@0l1.v3r_0: #yagatekimininaru // hola nya #bloomintoyou #fyp #fandom #wlw

“Oliver”(GF YUU KOITO)🩷
“Oliver”(GF YUU KOITO)🩷
Open In TikTok:
Region: CL
Monday 13 July 2026 21:53:38 GMT
52315
14220
34
913

Music

Download

Comments

ferrrchuuuuu
NAN :
DIOOOS AMO BLOOM INTO YOUU
2026-07-13 23:28:13
68
danxx_rzd
𝓓𝓪𝓷𝔂 :
Hermoso
2026-07-15 03:04:52
6
therealkeldeo
Keldeo🎶 :
yuu!!!!!!
2026-07-14 02:30:58
5
zowistheelenaswife
𐔌 ⋮ zoi͟ii ❤︎ ' 𝓮lena ꒱ :
Oliver porfabor nunka dejes d subir videos de blooom into you, tu.erez la única k mantiene bivo el fandom 😭🙏🏻💔💔💔💔💔
2026-07-26 01:44:41
3
ferrrchuuuuu
NAN :
Oliver haces arte siempre
2026-07-13 23:27:56
2
ferrrchuuuuu
NAN :
ME ENCANTA
2026-07-13 23:27:59
3
ferrrchuuuuu
NAN :
ME ENCANTA
2026-07-13 23:28:22
2
valuuu.bz
valeennn :
2026-07-14 01:57:24
1
oxeroned
шнацык :
i love thissas
2026-07-24 05:29:28
1
svatoslav_aromatik
_Shaman_ :
я везде где юри
2026-08-30 14:02:12
0
coolest9167
nini 🦄💕🪽🩵 :
bloom into youuuuu
2026-07-20 19:57:34
2
To see more videos from user @0l1.v3r_0, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sulang – Siswa SD dan SMP Islam Al-Furqon Rembang, yang berjumlah lebih dari 400 anak, hari Kamis 10 September 2026, berkunjung ke pabrik kecap Buah Bogor (dulu Kecap Siwalan_Red) di Desa Pedak Kecamatan Sulang. Mereka diangkut dengan menggunakan 24 bus mini. Lantaran area pabrik terbatas, rombongan siswa harus dibagi dalam beberapa tahap. Siswa melihat langsung ruang penyimpanan bahan baku, proses produksi, pengemasan, hingga kecap siap dijual ke konsumen. Mirana, salah satu siswi mengaku senang bisa mengetahui cara pembuatan kecap. “Oh ternyata begitu ya, soalnya kalau saya di rumah senang makan dikasih kecap,” ungkapnya. Siswa lain, Faeyza Abid menuturkan baru pertama ini mengetahui cara membuat kecap. “Mulai dari mencampurkan gula merah dan bahan-bahan, lalu dibungkus jadi kecap. Seneng bisa ke sini,” ujar Abid. Kepala SD Islam Al-Furqon Rembang, Didik Purwanto menjelaskan belajar di luar kelas semacam ini merupakan sarana yang efektif, untuk meningkatkan pengetahuan anak-anak. “Jadi nggak sekadar teori, mereka bisa tahu langsung kondisi nyatanya bagaimana,” kata Didik. Didik menambahkan kunjungan ke pabrik kecap ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan tengah semester 1. Setelah selesai dari pabrik kecap, dilanjutkan minum legen dan makan buah siwalan. Nantinya siswa diminta mempresentasikan kegiatan tersebut, untuk dinilai. “Tema yang kita ambil mengenal, merasakan dan menjaga warisan alam Indonesia. Nah kecap Buah Bogor ini saya kira menjadi pilihan tepat, untuk anak-anak belajar. Potensi lokal di Kabupaten Rembang yang patut diketahui. Sebelumnya, ada pula kegiatan karya seni, jalan sehat, minum susu, kunjungan ke pabrik kecap dan hari Jum’at besok ditutup dengan minum jamu. Semua itu nanti dipresentasikan, jadi penilaian raport di semester 1,” terangnya. Di pabrik kecap buah Bogor sendiri, terdapat sekira 30 an orang pekerja. Mereka berasal dari penduduk sekitar. Kecap yang dirintis sekira tahun 1985 tersebut, pemasarannya sudah merambah ke berbagai daerah. (Musyafa Musa).
Sulang – Siswa SD dan SMP Islam Al-Furqon Rembang, yang berjumlah lebih dari 400 anak, hari Kamis 10 September 2026, berkunjung ke pabrik kecap Buah Bogor (dulu Kecap Siwalan_Red) di Desa Pedak Kecamatan Sulang. Mereka diangkut dengan menggunakan 24 bus mini. Lantaran area pabrik terbatas, rombongan siswa harus dibagi dalam beberapa tahap. Siswa melihat langsung ruang penyimpanan bahan baku, proses produksi, pengemasan, hingga kecap siap dijual ke konsumen. Mirana, salah satu siswi mengaku senang bisa mengetahui cara pembuatan kecap. “Oh ternyata begitu ya, soalnya kalau saya di rumah senang makan dikasih kecap,” ungkapnya. Siswa lain, Faeyza Abid menuturkan baru pertama ini mengetahui cara membuat kecap. “Mulai dari mencampurkan gula merah dan bahan-bahan, lalu dibungkus jadi kecap. Seneng bisa ke sini,” ujar Abid. Kepala SD Islam Al-Furqon Rembang, Didik Purwanto menjelaskan belajar di luar kelas semacam ini merupakan sarana yang efektif, untuk meningkatkan pengetahuan anak-anak. “Jadi nggak sekadar teori, mereka bisa tahu langsung kondisi nyatanya bagaimana,” kata Didik. Didik menambahkan kunjungan ke pabrik kecap ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan tengah semester 1. Setelah selesai dari pabrik kecap, dilanjutkan minum legen dan makan buah siwalan. Nantinya siswa diminta mempresentasikan kegiatan tersebut, untuk dinilai. “Tema yang kita ambil mengenal, merasakan dan menjaga warisan alam Indonesia. Nah kecap Buah Bogor ini saya kira menjadi pilihan tepat, untuk anak-anak belajar. Potensi lokal di Kabupaten Rembang yang patut diketahui. Sebelumnya, ada pula kegiatan karya seni, jalan sehat, minum susu, kunjungan ke pabrik kecap dan hari Jum’at besok ditutup dengan minum jamu. Semua itu nanti dipresentasikan, jadi penilaian raport di semester 1,” terangnya. Di pabrik kecap buah Bogor sendiri, terdapat sekira 30 an orang pekerja. Mereka berasal dari penduduk sekitar. Kecap yang dirintis sekira tahun 1985 tersebut, pemasarannya sudah merambah ke berbagai daerah. (Musyafa Musa).

About