@kompascom: Polda Jawa Tengah melarang anggotanya memenuhi panggilan kejaksaan tanpa adanya pendampingan. Hal tersebut berdasarkan pesan berantai yang berisi beberapa petunjuk dari pimpinan untuk personel Polda Jateng. Pesan itu muncul di berbagai grup percakapan. Kepala Bidang Humas Polda Jateng Komisaris Besar Artanto membenarkan adanya pesan berantai tersebut. Dia menyatakan bahwa pesan itu adalah imbauan dari Sub-Bidang Pengamanan Internal Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Jateng, dan dikeluarkan sejak Selasa (7/7/2026). “Seperti ini kan imbauan yang sifatnya melalui digital ya, melalui WhatsApp. Saya kira ini suatu hal yang sifatnya normatif saja, kami memberikan informasi kepada personel di lapangan," ujarnya. Berdasarkan imbauan tersebut, setiap pemeriksaan terkait peristiwa yang menjadi atensi, anggota Polri tidak boleh diperiksa sendirian, tetapi harus didampingi dan diawasi Bidpropam. Apabila ada pemeriksaan, harus dilakukan di markas polres (mapolres) dengan didampingi oleh Bidpropam, inspektorat pengawasan daerah, dan personel bidang hukum. Namun, Artanto membantah munculnya imbauan tersebut berkaitan dengan kasus penggeledahan yang dilakukan Polri di 13 titik untuk mengungkap kasus dugaan korupsi batu bara. Penulis: Aditya Priyatna Darmawan, Muchamad Dafi Yusuf Editor: Albertus Adit, Sari Hardiyanto + #PoldaJateng #Polisi #Kebijakan

Kompas.com
Kompas.com
Open In TikTok:
Region: ID
Friday 10 July 2026 10:27:47 GMT
153494
3231
210
110

