@kameliadindasafitri:

Kamelia Dinda Safitri
Kamelia Dinda Safitri
Open In TikTok:
Region: ID
Wednesday 15 July 2026 12:38:28 GMT
9354
928
23
27

Music

Download

Comments

irgun00
irgun :
cntiknya dirimuuu
2026-07-17 08:54:53
1
usgcugked4g
apo la :
if
2026-07-17 16:23:56
0
gunawan.iwan45
gunawan iwan :
2026-07-16 07:48:54
1
rikiardo64
RIKIARDO :
hai cantik
2026-07-16 04:33:48
1
hotimah2096
hotimah2096 :
indahnya
2026-07-15 13:56:45
1
kahirupan07
kahirupan07 :
wow cantik nya
2026-07-15 12:41:46
1
surya10713
@surya alfatih21 :
hmmm
2026-07-15 12:41:10
1
muhammadsai084
eza putra :
♥️
2026-07-15 12:54:05
1
paini2094
paini :
🥰
2026-07-16 18:33:25
0
dadi.supri5
Dadi Supri :
siang ayang
2026-07-17 05:27:35
0
delibatam
delibatam :
oke bagat,,,kmu neng
2026-07-16 18:21:50
0
alex.lbs6
alex lbs :
hay de
2026-07-16 00:06:08
0
chamingkhan
Chamingkhan :
mantap
2026-07-15 12:41:16
1
abahsuudoi
abahsuudoi :
muluse 😄😄😄
2026-07-16 06:11:28
1
johan.kasanova
johan kasanova :
👍👍😍😍😍
2026-07-16 00:27:56
1
blegedes131
Sad3w@131 :
🥰🥰🥰
2026-07-17 08:04:52
0
hendri.hendri1530
B@NG HENDRI :
❤️❤️❤️
2026-07-16 02:02:00
1
agus.salim4450
Agus salim :
🥰🥰🥰
2026-07-15 12:57:56
1
mas.dk60
Mas DK :
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
2026-07-16 11:46:19
0
arjunamuda5414
❤️ARJUNA MUDA ❤️🇮🇩 :
👍👍👍
2026-07-16 07:49:28
1
mandor._2
mandor :
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
2026-07-17 15:23:36
0
To see more videos from user @kameliadindasafitri, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Miris. Rasanya menyayat hati melihat linimasa hari ini penuh dengan ratapan cengeng. Kalian teriak-teriak panik Rupiah melemah, menangisi harga skincare, baju, dan barang-barang impor yang makin mencekik leher. Kalian menuntut negara bertindak, padahal yang sedang kalian tangisi hanyalah hancurnya gaya hidup konsumtif kalian sendiri! Buka mata kalian lebar-lebar. Di saat kalian sibuk mengasihani diri sendiri, anak muda yang otaknya jalan justru sedang menangguk kekayaan. Kenapa? Karena saat Rupiah anjlok, produk kreatif dan hasil alam bangsa ini harganya jadi sangat murah dan tak tertandingi di mata dunia. Bule-bule itu berebut barang kita! Kita modal keringat pakai Rupiah, tapi panen raya dibayar pakai Dollar. Tadi pagi, Presiden Prabowo sudah memberikan tamparan yang sangat keras di gedung DPR:
Miris. Rasanya menyayat hati melihat linimasa hari ini penuh dengan ratapan cengeng. Kalian teriak-teriak panik Rupiah melemah, menangisi harga skincare, baju, dan barang-barang impor yang makin mencekik leher. Kalian menuntut negara bertindak, padahal yang sedang kalian tangisi hanyalah hancurnya gaya hidup konsumtif kalian sendiri! Buka mata kalian lebar-lebar. Di saat kalian sibuk mengasihani diri sendiri, anak muda yang otaknya jalan justru sedang menangguk kekayaan. Kenapa? Karena saat Rupiah anjlok, produk kreatif dan hasil alam bangsa ini harganya jadi sangat murah dan tak tertandingi di mata dunia. Bule-bule itu berebut barang kita! Kita modal keringat pakai Rupiah, tapi panen raya dibayar pakai Dollar. Tadi pagi, Presiden Prabowo sudah memberikan tamparan yang sangat keras di gedung DPR: "Indonesia harus lepas dari cap negara konsumen!" Kalian pikir beliau tidak tahu Rupiah sedang diuji? Beliau sangat tahu. Tapi alih-alih panik receh, beliau memosisikan diri sebagai visioner. Beliau sedang pasang badan, merombak habis makroekonomi kita, dan membentangkan karpet merah agar kita tidak selamanya menjadi bangsa jongos yang cuma bisa setor uang ke negara asing. Beliau sedang memaksa kita bangkit menjadi produsen! Sangat menyedihkan, sungguh. Presidennya sudah banting tulang membuka jalan tol menuju pasar internasional, tapi anak mudanya malah asyik meringkuk di pojokan meratapi keranjang e-commerce. Pilihannya sekarang ada di tangan kalian: Mau terus jadi budak impor yang merengek dan mati pelan-pelan digilas zaman, atau bangkit, manfaatkan momentum ini, hantam pasar global, dan mulai hisap Dollar ke kantong kalian sendiri? Buktikan kalau kalian bukan generasi pecundang! 🇮🇩🩸💵 #TamparanKeras #PanenDollar #GenZMandiri #MentalBaja #PeluangEkspor #KedaulatanEkonomi #PrabowoSubianto #IndonesiaProdusen #FaktaBicara #IndonesiaMaju #StopMengeluh

About