@baqbii: 😭​#y15zr

Na🩷
Na🩷
Open In TikTok:
Region: KH
Wednesday 15 July 2026 10:49:09 GMT
3821
1425
23
15

Music

Download

Comments

.gn846
Nyyyyyy (នី) 🇰🇭100% :
បងសុំធ្វើBAមួយ❤️
2026-07-17 05:07:34
0
user6136951458323
អធិរាជ កូនពៅ💓💓 :
🥰🥰🥰
2026-07-17 04:25:42
0
thp.th.thun6
T💔 :
❤️❤️❤️
2026-07-16 11:49:44
0
konhons
ស្រី អៃ :
☺️☺️☺️
2026-07-16 10:28:05
0
bong.kei0
គ្រួសារ កាំខ្មៅ 🇰🇭🇰🇭 :
❤️❤️❤️
2026-07-16 05:55:01
0
vin.vin100k
Mxking 150!!🚀 :
😭😭😭
2026-07-16 04:54:44
0
user41324272371263
កូនត្រី😍🥰 :
🥰🥰🥰
2026-07-16 03:13:50
0
._26545
ប្រូ ឌី (^_^/π€[°-°]🙁 :
🥰🥰🥰
2026-07-16 02:33:51
0
user7449928683801
មា៉ហ្វៀ ក្មេងឌឺ :
🥰🥰🥰
2026-07-16 02:03:01
0
bronan664
ប្រូចំណាន :
❤️❤️❤️
2026-07-16 01:18:29
0
asulp73
空间🇻🇳💜 :
🥰🥰🥰
2026-07-16 01:08:37
0
.single7329
មនុស្សឯកកា៚ :
🥰🥰🥰
2026-07-16 00:58:23
0
user8027083246676
ប្តូ តួ :
❤️❤️❤️
2026-07-16 00:03:54
0
m.rth33
Mîî Rôth🙄 :
🥰🥰
2026-07-15 23:15:14
0
san.raky
San Raky :
🥰🥰🥰
2026-07-15 23:08:40
0
.open905
🚸អា វេវ ខៀវ 💙💙 :
🥺🥺🥺
2026-07-15 11:24:20
0
wycvd7
👨🏿‍✈️ :
🥰🥰🥰
2026-07-15 10:56:12
0
pozzrith004
Fb: Bïĩ Rith🤫💀 :
❤️❤️
2026-07-15 10:55:23
0
nita.zin271
NiTa Zin >_< :
❤️❤️❤️
2026-07-15 10:55:19
0
box.kboy
🚸Open 017 125cc⚠️🥷🏻 :
😳😳😳
2026-07-15 10:55:00
0
bro.vorn747
Bro Vorn :
🥰🥰🥰
2026-07-15 10:52:44
0
sk.than4
Fb:Pozz Than :
🥰🥰🥰
2026-07-15 10:50:28
0
thon.fake
C T🩶 :
❤️🥺
2026-07-17 11:59:23
0
To see more videos from user @baqbii, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

