@il7x..7: #eris #erisgreyrat #mushokutensei #animeedit #team_moser

يوسف
يوسف
Open In TikTok:
Region: SA
Friday 10 July 2026 16:57:57 GMT
311639
18590
244
1185

Music

Download

Comments

mu1ch1r_
v3eq :
من اسوء الانميات التي تابعتها
2026-07-12 16:24:14
75
ji_27i
𝐒𝐄𝐙𝐑 :
العذراء👋🏻😍 .
2026-07-10 17:01:08
454
tryhard_4040
𝐓𝐫𝐲𝐡𝐚𝐫𝐝𝐨𝐨𝐨𝐨 :
شاهدت الانمي عشانها
2026-07-11 09:29:52
79
.dragon.dive
دانـي🐈‍⬛ :
ليش انصدمو منها؟
2026-07-10 23:33:58
15
sonic0785
sonic :
حافظي على هدوئك
2026-07-11 12:45:01
35
alialqurqush
alialqurqush :
توه نازل جزء جديد؟
2026-07-11 04:05:30
16
21ll7
Lujain :
ابغى شي يرجع لي الشغف
2026-07-11 12:22:48
7
ert_ty6
𝙹𝚊𝚠𝚊𝚍 :
وين القى الحزء الاول على انمي ويتشر باديين من الجزء الثاني
2026-07-11 08:37:42
5
qxnvf
qxnvf :
الأنمي حلو يعيال؟
2026-07-12 18:19:07
0
lamx.l
Ł :
هي البطلة؟
2026-07-12 00:18:55
0
iq_1y.2
فَلك. :
الحلقه 3شوكت
2026-07-12 21:11:21
1
mouhamd__09__
محمد_mohamd :
لم افهم الحلقة الثالثة في هذا الموسم
2026-07-17 05:55:41
0
sak.ura306
فيصل :
يا عيال أنا بلموسم 2 حلقه 14 متى هذي الموسم 3 ولا
2026-08-27 17:24:15
0
mijk12444
ْ :
اسم انمي بالانجليزي
2026-07-13 19:23:49
0
baka_2131
مشكلة كبيرة :
كنت بتابع الانمي عشانها بس اكره البطل
2026-08-16 00:50:57
2
7m_u3
ّ :
حبيبي متى ذي الحلقة اشو مشفته وصلت الموسم 5حلقه9
2026-08-27 18:38:16
0
zezoty00
ZEZOTY00 :
اسم الأنمي ارجوك
2026-07-11 18:31:43
0
mustafamarouf10
M.Marouf10 :
نزل الجزء الجديد ولا ده فلم؟
2026-07-12 05:56:46
0
5_or5
3MR :
متى تنزل الحلقة الثالثة؟
2026-07-11 15:02:22
0
mouhamedyahya25
MED YAHYA🇲🇷 :
ختمت انمي ولاشفت القط اليش
2026-07-12 11:11:25
3
cnlit36
A :
شفيهم خافوا؟
2026-07-11 12:59:48
0
uno.sancho
ONLINE :
حركة توجي🤣
2026-07-11 09:20:09
0
absd0101
♡ :
ده موسم ملغم لقطات حتى هو أو لا ؟
2026-07-12 00:05:35
0
To see more videos from user @il7x..7, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

