@a__l_i_y_p:

𒆜أمـْـْْـْريكُـُي𒆜
𒆜أمـْـْْـْريكُـُي𒆜
Open In TikTok:
Region: IQ
Monday 13 July 2026 18:20:16 GMT
137688
5170
229
1019

Music

Download

Comments

mo_pi6
mo_pi :
صدام جان ينطي بيت للماعندة مسكن
2026-07-15 06:16:07
32
bilalnvytbg
Biardylan :
هذا بغدادي اصيل من كلامه و لهجته
2026-07-30 03:31:13
18
user1781094847635
الاردني :
2026-08-02 18:26:50
2
userxc4gs2au7i
علي اللامي :
اكيد صدام مايسويها
2026-08-01 10:08:55
4
khalid_pasha
khalid_pasha :
صدام حسين شريف ما ياكل حق الفقير
2026-07-15 00:23:45
41
mustafabaa80
ابو الحسن :
عطلات الشاشة
2026-07-15 06:43:28
0
mother8187
مهند الخزرجي :
صدام ما يسحب شبر بدون تعويض
2026-07-28 15:02:51
42
user646221290
, :
هذا حكم الجعفري لي شعب جان يريده
2026-07-18 08:51:48
11
mmhhz541
شيختهن :
عمي دوله سلابه
2026-07-14 10:26:14
8
sammara0466
Sammara🇮🇶 :
صدام مو حرامي والله اخذ كيعان بيت جدي وانطاهم تعويض والتعويض اكثر من المستحق
2026-07-29 04:43:07
2
rtu754jb
rtu754jb :
بيت ابو طاوه اهل خير وعدهم اراضي ومعروفين في الفحامه
2026-07-15 08:58:46
11
flower_123554
flower_123554 :
والله زين مانجلط الرجال ماكلين ماله وحلاله
2026-08-01 00:26:24
1
loayjamal7
Loay Jamal :
قدم اوراق هسه بلكي ع شغل نزاهة يصير حل ربك يفرج
2026-07-16 08:45:48
2
4_h385
المهاجر :
لا حول ولا قوه
2026-07-23 06:56:15
2
user2335287061181
راحل :
الدوله اذا تطلب الف دينار تأخذه ما تأجله يوم واحد بس عدها استعداد ياكلون بشر بالباطل
2026-07-15 15:31:53
2
angel89369
angel89369 :
حجي احنا 10الاف دونم بزمن عبد الكريم وبزمن صدام خلونه من الصفر حسبي الله ونعم الوكيل
2026-07-16 03:06:31
3
user9448004344104
دوله وعلم :
بلديه الصويره والتسجيل العقاري أخذوا ارضي بالتزوير وطرقت باب محكمه طلعوا متفقين مع قاضي
2026-07-15 20:45:33
1
user1720742163452
أبو ألأگبر الشمري :
صح منطقت الاصلاح قصدك والله
2026-07-28 21:20:19
4
s_amer25
سامر العبيدي :
يعني كل دونم نخله بي 😂
2026-07-15 07:31:52
0
amnvygfyh10
amnvygfyh10 :
مع الاسف ابن العم اللة يرحمك برحمتة لواسعة
2026-07-31 15:29:54
0
1gn0r73
ام قتيبه :
الله يساعدك حكومه كله حراميه
2026-07-14 14:04:26
4
user6831595785117
حسين الزنكلوني :
دوله شيعيه
2026-07-31 11:08:40
2
rafd560
الإعلامي رافدالخفاجي :
يكله تكرم من رئاسه وزراء 😂
2026-08-01 21:46:15
2
salamraad785
سلام :
الله يرحمه بحق محمد وآل محمد
2026-07-17 14:59:39
1
To see more videos from user @a__l_i_y_p, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Pov|| Enam tahun. Enam tahun kamu hidup dengan nama baru, kota baru, dan toko bunga kecil yang nyaris tak pernah ramai. Bagimu, kehidupan sederhana jauh lebih baik daripada kembali mengingat mansion megah milik keluarga Park. Hari itu hujan turun tipis. Kamu sedang merangkai buket bunga matahari ketika ponsel di meja kasir berdering. Nomor tidak dikenal. “Hallo?” Tak ada jawaban selama beberapa detik. Lalu terdengar suara pria yang sangat kamu kenal. “Aku menemukanmu.” Jantungmu berhenti berdetak. Tanganmu gemetar hingga gunting bunga jatuh ke lantai. Tanpa berkata apa pun, kamu langsung mematikan sambungan telepon. “Tidak! tidak mungkin,” Dia tidak mungkin menemukanmu. Kamu menggeleng berulang kali, buru-buru menutup toko lebih awal. Langkah kakimu tergesa memasuki rumah kecil yang berada tepat di belakang toko. Koper. Uang tunai. Paspor. Dokumen penting. Kamu memasukkan semuanya dengan tangan yang terus bergetar. “Aku harus pergi sekarang,” Saat tanganmu memutar gagang pintu Brak! Pintu terbuka lebih dulu. Tubuhmu terdorong mundur hingga hampir kehilangan