@bishnuprasadpokhre:

Bishnu Prasad Pokhre🇪🇺
Bishnu Prasad Pokhre🇪🇺
Open In TikTok:
Region: PL
Friday 10 July 2026 14:34:17 GMT
93
34
5
0

Music

Download

Comments

dashrathghimire1
Dashrath Ghimire. :
काहाको दृस्य हो यो🥰🥰🥰🥰🥰🥰
2026-07-10 14:37:52
0
user38154345387934
तेजा भट्टराई :
❤️❤️❤️
2026-07-10 15:39:38
0
radhagautamgyawali
Radha Gautam Gyawali :
🙏🙏🙏
2026-07-10 15:03:46
0
radhikapokharel778
radikapokharel22 :
🥰🥰🥰
2026-07-10 14:41:38
0
manjughimirepokhrel
Manju pokhrel100 :
❤️❤️❤️
2026-07-10 15:50:12
0
To see more videos from user @bishnuprasadpokhre, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Wanita² cendekiawan pada masa keemasan Islam🥶✨ penjelasan : 👇👇👇  Sejarah dunia menyimpan kontras yang sangat luar biasa mengenai cara menghargai kecerdasan seorang wanita. Saat kita menengok masa lalu, ada jurang perbedaan yang sangat tajam antara bagaimana Eropa Abad Pertengahan dan Dunia Islam di Timur Tengah memperlakukan para wanita cendekiawan, ilmuwan, dan pemikir hebat pada masanya. Di Eropa, abad pertengahan menjadi mimpi buruk bagi wanita yang memiliki kecerdasan di atas rata-rata. Muncul sebuah fenomena kelam yang dikenal sebagai Witch Hunt (Perburuan Penyihir). Fenomena ini sebenarnya adalah propaganda masif untuk mendiskriminasi, membungkam, dan menyingkirkan wanita-wanita cerdas, mandiri, atau mereka yang menguasai ilmu pengobatan herbal dan sains dasar. Hanya karena mereka berilmu dan tidak tunduk pada stigma zaman itu, mereka dicap sebagai
Wanita² cendekiawan pada masa keemasan Islam🥶✨ penjelasan : 👇👇👇 Sejarah dunia menyimpan kontras yang sangat luar biasa mengenai cara menghargai kecerdasan seorang wanita. Saat kita menengok masa lalu, ada jurang perbedaan yang sangat tajam antara bagaimana Eropa Abad Pertengahan dan Dunia Islam di Timur Tengah memperlakukan para wanita cendekiawan, ilmuwan, dan pemikir hebat pada masanya. Di Eropa, abad pertengahan menjadi mimpi buruk bagi wanita yang memiliki kecerdasan di atas rata-rata. Muncul sebuah fenomena kelam yang dikenal sebagai Witch Hunt (Perburuan Penyihir). Fenomena ini sebenarnya adalah propaganda masif untuk mendiskriminasi, membungkam, dan menyingkirkan wanita-wanita cerdas, mandiri, atau mereka yang menguasai ilmu pengobatan herbal dan sains dasar. Hanya karena mereka berilmu dan tidak tunduk pada stigma zaman itu, mereka dicap sebagai "penyihir" yang bersekutu dengan iblis. Akibatnya, puluhan ribu wanita cendekiawan di Eropa diburu, disiksa, hingga dibakar hidup-hidup di depan umum oleh masyarakat. Kecerdasan wanita di sana dianggap sebagai ancaman dan kutukan. Sebaliknya, di belahan bumi lain, peradaban Islam di Timur Tengah justru menjadi surga bagi para wanita cendekiawan. Islam datang dengan memuliakan ilmu tanpa memandang gender, sehingga negara dan masyarakat justru memfasilitasi para wanita untuk berkarya, berinovasi, dan berkontribusi langsung bagi kemajuan peradaban. Lihatlah betapa agungnya sejarah mencatat nama-nama ilmuwan Muslimah ini: - Fatimah Al-Fihri: Wanita visioner dan kaya raya yang mendirikan Universitas Al-Qarawiyyin di Maroko pada tahun 859 M. Universitas ini diakui dunia (UNESCO dan Guinness World Records) sebagai universitas pemberi gelar pertama dan tertua di dunia yang masih beroperasi hingga hari ini. - Mariam Al-Ijliya (Al-Asturlabiya): Seorang ilmuwan jenius pembuat instrumen astronomi canggih pada abad ke-10 di Suriah. Karya astrolabe-nya yang sangat presisi digunakan untuk menentukan posisi bintang, navigasi, hingga menentukan waktu salat. - Sutayta Al-Mahamali: Seorang ahli matematika dan hukum terkemuka dari Baghdad pada abad ke-10. Beliau sangat menguasai ilmu aljabar, aritmatika, dan hukum waris, hingga solusi matematikanya kerap dipakai oleh para hakim masa itu. Rufaidah Al-Aslamiyah: Perawat dan ahli medis pertama dalam Islam yang mendirikan rumah sakit lapangan pertama untuk merawat korban perang, sekaligus membuka sekolah keperawatan pertama untuk wanita. Perbandingan ini membuka mata kita bahwa saat peradaban lain menganggap sains dan kecerdasan wanita sebagai sihir yang harus dimusnahkan, Islam justru menempatkannya sebagai ibadah dan pilar kemajuan negara. Para ilmuwan Muslimah ini membuktikan bahwa jilbab dan ketaatan mereka pada agama sama sekali tidak membatasi mereka untuk mengguncang dunia dengan ilmu pengetahuan. • • • [buku sejarah Islam/sejarah dunia terlengkap di showcase profil] #sejarah#wanita#islam#dakwah#fyp

About