@tsmysteryfinds43:

tsmysteryfinds
tsmysteryfinds
Open In TikTok:
Region: US
Monday 13 July 2026 09:29:21 GMT
71
0
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @tsmysteryfinds43, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


"Aku emang suami yang nggak guna..." Suara Jake pecah. Air matanya terus jatuh, sementara kedua tangannya menggenggam tanganmu erat seolah takut kamu akan pergi. "(y/n)... aku tahu aku nggak pantas minta kesempatan lagi. Aku tahu aku udah nyakitin kamu terlalu banyak. Tapi tolong... jangan pergi." Kamu hanya diam. Jake mengusap wajahnya kasar lalu menatapmu lagi. "Aku nggak bisa janji kalau besok aku langsung cinta sama kamu." Hatimu langsung terasa jatuh. Bahkan sekarang pun... dia masih belum mencintaimu. "Tapi aku janji aku bakal belajar." Air matamu perlahan turun. "Aku bakal belajar membuka hati buat kamu. Aku bakal berhenti hidup di masa lalu. Aku bakal berhenti membandingkan kamu sama siapa pun. Dan aku bakal belajar mencintai kamu, (y/n)." Kalimat itu seharusnya membuatmu bahagia. Tapi yang kamu rasakan justru sesak. Karena setelah semua yang sudah kamu lakukan, setelah semua usaha dan cinta yang kamu berikan, pada akhirnya kamu hanya mendapat satu kalimat: Aku akan belajar mencintaimu. Hanya... belajar. Kamu menarik napas panjang. "Aku capek, Jake." Jake langsung terdiam. "Aku capek berharap kalau suatu hari nanti kamu akan menerima aku." "Aku capek pura-pura kuat waktu kamu masih nyebut nama wanita lain di dalam hati kamu." Air mata Jake kembali jatuh. "(y/n), aku—" "Kamu tahu nggak rasanya tidur di samping orang yang kita cintai, tapi sadar kalau hati orang itu bukan buat kita? payahnya aku ini, aku malah jatuh cinta sama kamu, jake." Jake menunduk. "Kamu tahu nggak rasanya terus berusaha jadi istri yang baik, tapi tetap kalah sama kenangan?" "Kamu bilang mau belajar mencintaiku. Tapi aku takut, Jake." Jake perlahan mengangkat kepala. "Aku takut kalau aku percaya lagi. Aku takut kalau aku berharap lagi. Aku takut kalau aku tetap mencintaimu... lalu suatu hari kamu sadar kalau ternyata kamu tetap nggak bisa mencintaiku." Hening. Untuk pertama kalinya, Jake tidak tahu harus menjawab apa. Karena semua ketakutanmu adalah akibat dari dirinya sendiri. Perlahan, Jake berlutut di hadapanmu. Ia memegang kedua tanganmu dan menempelkannya ke dahinya. "Aku nggak minta kamu percaya sekarang." "Aku juga nggak minta kamu maafin aku malam ini." Air matanya jatuh membasahi punggung tanganmu. "Tapi kasih aku kesempatan buat buktiin semuanya." Jake menatapmu dengan mata merah. "Aku bakal menunggu sampai kamu percaya lagi." "Kalau butuh satu tahun, aku tunggu." "Kalau butuh lebih lama, aku tetap tunggu." Lalu Jake tersenyum pahit. "Dan kalau pada akhirnya kamu nggak mencintai aku lagi karena semua luka yang aku kasih..." Suaranya hampir hilang. "aku bakal terima." Untuk sesaat, dunia terasa sunyi. Karena untuk pertama kalinya sejak kalian menikah, Jake tidak sedang memohon agar dicintai. Dia sedang menerima kemungkinan bahwa dia mungkin sudah terlambat. Dan entah kenapa, kenyataan itu justru lebih menyakitkan daripada semua kata-kata jahat yang pernah ia lontarkan kepadamu. Tiba-tiba, Jake terjatuh ke dalam pelukanmu. Kali ini dia benar-benar tak berdaya. Ya, Jake pingsan. Kamu tentu langsung panik. Dengan cepat, kamu menyentuh dahinya dan mendapati tubuhnya begitu panas. Bisa dipastikan, Jake sedang demam. Dengan perlahan, kamu menggotong tubuhnya menuju kamarnya yang berada di lantai dua. __ Sesampainya di kamar, kamu langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur lalu mulai mengompresnya. Setelah selesai mengompres, kamu hanya terdiam memandangi sosok yang terbaring di hadapanmu itu. Tatapanmu menelusuri wajah suamimu lekat-lekat, sementara jemarimu perlahan menyentuh hidungnya, mengikuti garis batang hidungnya yang tegas. Harus diakui, wajah Jake adalah definisi dari kesempurnaan. Bahkan tanpa sadar, kamu ikut terlarut dalam ketampanannya. Namun saat hendak beranjak pergi, tiba-tiba Jake menahan tanganmu. "Pergi... pergi dari hidup aku, Lyora. Kenapa kamu selalu datang ke dalam mimpiku seolah-olah kamu masih tetap bersamaku? Bukankah kamu sendiri yang meminta aku untuk mengikhlaskanmu?" #pov #enhypenpov #jakeenhypen #fypage

About