keseimbangan. Seseorang melangkah masuk. Jas hitam. Tatapan dingin. Dan wajah yang tak pernah berhasil kamu lupakan selama enam tahun terakhir. “Sunghoon.” Pria itu menatap seluruh ruangan sederhana di sekelilingmu. Lalu kembali menatapmu. “Bukankah dulu kamu menerima dua puluh miliar dari kakekku?” Tatapannya menyapu rumah kecil itu. “Kenapa hidupmu justru menyedihkan seperti ini?” Kamu mengepalkan tangan. “Itu bukan urusanmu.” “Kamu masih keras kepala.” “Aku bilang keluar.” Sunghoon justru melangkah semakin dekat. Kamu mundur. Satu langkah. Dua langkah. Hingga punggungmu membentur dinding. Tanpa aba-aba, tangannya mencengkeram dagumu. Bibirnya menyentuh bibirmu sekilas. Kamu langsung mendorong dadanya sekuat tenaga. “Jangan sentuh aku!” Sunghoon hanya mengusap sudut bibirnya, seolah tak terjadi apa-apa. “Aku beri kamu waktu.” Dia melirik jam tangannya. “Sepuluh detik.” “Apa?” “Untuk kabur.” Dia mulai menghitung. “Sepuluh.” “Sembilan.” Kamu tak ingin mencari tahu apa yang akan terjadi setelah hitungan itu habis. Begitu ia mengucap delapan, kamu langsung berlari menuju pintu. Lima. Empat. Tiga. Tanganmu berhasil meraih gagang pintu. Klik. Pintu terbuka Namun tubuhmu mendadak ditarik ke belakang. “Kya..” Kamu refleks memukul perut Sunghoon. Pria itu hanya mengerutkan alis, nyaris tak bergeming. Saat kamu kembali menoleh ke pintu Beberapa pria berbadan besar sudah berdiri di sana. Bodyguard. Salah satu dari mereka bahkan menutup pintu kembali. Harapanmu untuk kabur lenyap dalam hitungan detik. Air matamu mulai menggenang. “Kenapa kamu menggangguku?” Sunghoon menatapmu lama. “Aku hanya ingin mengambil kembali uangku.” “Aku tidak punya uang sebanyak itu, Tolong, beri aku waktu lagi.” “Hah.” Ia tertawa pelan. “Bukankah aku sudah memberimu enam tahun?” Sunghoon mendekat hingga jarak kalian nyaris tak menyisakan ruang. “Sekarang, waktunya kamu membayar.” Belum sempat kamu bereaksi, tubuhmu sudah diangkat begitu saja ke dalam gendongannya. “Turunkan aku!” Kamu memukul bahunya berkali-kali. “Sunghoon! Lepaskan!” Ia tetap berjalan keluar rumah. Bodyguard membawa koper yang bahkan belum sempat kamu tutup. Mobil hitam telah menunggu. Pintu dibuka. Kamu dimasukkan ke dalam kursi belakang, sementara Sunghoon duduk di sampingmu. Perjalanan berlangsung tanpa satu kata pun. Semakin jauh mobil melaju, semakin familiar jalan yang dilewati. Dan ketika gerbang besi besar perlahan terbuka Napasmu tercekat. Mansion itu. Rumah yang pernah kamu anggap sebagai rumahmu. Rumah yang juga menjadi tempat hatimu hancur enam tahun lalu. ⸻ Kamar itu tidak berubah sedikit pun. Bahkan letak foto pernikahan kalian masih berada di tempat yang sama. Sunghoon mengunci pintu dari luar. Klik. Suara itu membuatmu sadar. Kamu benar-benar tidak bisa keluar.{lanjutin di saluran} #sunghoon #enhypen #fypppppppppppppp
Pov|| Enam tahun. Enam tahun kamu hidup dengan nama baru, kota baru, dan toko bunga kecil yang nyaris tak pernah ramai. Bagimu, kehidupan sederhana jauh lebih baik daripada kembali mengingat mansion megah milik keluarga Park. Hari itu hujan turun tipis. Kamu sedang merangkai buket bunga matahari ketika ponsel di meja kasir berdering. Nomor tidak dikenal. “Hallo?” Tak ada jawaban selama beberapa detik. Lalu terdengar suara pria yang sangat kamu kenal. “Aku menemukanmu.” Jantungmu berhenti berdetak. Tanganmu gemetar hingga gunting bunga