@viza_toshkent: #rek #global_consulting1

viza_toshklent
viza_toshklent
Open In TikTok:
Region: UZ
Tuesday 14 July 2026 12:29:13 GMT
29883
647
67
41

Music

Download

Comments

furkatmirzaev531
Furqat :
iltmos
2026-07-15 14:24:41
0
yoqibjon118
Yoqibjon :
салом
2026-07-14 18:21:42
0
user90109239070932
Olimov Normamat :
Ойлик канча
2026-07-15 16:22:44
0
m207724
m :
qandau
2026-07-15 09:24:45
0
mirjalol.tursunov94
Mirjalol Tursunov :
салом ойлиг канча
2026-07-15 11:05:06
0
user84496286853992
user84496286853992 :
иш.
2026-07-15 08:59:36
0
user59814106140000
вор :
тел номер керак
2026-07-15 17:35:25
0
maftuna1991.1
maftuna :
nema eshe qlade
2026-07-14 18:49:38
0
qobil.tojiyev
Qobil Tojiyev :
👍кандай богланамиз
2026-07-15 12:56:35
0
user497101798319
ЧАРАДЕЙКА без ЧАРАДЕЙ :
аëлларгачи
2026-07-14 15:00:26
2
leyla.jumabayowa
💞A💞L💞M💞E💞 :
aylık kanca
2026-07-14 12:48:30
0
.07269096
TJK 07 рудаки 🇹🇯🍏❤️ :
я готов работать
2026-07-15 15:54:58
0
_kamina._1
камина🤫🤫 :
Кандай мурожат килади
2026-07-15 07:07:52
0
umidjon2659
Umid 🔥 :
oylik kancha ??
2026-07-14 19:39:17
0
user7258548577600
иншоллох хаммаси яхши булади :
булдозерга иш борми трактористман
2026-07-15 03:09:41
0
furkatmirzaev531
Furqat :
men bormoqcman
2026-07-15 14:24:51
0
maftuna1991.1
maftuna :
assalomu aleykum
2026-07-14 18:47:21
0
furkatmirzaev531
Furqat :
Assalomu Alaykum va Rahmatullohi va Barakatuhu
2026-07-15 14:24:33
0
user3113417772030
user3113417772030 :
аёлларга хам иш борми кандай алокага чикиш мумкин
2026-07-15 05:26:52
0
user6170169032302
KAROL.UZB.N1 :
салом
2026-07-14 17:12:56
0
user97697143369312
Дима :
номиртилфон
2026-07-15 10:33:33
0
abdulahad.rahmono0
Abdulahad Rahmonov :
ассалому алайкум
2026-07-15 09:25:43
0
m207724
m :
ishga qanday borsam boʻladi
2026-07-15 09:33:23
0
oybektursunov40
оybek Tursunov :
катка бориш керак
2026-07-14 17:58:04
0
arturdusmetov00
Artur2987D :
madovadgi raqamingiz yozing
2026-07-15 01:33:50
1
To see more videos from user @viza_toshkent, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju

About