@girlypopscart: #maryjanes #maryjaneshoes #widefeetfriendly #dreampairs #shoesforfall

girlypopscart
girlypopscart
Open In TikTok:
Region: US
Tuesday 14 July 2026 14:03:45 GMT
2803
3
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @girlypopscart, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kalimantan Barat mendapatkan sebuah tempat yang sudah dibangun dari jaman Penjajahan Belanda loh dan cukup angker yakni Bukit Vandering di daerah Bengkayang. Bukit Vandering jaman Penjajahan Belanda tersebut dahulu fungsi Bukit Vandering sebagai pos Pengintai memantau pergerakan pasukan Jepang di Jalan Vandering yang saat itu menjadi jalur darat utama.  Mengulik sejarah Pos Benteng pengintaian peninggalan penjajahan Belanja di Bukit Vandering bersama kelompok 12 kuliah kerja lapangan (KKL) mahasiswa dari program studi pendidikan sejarah IKIP PGRI Pontianak yaitu Stevani, Anar Novaliana, Septiana Montela Latasia, Yulianis Sijal dengan dosen pembimbing Teguh Agustian, M.Pd pada 28 Desember 2023. Bukit Vandering terletak di Dusun Serukam, Desa Pasti Jaya, Kecamatan Samalantan, Kabupaten Bengkayang. Berikut kisahnya dimulai dari Pos benteng pengintaian yang berbentuk sumur ini merupakan Peningalan jaman penjajahan Belanda yang masih utuh hingga saat ini, ialah Benteng bekas pertahanan Belanda saat melawan Jepang,di perkirakan benteng ini di bangun pada tahun 1939 sampai 1942.Konon katanya benteng ini ada 4 buah, namun 3 buahnya sudah di hancurkan oleh pasukan Jepang,karna pada masa itu jepang berhasil memukul mundur pasukan Belanda diwilayahnya bengkayang, dimana letaknya benteng tersebut tidak terlalu jauh. Belanda membangun benteng nya tersebut Di Bukit vandring letak nya sangat strategis untuk pengintaian dimana karena jalan vandering merupakan akses satu satunya akses jalur darat untuk akses Bengkayang menuju Singkawang. Misai (63) warga Serukam, bekerja di rumah sakit Bethesda Serukam menceritakan, Pos benteng Belanda ini konon katanya, dipekerjakan oleh orang-orang pribumi , dengan menempatkan satu orang China sebagai kepala atau mandornya untuk membangun benteng benteng tersebut.Lanjut cerita Misai, ada juga orang orang pribumi yang bekerja juga di beri upah perhari dalam bekerja sama orang Belanda tersebut,Pos Benteng Belanda ini berbentuk bulat dengan 2-3 lubang pengintaian dengan tinggi bangunan kurang lebih 1 meter dengan muat di dalam nya kurang lebih 3-4 orang.dengan tekstur bangunan yang sangat kokoh.“Tujuan Belanda mendirikan benteng di atas bukit tersebut ialah, karena jalan vandering tersebut berbelok belok , jadi semisalkan kalau ada kendaraan atau pasukan Jepang yang melintas wilayah tersebut sudah pasti kelihatan,”ungkap Misai. Pada masa itu wilayah kota Singkawang sangat jelas di lihat dari bukit vandering tersebut, namun sekarang karena banyak pepohonan yang tumbuh tinggi sehingga tidak bisa di lihat Dari bukit tersebut. “Konon tempo dulu Belanda mendirikan benteng ini, untuk mencegah jepang yang pada masa itu ingin menguasai wilayah yang Belanda juga kuasai, tepat nya di Bengkayang,” urai Misal yang ia dapat dari berbagai sumber. #pesonasingkawang#singkawang#pesonaindonesia#fyp#pesona
Kalimantan Barat mendapatkan sebuah tempat yang sudah dibangun dari jaman Penjajahan Belanda loh dan cukup angker yakni Bukit Vandering di daerah Bengkayang. Bukit Vandering jaman Penjajahan Belanda tersebut dahulu fungsi Bukit Vandering sebagai pos Pengintai memantau pergerakan pasukan Jepang di Jalan Vandering yang saat itu menjadi jalur darat utama. Mengulik sejarah Pos Benteng pengintaian peninggalan penjajahan Belanja di Bukit Vandering bersama kelompok 12 kuliah kerja lapangan (KKL) mahasiswa dari program studi pendidikan sejarah IKIP PGRI Pontianak yaitu Stevani, Anar Novaliana, Septiana Montela Latasia, Yulianis Sijal dengan dosen pembimbing Teguh Agustian, M.Pd pada 28 Desember 2023. Bukit Vandering terletak di Dusun Serukam, Desa Pasti Jaya, Kecamatan Samalantan, Kabupaten Bengkayang. Berikut kisahnya dimulai dari Pos benteng pengintaian yang berbentuk sumur ini merupakan Peningalan jaman penjajahan Belanda yang masih utuh hingga saat ini, ialah Benteng bekas pertahanan Belanda saat melawan Jepang,di perkirakan benteng ini di bangun pada tahun 1939 sampai 1942.Konon katanya benteng ini ada 4 buah, namun 3 buahnya sudah di hancurkan oleh pasukan Jepang,karna pada masa itu jepang berhasil memukul mundur pasukan Belanda diwilayahnya bengkayang, dimana letaknya benteng tersebut tidak terlalu jauh. Belanda membangun benteng nya tersebut Di Bukit vandring letak nya sangat strategis untuk pengintaian dimana karena jalan vandering merupakan akses satu satunya akses jalur darat untuk akses Bengkayang menuju Singkawang. Misai (63) warga Serukam, bekerja di rumah sakit Bethesda Serukam menceritakan, Pos benteng Belanda ini konon katanya, dipekerjakan oleh orang-orang pribumi , dengan menempatkan satu orang China sebagai kepala atau mandornya untuk membangun benteng benteng tersebut.Lanjut cerita Misai, ada juga orang orang pribumi yang bekerja juga di beri upah perhari dalam bekerja sama orang Belanda tersebut,Pos Benteng Belanda ini berbentuk bulat dengan 2-3 lubang pengintaian dengan tinggi bangunan kurang lebih 1 meter dengan muat di dalam nya kurang lebih 3-4 orang.dengan tekstur bangunan yang sangat kokoh.“Tujuan Belanda mendirikan benteng di atas bukit tersebut ialah, karena jalan vandering tersebut berbelok belok , jadi semisalkan kalau ada kendaraan atau pasukan Jepang yang melintas wilayah tersebut sudah pasti kelihatan,”ungkap Misai. Pada masa itu wilayah kota Singkawang sangat jelas di lihat dari bukit vandering tersebut, namun sekarang karena banyak pepohonan yang tumbuh tinggi sehingga tidak bisa di lihat Dari bukit tersebut. “Konon tempo dulu Belanda mendirikan benteng ini, untuk mencegah jepang yang pada masa itu ingin menguasai wilayah yang Belanda juga kuasai, tepat nya di Bengkayang,” urai Misal yang ia dapat dari berbagai sumber. #pesonasingkawang#singkawang#pesonaindonesia#fyp#pesona

About