POV 2 | “Kok galak banget, sih? Cemburu, ya?” gumam Sunghoon dengan kekehan tanpa arah. Matamu lagi-lagi melotot penuh jijik. “DIH? SINTING, YA, LO?” pekikmu. “Nggak salah denger, gue?” Kamu kembali berusaha bangkit, tetapi pelukan Sunghoon justru semakin mengerat. Semakin kamu mencoba melepaskan diri, semakin kuat pula lengannya menahanmu. Sementara laki-laki itu terus meracau dalam kondisi setengah sadar, seolah sama sekali tak peduli bahwa orang yang sejak tadi dipanggilnya kini mati-matian berusaha lepas dari pelukannya. “Can you freaking let me go?!” gerutumu, masih berusaha melepaskan diri. “No...” gumamnya pelan. “No... don't go...” lanjutnya, masih dengan mata terpejam sembari menggeleng kecil. Gerakanmu seketika terhenti. Tatapanmu tertahan pada wajahnya selama beberapa detik. Ada rasa iba yang sempat menyelusup, melihatnya dalam keadaan seperti ini. Namun buru-buru kamu tepis. Kamu mendecih dan kembali mencoba melepaskan diri. Baru saja kamu hendak kembali bergerak, mata Sunghoon perlahan terbuka. Kali ini, tatapannya benar-benar terkunci padamu. Senyum samar terbit di sudut bibirnya. Senyum yang... entah kenapa sulit kamu artikan. Jantungmu mendadak berdegup tak beraturan. Napasmu tercekat, sementara tubuhmu seolah kehilangan daya untuk bergerak. “Don't go...” gumamnya pelan. “I miss you so bad...” ••• Malam perlahan bergeser menuju pagi. Jam digital diatas nakas menunjukkan pukul 04.37 pagi. Sementara kamarmu masih dipenuhi sunyi. Riuh racauan dan omelanmu telah lama berhenti sejak Sunghoon terlelap dalam pelukanmu. Entah sejak kapan laki-laki itu benar-benar tertidur pulas. Wajahnya kini tenggelam di dadamu, tubuhnya sepenuhnya bersandar padamu. Seolah seluruh lelah dan rindunya benar-benar ia luruhkan disana. Semalaman kamu terjaga hanya karena satu orang keras kepala yang bahkan dalam keadaan mabuk pun tak mau jauh darimu. Sunghoon memang selalu begitu—keras kepala, sejak dulu. Kamu menatapnya dalam diam. Wajah menyebalkan itu kini tampak jauh lebih tenang. Sesekali jemarimu menyusup di antara rambutnya yang halus, lalu bergerak membelainya pelan. Ada perasaan yang sama seperti dulu. Hangat yang begitu nyaman, setiap kali laki-laki ini memelukmu. Kamu buru-buru mengalihkan pandang. Satu tanganmu meraba ponsel di atas nakas, lalu membuka salah satu grup chat bersama teman-temanmu. Tanpa pikir panjang, kamera itu langsung kamu arahkan pada dirimu dan Sunghoon yang masih memelukmu. Klik. Satu foto kamu ambil diam-diam. 💬 [ # Kita sukanya teknik baik ] You  (send a pict) GUYS? WKWKWK Giselle  WTF?? TIBA-TIBA CUDDLE SI ANJIR??? P MKSTTT Jessie  ORANG GILA. ••• Setelah malam itu, tidak ada yang benar-benar berubah. Setidaknya, begitulah Sunghoon bersikap. Laki-laki itu kembali menjalani hari-harinya seperti biasa, seolah tidak pernah ada malam ketika ia mabuk dan mati-matian mencarimu. Seolah tidak pernah ada pelukan, racauan, maupun kalimat-kalimat yang bahkan mungkin tak akan ia ingat keesokan harinya. Tetap dengan perangainya yang sama. Tetap tengil, tetap seenaknya, dan tetap dikelilingi perempuan yang silih berganti. Sesekali, kamu masih melihatnya bersama perempuan yang ramai diperbincangkan dengannya di X beberapa waktu lalu. Sesekali pula dengan perempuan lain yang bahkan tak kamu kenal. Dan anehnya, semuanya terlihat begitu biasa. Sampai suatu siang, kamu, Giselle, dan Jessie sedang duduk santai di salah satu sudut kantin kampus. Tiga gelas kopi dan beberapa makanan ringan memenuhi meja, sementara obrolan kalian mengalir tanpa arah. Di tengah percakapan, Giselle tiba-tiba mengangkat ponselnya tepat di depan wajahmu. “Guys, guys. Liat deh.” Kamu mengerutkan kening, sementara Jessie ikut mendekat. Di layar terpampang sebuah unggahan Instagram Story. Foto seorang perempuan yang berdiri di depan gedung Fakultas Teknik, dengan Sunghoon di sampingnya. Lengannya melingkar santai di bahu perempuan itu. Diatasnya, terpampang jelas nama akun milik perempuan itu. Giselle mendecih. “GILA, KAN?” +💬 #pov #sunghoon  #sunghoonedit #sunghoonenhypen  #fypage
