@eyad_anwar: #eyad_anwar #marwanmoussa

Eyad
Eyad
Open In TikTok:
Region: EG
Saturday 11 July 2026 22:06:49 GMT
40472
4731
15
231

Music

Download

Comments

hasana1111115
hasnaa١ :
الي واجعني انها مش مجرد اغنيه
2026-07-14 02:29:36
21
ibrahem82627
IBRAHEM :
خسرت كل حاجه في 3سعات
2026-07-12 15:17:25
7
laylatarek01
𝑳𝒂𝒚𝒍𝒂💘🌍" :
الجنينه دي ف المنيل صح؟
2026-07-14 18:12:05
0
noura2007966
noura :
7/22
2026-07-16 00:53:15
0
yarbatgawezahmed
اكــونــت فـي حـب أحمد🥹💞 :
ادعولي احمد يكون من نصيبي 🫶🏻💗
2026-07-21 08:02:54
0
my_qeuun2662010
FARES :
ردى عليا
2026-07-19 21:06:38
0
sasa_s_2
𝑫𝑬𝑺𝑯𝑨👑 :
🙂🙂🙂🙂🙂
2026-07-17 18:59:01
0
To see more videos from user @eyad_anwar, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

JAWA TIMUR – Ribuan pasang tangan menengadah. Zikir dan doa bergema di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, Minggu (19/7). Puluhan ribu jemaah itu menghadiri puncak Idul Khotmi Nasional Tarekat Tijaniyah Ke-234 yang dihadiri syurafa dari Aljazair, Mesir, dan Maroko.  Jemaah datang dari berbagai provinsi di Indonesia hingga mancanegara. Sejak Minggu (19/7) pagi, mereka memenuhi lapangan utama dan kawasan pesantren untuk mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai. Ketua Panitia KH. Junaidi Rasyidi mengatakan, Idul Khotmi tahun ini menjadi momentum istimewa. Sebab, syurafa dari tiga negara hadir bersama 161 muqaddam dari berbagai daerah. ”Alhamdulillah, para syurafa dari Aljazair, Mesir, dan Maroko berkenan hadir sejak awal hingga puncak acara. Kehadiran mereka menjadi kebahagiaan sekaligus keberkahan bagi seluruh jemaah,” ujarnya. Puncak Idul Khotmi juga dihadiri Menko Pangan Zulkifli Hasan, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, kepala daerah se-Madura, unsur TNI-Polri, pimpinan pondok pesantren, hingga akademisi. Rangkaian acara diisi pembacaan salawat Fatih, tausiah, dan doa bersama. Pimpinan Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Amien Prenduan KH. Dr. Ahmad Fauzi Tidjani, MA menyatakan, menjadi tuan rumah Idul Khotmi Nasional merupakan amanah. Karena itu, panitia berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh jemaah. ”Bagi kami, menjadi tuan rumah Idul Khotmi adalah sebuah amanah. Kehormatan ini harus diwujudkan dalam bentuk pelayanan yang terbaik kepada seluruh jemaah,” tuturnya.  Menurut dia, Tarekat Tijaniyah telah menjadi bagian dari perjalanan dakwah Al-Amien sejak masa pendirian. Meski demikian, pesantren ini tetap berdiri untuk semua golongan. ”Al-Amien memang berdiri di atas dan untuk semua golongan. Roh pendidikan kami tetap menghargai nilai-nilai zikir dan akhlak,” tegasnya.  Kiai Fauzi mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat menyukseskan kegiatan ini. Dia juga memuji ketertiban jemaah selama pelaksanaan Idul Khotmi. Berita Selengkapnya Baca radarmadura.jawapos.com 📹 @alamienprenduan #tiktokberita #radarmadura #sumenep #zikirakbar #alamienprenduan
JAWA TIMUR – Ribuan pasang tangan menengadah. Zikir dan doa bergema di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, Minggu (19/7). Puluhan ribu jemaah itu menghadiri puncak Idul Khotmi Nasional Tarekat Tijaniyah Ke-234 yang dihadiri syurafa dari Aljazair, Mesir, dan Maroko. Jemaah datang dari berbagai provinsi di Indonesia hingga mancanegara. Sejak Minggu (19/7) pagi, mereka memenuhi lapangan utama dan kawasan pesantren untuk mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai. Ketua Panitia KH. Junaidi Rasyidi mengatakan, Idul Khotmi tahun ini menjadi momentum istimewa. Sebab, syurafa dari tiga negara hadir bersama 161 muqaddam dari berbagai daerah. ”Alhamdulillah, para syurafa dari Aljazair, Mesir, dan Maroko berkenan hadir sejak awal hingga puncak acara. Kehadiran mereka menjadi kebahagiaan sekaligus keberkahan bagi seluruh jemaah,” ujarnya. Puncak Idul Khotmi juga dihadiri Menko Pangan Zulkifli Hasan, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, kepala daerah se-Madura, unsur TNI-Polri, pimpinan pondok pesantren, hingga akademisi. Rangkaian acara diisi pembacaan salawat Fatih, tausiah, dan doa bersama. Pimpinan Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Amien Prenduan KH. Dr. Ahmad Fauzi Tidjani, MA menyatakan, menjadi tuan rumah Idul Khotmi Nasional merupakan amanah. Karena itu, panitia berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh jemaah. ”Bagi kami, menjadi tuan rumah Idul Khotmi adalah sebuah amanah. Kehormatan ini harus diwujudkan dalam bentuk pelayanan yang terbaik kepada seluruh jemaah,” tuturnya. Menurut dia, Tarekat Tijaniyah telah menjadi bagian dari perjalanan dakwah Al-Amien sejak masa pendirian. Meski demikian, pesantren ini tetap berdiri untuk semua golongan. ”Al-Amien memang berdiri di atas dan untuk semua golongan. Roh pendidikan kami tetap menghargai nilai-nilai zikir dan akhlak,” tegasnya. Kiai Fauzi mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat menyukseskan kegiatan ini. Dia juga memuji ketertiban jemaah selama pelaksanaan Idul Khotmi. Berita Selengkapnya Baca radarmadura.jawapos.com 📹 @alamienprenduan #tiktokberita #radarmadura #sumenep #zikirakbar #alamienprenduan

About