@discorabbitvr1: Kaufmo Saves Jax ✅ (Toilet Clogged) #theamazingdigitalcircus #digitalcircus #tadc #vrchat

Disco Rabbit
Disco Rabbit
Open In TikTok:
Region: US
Tuesday 14 July 2026 00:43:45 GMT
597111
46688
1720
11763

Music

Download

Comments

lily16592
**•̩̩͙✩•̩̩͙*˚ 𝓩𝓸𝓮𝔂✩•̩̩͙*˚* :
I just opened TikTok
2026-07-14 13:17:23
33
cecethegymnast
Jakisi kaisu :
Jax where's ur Jax toy
2026-07-14 15:10:47
0
katee3784
☆~Kaye~☆ :
Its body tracking btw..💔
2026-07-14 15:08:50
1
lalulathesavage
𝐀𝐗𝐋𝐈𝐗𝐄 (♡Mel's version♡) :
i followed for the "RAGATHA" should i regret it after seeing ts?
2026-07-14 11:35:44
1
alexajcalon5
Ascorpi🦂 :
aqui los mal pensados🤣🤣
2026-07-14 13:16:24
48
josineidealveis
Josineide Alveis :
o jax: finalmente esse palhaço prestou para alguma coisa🤣
2026-07-14 13:45:38
16
baku.deku02
bakudeku🧡💚 :
porque ele tá sem roupa...
2026-07-14 10:23:56
124
notname11264
4678 /🐧 ⚡/🍏/💜/⛄️/🐑 :
Tiktok開いて1番最初これかよ
2026-07-14 10:02:24
49
razes373
Был(а) очень давно :
Так где калбаска?
2026-07-14 08:27:08
1149
user42090670879905
серейный убийца эн :
почему он без одежды?
2026-07-14 08:44:06
287
user1169390447887
ЭДГАР☑️ :
я думал помни зайдёт
2026-07-14 07:58:36
154
shavingsa
SHAVINGS!💜🍪 :
что происходит с этим аккаунтом
2026-07-14 11:01:16
83
zhora_533
Zhora_533 :
вам смешно а у меня это в реках
2026-07-14 09:17:10
70
To see more videos from user @discorabbitvr1, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Lucu aja rasanya saat membaca ulang chat kita dulu. betapa mudahnya aku tersenyum dengan beberapa kata yang kamu ketik. dan betapa mudahnya aku tertawa dengan candaanmu yang aneh, setelah mengenalmu, baru aku sadari kalau bahagia merupakan perkara yang mudah. karena bahagia ada di-tangan dan kuasa kita sebagai seorang manusia. saat aku mengenang kisah kita dahulu, rasanya ada hal yang kurang sebab hadirmu samar-samar terasa. singkatnya, bila dengan memikirkannya membuatmu menitikkan air mata, maka kamu masih mencintainya dan dia masih segalanya. sayangnya semesta meminta kita untuk berpisah. dimana buku kita harus berhenti untuk di-tulis lalu di-simpan untuk selama-lamanya. kepergianmu benar-benar menyisakan lubang yang begitu dalam, yang tak akan pernah penuh walau di-isi hal sebanyak apapun. karena seribu orang datang tidak akan semeriah kehadiranmu. karena seribu orang pergi tidak akan semenyakitkan kerpergianmu. hidupku masih berputar dengan dirimu sebagai pusatnya. karena dirimu bagaikan kepingan terakhir dalam hidupku yang hilang. dan kenyataan bahwa dirimu itu tidak tergantikan dan hidup ini bukan tentang siapa yang paling cepat mencapai garis akhir, tapi tentang siapa yang paling mampu memahami arti dari setiap langkah, setiap jatuh, dan setiap luka yang tak terlihat. kita hidup dalam dunia yang sering kali terlalu ramai untuk mendengar, terlalu cepat untuk peduli, dan terlalu keras untuk memberi ruang bagi kelembutan. tapi di balik semua itu, kita tetap berjalan, membawa luka yang kita bungkus dengan senyum, menahan tangis yang kita tutupi dengan tawa, dan memeluk harapan yang kadang hampir tak tersisa. kita belajar bahwa orang yang paling sering tertawa, bisa jadi menyimpan kesedihan paling dalam. kita belajar bahwa tidak semua perpisahan harus dimaknai sebagai akhir—karena bisa jadi itu adalah awal dari kedewasaan, dari kebangkitan, dari mengenal diri sendiri lebih dalam. dan seiring waktu berjalan, kita mulai memahami bahwa menerima kenyataan jauh lebih penting daripada terus menggenggam hal-hal yang tak ingin bertahan. kita mulai mengerti bahwa menjadi kuat bukan berarti tidak pernah menangis.
Lucu aja rasanya saat membaca ulang chat kita dulu. betapa mudahnya aku tersenyum dengan beberapa kata yang kamu ketik. dan betapa mudahnya aku tertawa dengan candaanmu yang aneh, setelah mengenalmu, baru aku sadari kalau bahagia merupakan perkara yang mudah. karena bahagia ada di-tangan dan kuasa kita sebagai seorang manusia. saat aku mengenang kisah kita dahulu, rasanya ada hal yang kurang sebab hadirmu samar-samar terasa. singkatnya, bila dengan memikirkannya membuatmu menitikkan air mata, maka kamu masih mencintainya dan dia masih segalanya. sayangnya semesta meminta kita untuk berpisah. dimana buku kita harus berhenti untuk di-tulis lalu di-simpan untuk selama-lamanya. kepergianmu benar-benar menyisakan lubang yang begitu dalam, yang tak akan pernah penuh walau di-isi hal sebanyak apapun. karena seribu orang datang tidak akan semeriah kehadiranmu. karena seribu orang pergi tidak akan semenyakitkan kerpergianmu. hidupku masih berputar dengan dirimu sebagai pusatnya. karena dirimu bagaikan kepingan terakhir dalam hidupku yang hilang. dan kenyataan bahwa dirimu itu tidak tergantikan dan hidup ini bukan tentang siapa yang paling cepat mencapai garis akhir, tapi tentang siapa yang paling mampu memahami arti dari setiap langkah, setiap jatuh, dan setiap luka yang tak terlihat. kita hidup dalam dunia yang sering kali terlalu ramai untuk mendengar, terlalu cepat untuk peduli, dan terlalu keras untuk memberi ruang bagi kelembutan. tapi di balik semua itu, kita tetap berjalan, membawa luka yang kita bungkus dengan senyum, menahan tangis yang kita tutupi dengan tawa, dan memeluk harapan yang kadang hampir tak tersisa. kita belajar bahwa orang yang paling sering tertawa, bisa jadi menyimpan kesedihan paling dalam. kita belajar bahwa tidak semua perpisahan harus dimaknai sebagai akhir—karena bisa jadi itu adalah awal dari kedewasaan, dari kebangkitan, dari mengenal diri sendiri lebih dalam. dan seiring waktu berjalan, kita mulai memahami bahwa menerima kenyataan jauh lebih penting daripada terus menggenggam hal-hal yang tak ingin bertahan. kita mulai mengerti bahwa menjadi kuat bukan berarti tidak pernah menangis.

About