Music

Download

Comments

dhea.janggala.put
St. Figarland Garling :
gue heran ama institusi ini...
2026-07-10 11:09:54
116
giarto.vevita1
giarto vevita :
Ehhhhhh yo
2026-07-10 11:07:17
0
investasi186
SadBoy :
apakah 2030 benar2 terjadi
2026-07-10 11:23:08
49
ojol.gabut_kota.banjar
OJOL GABUT :
panik kah ?
2026-07-10 10:49:22
55
rimafelisha08
ANR felisha :
saling mendampingi dan melindungi😅
2026-07-10 13:05:45
42
si_apadia12
huhhh.siapa :
ohhhh anggota sebenarnya udah tau ohhhhhhhh
2026-07-10 12:38:15
18
tjblora272
wong cilik :
merasa super power
2026-07-11 07:47:28
4
hallostalker
dijebak kekayaan terlilit uang :
AKU SIH YESS POLRI
2026-07-11 15:58:33
12
queen.qiano
j.day :
gugup...
2026-07-10 10:52:36
13
gandasatria3
Gandasatria3 :
wis wis tambah ngak karu karuan
2026-07-10 11:06:35
11
are394930
Are :
ciri Konoha itu rame dlu abis itu adem.. kenapa gitu, karna Konoha ga cukup berani tampil sampai habis...
2026-07-10 23:29:20
0
cv.terangelektrikmandiri
BINTANG SUKSES LISTRIK :
Harus nya bagus ni, saling bersih2, biar polri bagus, kejaksaan bagus kedepan nya
2026-07-11 04:51:08
3
alvino12045
@lvino..🔥 :
rakyat nonton aja lah..😁😁😁
2026-07-10 12:45:57
0
telang_herbal
TELANG_HERBAL :
waduh maksudnya gimana ini?
2026-07-11 05:09:27
1
yuda_0062
yuda_006 :
HOAX
2026-07-10 11:12:34
3
humann2534
humann :
Kita tonton aja
2026-07-10 11:41:55
2
d1m1tr4o
@mu√rid b@ru :
jadi yang salah siapa ini bertanya dengan nada penasaran.
2026-07-10 13:46:19
0
aimar.hamsar
MiloMoci :
jadi yang dampingi siapa ya😂
2026-07-10 17:51:31
0
herwin570
Herwin :
kejaksaan polisi 12-12
2026-07-10 22:13:26
1
klm.pbr
klm pbr :
wo wo mana nih
2026-07-10 11:30:54
1
aldiii.aryaaa
aldiiiii :
2
2026-07-10 10:32:54
1
aris.deha
YADH :
po meneh iki
2026-07-10 10:53:59
3
ferrycahyadi2
999 :
adu kuat bidang hukum .. meski adu kekuatan bidang legal yang menang tentu kebenaran.. dimanapun yang benar akan menang
2026-07-11 17:05:41
0
nurjanahnurjanah569
nurjanahnurjanah569 :
POLRI KEREN
2026-07-12 02:05:06
0
kkh_wb
Kkh_wb :
😂😂 asyik ini
2026-07-12 04:55:20
0
To see more videos from user @kompascom, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Makam Kalian Sudah Disiapkan!
Makam Kalian Sudah Disiapkan!" 😨 Kisah Nyata Taruhan Nyawa Timnas Zaire di Piala Dunia 1974! ⚽️💥 Piala Dunia selalu menyuguhkan kisah epik, namun tidak ada yang semencekam kisah Tim Nasional Zaire pada edisi Piala Dunia 1974 di Jerman Barat. Datang sebagai tim debutan pertama dari Afrika Sub-Sahara, kegembiraan mereka seketika berubah menjadi mimpi buruk yang dipenuhi teror psikologis dari sang diktator negara mereka sendiri, Mobutu Sese Seko. Perjalanan Zaire di fase grup dimulai dengan kekalahan 0-2 dari Skotlandia. Alih-alih mendapat dukungan, situasi memburuk setelah mereka dihancurkan oleh Yugoslavia dengan skor telak 0-9—salah satu kekalahan terbesar dalam sejarah Piala Dunia. Hasil memalukan ini memicu kemarahan sang diktator. Sebelum laga pamungkas melawan sang raksasa dunia, Brasil, sebuah pesan dingin dan mengerikan dikirimkan langsung kepada skuad Zaire: "Jika kalian kalah dengan selisih lebih dari tiga gol, nyawa kalian habis dan makam kalian sudah disiapkan." Beban mental yang luar biasa membuat para pemain bertanding di bawah ancaman kematian. Pertandingan berjalan menegangkan dan Brasil berhasil unggul 3-0. Ketegangan memuncak di menit-menit akhir ketika Brasil dihadiahi sebuah tendangan bebas di depan kotak penalti Zaire. Satu gol tambahan dari Brasil berarti akhir hidup bagi para pemain Zaire. Di sinilah momen ikonik nan aneh dalam sejarah sepak bola tercipta. Didorong oleh naluri murni untuk bertahan hidup, seorang bek Zaire bernama Mwepu Ilunga tiba-tiba berlari keluar dari pagar betis dan langsung menendang bola menjauh bahkan sebelum pemain Brasil mengeksekusinya. Meskipun Ilunga diganjar kartu kuning dan aksinya sempat membingungkan dunia, strategi nekat tersebut berhasil mengacaukan konsentrasi para pemain Brasil. Skor bertahan 3-0 hingga peluit panjang berbunyi. Angka mati tersebut justru menjadi penyelamat, dan para pemain Zaire akhirnya bisa bernapas lega serta pulang ke negara mereka dalam keadaan hidup. Sebuah bukti nyata bahwa terkadang sepak bola bisa menjadi jauh lebih besar daripada sekadar permainan biasa—ini adalah soal hidup dan mati. #Zaire #WorldCup1974 #SejarahSepakBola #KisahMencekam #PialaDunia #Brasil #Diktator #MobutuSeseSeko #MwepuIlunga #FaktaSepakBola #KisahNyata #InfoSepakBola #SepakBolaJadul #MomenIkonik #TaruhanNyawa #FootballHistory #WorldCupStories #TikTokBola #CeritaBola #FypBola

About