@informasimuu: Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi membuka fakta mengejutkan di hadapan Komisi III DPR RI dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait kasus pembakaran santri di Ponpes Rosyidatusshaulatiyyah Al Ibrahimy, Lombok Tengah, Senin (13/7/2026). Joko menyebut dalam empat tahun terakhir, LPA Mataram menangani 20 kasus kekerasan seksual di pondok pesantren NTB, dan 12 di antaranya melibatkan pimpinan pesantren sebagai pelaku. "Dalam 4 tahun terakhir untuk kasus kekerasan seksual di pondok pesantren, kami menangani 20 kasus. 12 di antaranya pelakunya adalah pimpinan pondok pesantren," kata Joko. Dari empat kasus yang masih berproses, Joko merinci satu per satu. Di Bima, seorang pimpinan dan pengasuh pesantren diduga melakukan sodomi terhadap santrinya sejak 1998, dengan dugaan jumlah korban lebih dari 100 orang. Yang paling mengkhawatirkan terjadi di Lombok Tengah. Seorang ustadz disebut mensodomi santrinya dan diduga menularkan HIV kepada korban karena pelaku sudah berstatus positif HIV. Di kabupaten yang sama, seorang pimpinan yayasan pesantren yang menyetubuhi santriwatinya kini berstatus DPO setelah pergi umroh dan tidak kembali ke Indonesia. Joko menegaskan rentetan kasus ini menuntut reformasi menyeluruh tata kelola pesantren. "Yang sekarang kami butuhkan adalah bagaimana reformasi pondok pesantren, bagaimana kita bisa mentransformasi pondok pesantren menuju pesantren yang ramah anak dan betul-betul bebas dari kekerasan," tegasnya. RDPU ini dilatarbelakangi kasus dugaan pembakaran empat santri di Ponpes Rosyidatusshaulatiyyah Al Ibrahimy, Desa Aik Darek, Lombok Tengah, pada 13 Desember 2025. Satu santri berinisial MSS (13) meninggal pada 19 Februari 2026, sementara dua lainnya mengalami luka bakar serius. Polisi baru membuka penyelidikan tujuh bulan setelah kejadian dan kini telah menetapkan dua tersangka. #anak #anakrantau #pondokpesantren #viral #foryoupage
follow_agar_tau
Region: ID
Wednesday 15 July 2026 00:46:34 GMT
Music
Download
Comments
Arsachmad :
Sory to say kalau pendapat saya pribadi untuk yg punya anak plis deh, anak itu titipan tuhan, jangan malah dititip2in lagi ke orang lain, kalau mau anak paham agama gak perlu di pondok, cari kyai, ustadz, atau ahli agama yg bisa diundang kerumah, ngaji setiap habis maghrib atau habis isya, anak dan orang tua bisa belajar agama bersama2. orang tua bisa memantau dan menyaksikan perkembangan anak, anak pun tidak kehilangan sosok orang tuanya. bukan berarti semua pondok bobrok, banyak diluar sana yg bagus dan amanah, tapi alangkah indahnya kalau kita menikmati masa perkembangan anak sambil belajar agama bersama di rumah.
2026-07-15 11:37:43
2184
wulandfe :
berkasus tapi kok izin operasinya masih di perbolehkan.
2026-07-15 08:13:04
1199
anwar :
yakin masih mau mondokin anak kalian kalu setiap hari lihat kasus pemuka agama seperti ini
2026-07-15 04:16:39
850
Om neng🦂👑 :
menurut sy pondok pesantren ditiadakan saja Krn gak ada manfaatnya
2026-07-15 14:10:06
470
bunda chintya :
stop memondokkan anak dipesantren
2026-07-15 13:00:21
389
Kayin‼️ :
Dari tahun 1990 lho 🥺 bejadnya gak terungkap 2026 berproses 36 thn kmna aja
2026-07-15 12:35:09
459
Notty Bull ♉️ :
kenapa pada gak bisa kendalikan hawa nafsu nya ya,padahal tiap hari berkutat dengan ilmu agama
2026-07-16 03:16:30
105
5dd3X8 :
Lebih ngeri lagi, biasanya korban dari sodomi berpotensi jadi pelaku. Jadi bak lingkaran yang tak berkesudahan.
2026-07-16 01:38:59
53
L :
maaf yaa, gunanya dibangun pesantren kalau banyak kasus kriminalistasnya buat apa ya?☹️
2026-07-16 07:42:22
14
vicka aurelia :
MUI kmn ya serius bertanya
2026-07-16 00:46:13
72
heriprem :
tolong tutup permanen pesantren yg brmasalah
2026-07-15 11:50:10
39
Dianova :
ponpes kok pada gak bener ya,,ada yang dibakar,,dicabulin,,,,tolong lah ustadz2 jangan jual agama
2026-07-17 04:28:04
9
johan :
balikin lagi kayak dulu .anak2 ngaji tiap sore di langgar ( mushola ) ..gk harus mondok
2026-07-15 08:12:04
33
Una • Travel Creator :
Miris😢apa minim pengawasan atau gimana sih ponpes2 di indonesia nih kok kasusnya ada aja
2026-07-16 01:19:41
16
Sac👸🏻✨ :
Kalau udah gitu PONPES YANG BERMASLAAHH TUTUP AJA WOI
2026-07-15 11:54:38
7
Fransiska :
Kenapa yg lebih paham agama kelakuannya ngak jelas
2026-07-16 02:05:01
12
love Baitullah :
ponpes bermasalah tutup sj
2026-07-15 12:04:03
9
Masyaa :
pelaku" kasus kaya gini, bisa gak sih dihukum beraaaaat. ngerusak banget
2026-07-15 08:34:33
18
𝑀𝒶𝓇𝑔𝑜𝓃𝑜 :
kemarin di beranda ku lewat, ada salah satu pengurus ponpes yg mengharamkan program pemerintah,
tapi giliran kasus yg begini kok dia diam tanpa kata ✌😂
2026-07-15 10:18:26
10
ENNYLIS :
kenapa orang orang yg harusnya faham agama kok bejat kelakuanya...gk habis pikir aku....astaghfirullah............
2026-07-15 14:57:12
47
Cha :
Jgn jadi org tua yg egois,demi yg katanya tabungan kalian masuk surga pgn punya anak yg sholeh sholehah tp gamau belajar bareng2 bersama dgn anak,nyuruh anak2nya aja belajar sndri dan di titipin ke pesantren.. Belajar agama ga harus di pesantren.. Kalo alasan nya org tua kurang pemahamannya knpa ga belajar brg sama anaknya dirumah.. panggil guru misalnya.. bisa terpantau meminimalisir kejadian spt itu.. mmg ga semua pesantren ky gtu,tp liat skrg.. makin byk korban2 yg speak up.. yg blm berani speak up nya brp banyak coba.. 😭🙏🏻
2026-07-16 12:58:20
15
tehmaya82 :
Astagfirullah.. berarti anak yg jadi korban BANYAK
2026-07-15 09:44:38
13
mama_bizy :
tunjuk satu2 dn beberkan semua nama2 ponpesnx pak,lindungi anak2 kita spya tdk ada korban lain yg lbh bnyak
2026-07-15 04:56:32
55
Ulfaapaull :
ini klo Ahli politik di kantor ku denger pasti katanya "SALAH PRESIDEN wkwk muak dengernya
2026-07-15 23:45:38
6
petita :
dr sekian kasus kekerasan seksual di ponpes gda yg masuk penjara sih, sekenceng itu kah dukungan orang dalam?
2026-07-15 16:28:10
33
To see more videos from user @informasimuu, please go to the Tikwm
homepage.