lmhzn :
waktu aku snediri dalam wkatu lama tidak ingin pacaran, tapi aku berdoa semoga aku mendapatakn laki² yg baik, sangat sayang padaku, yg terjaga, karan aku menjaga diriku dan akhirnya aku membranikan untuk memiliki pasangan pertamaku, dia datang sebagai rumh disaat kedua orng tuaku tiada, dia segalanya dalam hidupku, dia baik, dia dewasa tapi aku bingung apakah aku di cintai atau di butuhkan, 2 thun aku jalani hubungan aku selalu di kecewakan karna kebohongannya bukan hal perempuan melainkan hal yg membuat hidupnya rugi dan aku ikut tersert, disaat dia mengabaikan aku, aku sendirian berdiri dia duduk bersama temannya, aku memanggilnya tp dia tdk mendemgar lalu aku pulang sambil meneteskan air mata, aku sering di kecewakan karna kebohongan, aku bertanya² apakh aku gak pantas untuk bhagia, apa aku sekrng itu untuk di perjuangkan, apakah bukan aku yg dia mau, apa cuman butuh aku bukan mencintaiku, aku kecewa disaat aku brani membuka hati dr pengarahapanku sosok pasangan itu tdk sesuai yg aku impikan, pd akhirnya aku lelah ingin istirahat, aku capek, yg dulunya aku sering nonton perempuan yg beruntung mendapatakn laki² yg baik sekarang aku tdk suka untuk menontonnya,aku bukan iri melainnkan aku tdk ingin berharap lagi sosok pendamping seperti apa aku hanya pasrah pd allah, semoga allah memberikan yg terbaik untukku, agama, sikap, tanggung jawab, selalu membuatku bahagia.
2026-07-18 10:56:01