buta"
- Bukan berarti pemimpin "bisa memerintah agama"
- Ini hubungan kerja sama: kiai memberi nasihat, pemimpin menjalankan aturan untuk kebaikan bersama