POV 2 | “Kok galak banget, sih? Cemburu, ya?” gumam Sunghoon dengan kekehan tanpa arah. Matamu lagi-lagi melotot penuh jijik. “DIH? SINTING, YA, LO?” pekikmu. “Nggak salah denger, gue?” Kamu kembali berusaha bangkit, tetapi pelukan Sunghoon justru semakin mengerat. Semakin kamu mencoba melepaskan diri, semakin kuat pula lengannya menahanmu. Sementara laki-laki itu terus meracau dalam kondisi setengah sadar, seolah sama sekali tak peduli bahwa orang yang sejak tadi dipanggilnya kini mati-matian berusaha lepas dari pelukannya. “Can you freaking let me go?!” gerutumu, masih berusaha melepaskan diri. “No...” gumamnya pelan. “No... don't go...” lanjutnya, masih dengan mata terpejam sembari menggeleng kecil. Gerakanmu seketika terhenti. Tatapanmu tertahan pada wajahnya selama beberapa detik. Ada rasa iba yang sempat menyelusup, melihatnya dalam keadaan seperti ini. Namun buru-buru kamu tepis. Kamu mendecih dan kembali mencoba melepaskan diri. Baru saja kamu hendak kembali bergerak, mata Sunghoon perlahan terbuka. Kali ini, tatapannya benar-benar terkunci padamu. Senyum samar terbit di sudut bibirnya. Senyum yang... entah kenapa sulit kamu artikan. Jantungmu mendadak berdegup tak beraturan. Napasmu tercekat, sementara tubuhmu seolah kehilangan daya untuk bergerak. “Don't go...” gumamnya pelan. “I miss you so bad...” ••• Malam perlahan bergeser menuju pagi. Jam digital diatas nakas menunjukkan pukul 04.37 pagi. Sementara kamarmu masih dipenuhi sunyi. Riuh racauan dan omelanmu telah lama berhenti sejak Sunghoon terlelap dalam pelukanmu. Entah sejak kapan laki-laki itu benar-benar tertidur pulas. Wajahnya kini tenggelam di dadamu, tubuhnya sepenuhnya bersandar padamu. Seolah seluruh lelah dan rindunya benar-benar ia luruhkan disana. Semalaman kamu terjaga hanya karena satu orang keras kepala yang bahkan dalam keadaan mabuk pun tak mau jauh darimu. Sunghoon memang selalu begitu—keras kepala, sejak dulu. Kamu menatapnya dalam diam. Wajah menyebalkan itu kini tampak jauh lebih tenang. Sesekali jemarimu menyusup di antara rambutnya yang halus, lalu bergerak membelainya pelan. Ada perasaan yang sama seperti dulu. Hangat yang begitu nyaman, setiap kali laki-laki ini memelukmu. Kamu buru-buru mengalihkan pandang. Satu tanganmu meraba ponsel di atas nakas, lalu membuka salah satu grup chat bersama teman-temanmu. Tanpa pikir panjang, kamera itu langsung kamu arahkan pada dirimu dan Sunghoon yang masih memelukmu. Klik. Satu foto kamu ambil diam-diam. 💬 [ # Kita sukanya teknik baik ] You (send a pict) GUYS? WKWKWK Giselle WTF?? TIBA-TIBA CUDDLE SI ANJIR??? P MKSTTT Jessie ORANG GILA. ••• Setelah malam itu, tidak ada yang benar-benar berubah. Setidaknya, begitulah Sunghoon bersikap. Laki-laki itu kembali menjalani hari-harinya seperti biasa, seolah tidak pernah ada malam ketika ia mabuk dan mati-matian mencarimu. Seolah tidak pernah ada pelukan, racauan, maupun kalimat-kalimat yang bahkan mungkin tak akan ia ingat keesokan harinya. Tetap dengan perangainya yang sama. Tetap tengil, tetap seenaknya, dan tetap dikelilingi perempuan yang silih berganti. Sesekali, kamu masih melihatnya bersama perempuan yang ramai diperbincangkan dengannya di X beberapa waktu lalu. Sesekali pula dengan perempuan lain yang bahkan tak kamu kenal. Dan anehnya, semuanya terlihat begitu biasa. Sampai suatu siang, kamu, Giselle, dan Jessie sedang duduk santai di salah satu sudut kantin kampus. Tiga gelas kopi dan beberapa makanan ringan memenuhi meja, sementara obrolan kalian mengalir tanpa arah. Di tengah percakapan, Giselle tiba-tiba mengangkat ponselnya tepat di depan wajahmu. “Guys, guys. Liat deh.” Kamu mengerutkan kening, sementara Jessie ikut mendekat. Di layar terpampang sebuah unggahan Instagram Story. Foto seorang perempuan yang berdiri di depan gedung Fakultas Teknik, dengan Sunghoon di sampingnya. Lengannya melingkar santai di bahu perempuan itu. Diatasnya, terpampang jelas nama akun milik perempuan itu. Giselle mendecih. “GILA, KAN?” +💬 #pov #sunghoon #sunghoonedit #sunghoonenhypen #fypage

About