jatuh ke lantai. Tanpa berkata apa pun, kamu langsung mematikan sambungan telepon. “Tidak! tidak mungkin,” Dia tidak mungkin menemukanmu. Kamu menggeleng berulang kali, buru-buru menutup toko lebih awal. Langkah kakimu tergesa memasuki rumah kecil yang berada tepat di belakang toko. Koper. Uang tunai. Paspor. Dokumen penting. Kamu memasukkan semuanya dengan tangan yang terus bergetar. “Aku harus pergi sekarang,” Saat tanganmu memutar gagang pintu Brak! Pintu terbuka lebih dulu. Tubuhmu terdorong mundur hingga hampir kehilangan keseimbangan. Seseorang melangkah masuk. Jas hitam. Tatapan dingin. Dan wajah yang tak pernah berhasil kamu lupakan selama enam tahun terakhir. “Sunghoon.” Pria itu menatap seluruh ruangan sederhana di sekelilingmu. Lalu kembali menatapmu. “Bukankah dulu kamu menerima dua puluh miliar dari kakekku?” Tatapannya menyapu rumah kecil itu. “Kenapa hidupmu justru menyedihkan seperti ini?” Kamu mengepalkan tangan. “Itu bukan urusanmu.” “Kamu masih keras kepala.” “Aku bilang keluar.” Sunghoon justru melangkah semakin dekat. Kamu mundur. Satu langkah. Dua langkah. Hingga punggungmu membentur dinding. Tanpa aba-aba, tangannya mencengkeram dagumu. Bibirnya menyentuh bibirmu sekilas. Kamu langsung mendorong dadanya sekuat tenaga. “Jangan sentuh aku!” Sunghoon hanya mengusap sudut bibirnya, seolah tak terjadi apa-apa. “Aku beri kamu waktu.” Dia melirik jam tangannya. “Sepuluh detik.” “Apa?” “Untuk kabur.” Dia mulai menghitung. “Sepuluh.” “Sembilan.” Kamu tak ingin mencari tahu apa yang akan terjadi setelah hitungan itu habis. Begitu ia mengucap delapan, kamu langsung berlari menuju pintu. Lima. Empat. Tiga. Tanganmu berhasil meraih gagang pintu. Klik. Pintu terbuka Namun tubuhmu mendadak ditarik ke belakang. “Kya..” Kamu refleks memukul perut Sunghoon. Pria itu hanya mengerutkan alis, nyaris tak bergeming. Saat kamu kembali menoleh ke pintu Beberapa pria berbadan besar sudah berdiri di sana. Bodyguard. Salah satu dari mereka bahkan menutup pintu kembali. Harapanmu untuk kabur lenyap dalam hitungan detik. Air matamu mulai menggenang. “Kenapa kamu menggangguku?” Sunghoon menatapmu lama. “Aku hanya ingin mengambil kembali uangku.” “Aku tidak punya uang sebanyak itu, Tolong, beri aku waktu lagi.” “Hah.” Ia tertawa pelan. “Bukankah aku sudah memberimu enam tahun?” Sunghoon mendekat hingga jarak kalian nyaris tak menyisakan ruang. “Sekarang, waktunya kamu membayar.” Belum sempat kamu bereaksi, tubuhmu sudah diangkat begitu saja ke dalam gendongannya. “Turunkan aku!” Kamu memukul bahunya berkali-kali. “Sunghoon! Lepaskan!” Ia tetap berjalan keluar rumah. Bodyguard membawa koper yang bahkan belum sempat kamu tutup. Mobil hitam telah menunggu. Pintu dibuka. Kamu dimasukkan ke dalam kursi belakang, sementara Sunghoon duduk di sampingmu. Perjalanan berlangsung tanpa satu kata pun. Semakin jauh mobil melaju, semakin familiar jalan yang dilewati. Dan ketika gerbang besi besar perlahan terbuka Napasmu tercekat. Mansion itu. Rumah yang pernah kamu anggap sebagai rumahmu. Rumah yang juga menjadi tempat hatimu hancur enam tahun lalu. ⸻ Kamar itu tidak berubah sedikit pun. Bahkan letak foto pernikahan kalian masih berada di tempat yang sama. Sunghoon mengunci pintu dari luar. Klik. Suara itu membuatmu sadar. Kamu benar-benar tidak bisa keluar.{lanjutin di saluran} #sunghoon #enhypen #fypppppppppppppp

About