POV :
POV : "Aku tidak akan pernah bersedia menjadi selirmu." — Pagi itu, suasana di gubuk yang berdiri di tepian hutan mendadak berubah ramai. Sejak matahari belum sepenuhnya meninggi, orang-orang datang silih berganti. Ada pemuda dari kalangan rakyat jelata, saudagar, hingga putra-putra bangsawan yang diiringi para abdi. Halaman rumah yang sempit itu dipenuhi tamu yang datang membawa satu maksud yang sama, yakni mempersunting putri semata wayang penghuni gubuk tersebut. Sang ibu mengintip dari balik pintu dengan mata yang berkaca-kaca. Senyum haru tidak henti-hentinya menghiasi wajahnya. "Nduk," panggilnya lembut, "lihatlah. Tidak pernah terlintas dalam benak Ibu bahwa akan ada begitu banyak lelaki yang datang meminangmu. Padahal, kita hanyalah keluarga kecil yang hidup dalam serba kekurangan." Aku menundukkan kepala. Jemariku saling bertaut di atas pangkuan. "Ibu," kataku lirih, "izinkan aku menyampaikan isi hatiku. Usia delapan belas tahun masih terasa terlalu belia bagiku untuk memasuki kehidupan berumah tangga." Sang ibu mengusap punggung tanganku dengan penuh kasih. "Nduk, renungkanlah dengan saksama. Barangkali inilah jalan yang telah digariskan Yang Maha kuasa untuk mengangkat martabat keluarga kita. Engkaulah satu-satunya harapan Bapak dan Ibu." "Tetapi, Ibu..." "Pada usiamu sekarang, seorang perempuan telah dianggap pantas untuk bersuami. Tidak sedikit gadis seusiamu yang telah membangun rumah tangga." Kamu terdiam. Bukan karena tidak memiliki jawaban, melainkan karena hatimu sama sekali belum siap menerima kenyataan yang sedang menanti mu. Di pendopo kecil depan rumah, Bapak sedang menemui para tamu yang datang silih berganti. Beliau bahkan hampir tidak memiliki waktu untuk beristirahat. Semua itu bermula pada beberapa hari yang lalu. Saat itu kamu diminta menampilkan tarian di Pendopo Agung Kadipaten dalam sebuah perhelatan yang dihadiri para bangsawan, para tumenggung, serta pejabat kadipaten. Dengan balutan kebaya sederhana dan jarik yang tampak lusuh, kamu menari sepenuh hati tanpa sedikit pun berharap menjadi pusat perhatian. Akan tetapi, justru tarian itulah yang membuat nama mu diperbincangkan. Satu per satu lelaki datang hendak mempersuntingmu. Tiba-tiba pintu rumah terbuka. Bapak masuk dengan langkah tergesa, napasnya memburu. "Ibu," panggil beliau. Sang ibu segera menghampiri. "Ada apakah, Kakang?" Bapak menarik napas panjang sebelum menjawab. "Rombongan Kanjeng Adipati Jaka Kusuma telah tiba." Mata Ibu membelalak. "Kanjeng Adipati?" "Benar. Bahkan, beliau berkenan datang sendiri ke rumah kita." Seketika wajah Ibu dipenuhi kebahagiaan. Beliau menggenggam kedua tanganku erat-erat. "Nduk," ucapnya dengan suara bergetar, "ini adalah anugerah yang tidak pernah kita bayangkan. Seorang Kanjeng Adipati berkenan datang untuk meminang putriku." Kamu justru memucat. "Ibu..." katamu perlahan, "bukankah Kanjeng Adipati telah memiliki seorang permaisuri?" "Benar." "Kalau begitu, untuk apakah beliau datang kemari?" Ibu tersenyum tipis. "Beliau berkehendak mengangkatmu menjadi garwa ampil." Kamu mematung. Dadamu terasa sesak. "Menjadi... selir?" "Jangan memandangnya sebagai aib, Nduk," tutur Ibu lembut. "Tidak setiap perempuan memperoleh kesempatan untuk dipersunting seorang adipati. Menjadi garwa ampil beliau pun tetap merupakan suatu kemuliaan." Kamu perlahan menarik tanganmu dari genggaman Ibu. Kamu pandangi wajah beliau dengan sorot mata yang dipenuhi keraguan sekaligus keteguhan. "Maafkan aku, Ibu." "Nduk..." "Aku lebih memilih tetap hidup sebagai anak seorang rakyat jelata daripada memperoleh kemewahan dengan mengorbankan harga diriku." Kamu menghela napas panjang. "Selama hayatku masih dikandung badan, aku tidak akan pernah bersedia menjadi selir siapa pun, sekalipun orang itu adalah Kanjeng Adipati." Ucapan itu membuat seluruh ruangan seketika sunyi. +💬 dan saluran #jake #povstories #enhypenedit #simjaeyun #fypシ

About