@scare.newyork: funny , scare , prank , lmao : #prank #scared #funny #lmao #fyp

I Love Scare
I Love Scare
Open In TikTok:
Region: US
Wednesday 15 July 2026 14:31:25 GMT
22936
1911
27
47

Music

Download

Comments

owa.9o4
Owa :
I’m sorry but this is win
2026-07-17 14:26:04
1
sikoali296
Seilbek.Aliev1991 :
😂😂
2026-07-17 09:40:52
2
persona.user.333
TorontoBoy :
Catgirl is best 😂
2026-07-15 20:28:32
0
la.amargada.senti
Vane ❤️🌹 :
jajajajajajaja
2026-07-17 05:49:32
0
user561824314165
Вова :
2026-07-17 19:36:15
0
richardsims535
Big Rich :
damn that cling film turned her into Dame Edna
2026-07-15 18:38:44
0
patrick.orbegozo
Patrick Orbegozo :
😂😂😂
2026-07-17 17:44:26
0
marhgel6
marhgel :
🤣🤣🤣
2026-07-17 08:57:06
0
davidgomez829
David Gomez :
😁😁😁
2026-07-17 04:35:13
0
rafaelantoniorued
Rafymar :
🤣🤣🤣
2026-07-17 03:21:42
0
dioses.y.titanes
Dioses y titanes 😈 :
🤣🤣🤣
2026-07-16 18:30:23
0
pepe.maui
pepe Maui :
😂😂😂
2026-07-17 01:06:57
0
troyduncan201
Troy :
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
2026-07-16 15:51:27
0
surezcass
surezcass :
🤣🤣🤣
2026-07-16 07:39:11
0
user612760474
RICHARD :
😁😁😁
2026-07-16 00:36:46
0
geraldwgilchrist
Gerald :
😂😂😂
2026-07-15 23:55:12
0
antonio_moya01
antoniomoya :
😂😂😂
2026-07-15 23:25:03
0
claudioandresaleg
Claudio Alegría :
🤣🤣🤣
2026-07-15 20:31:53
0
oleg.22223
Oleg 2222 :
😂😂😂
2026-07-17 11:33:35
0
karld510
Karl :
😂😂😂
2026-07-15 14:51:05
0
To see more videos from user @scare.newyork, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

POV: — Between Chords and Heartbeats.  Sejak pindah ke sekolah itu beberapa minggu yang lalu, ada satu nama yang terus kamu dengar hampir setiap hari. Jay. Di kantin. Di kelas. Di lorong sekolah. Bahkan di grup angkatan. Jay. Jay. Dan Jay lagi. Awalnya kamu mengira dia ketua OSIS atau juara olimpiade nasional. Ternyata bukan. Dia anak band. Tepatnya pentolan band sekolah. Vokalis utama sekaligus gitaris yang sering membawa sekolah memenangkan berbagai festival musik. Katanya sih berbakat banget. Katanya sih ganteng. Katanya sih populer. Tapi ada satu hal yang selalu ikut diceritakan setiap kali namanya muncul. Jay tidak ramah. Bukan jahat. Bukan kasar. Cuma... susah didekati. Kalau ada yang mencoba mengajak ngobrol, jawabannya seperlunya. Kalau ada yang terlalu heboh memuji dia, biasanya dia malah pergi. Kalau ada cewek yang terang-terangan mendekatinya, dia justru menjaga jarak. Aneh. Setidaknya itu menurutmu. Tapi jujur saja, kamu tidak terlalu peduli. Kamu masih sibuk menyesuaikan diri sebagai murid baru kelas dua. Mencari teman. Mengenal lingkungan sekolah. Dan berusaha agar tidak terlihat seperti anak baru setiap saat. Untungnya teman-temanmu cukup baik. Mereka sering mengajakmu ikut berbagai kegiatan sekolah. Termasuk hari ini. Perayaan ulang tahun sekolah. Lapangan yang biasanya dipakai upacara berubah menjadi festival besar. Ada stand makanan. Permainan. Booth foto. Dan tentu saja panggung utama.
POV: — Between Chords and Heartbeats. Sejak pindah ke sekolah itu beberapa minggu yang lalu, ada satu nama yang terus kamu dengar hampir setiap hari. Jay. Di kantin. Di kelas. Di lorong sekolah. Bahkan di grup angkatan. Jay. Jay. Dan Jay lagi. Awalnya kamu mengira dia ketua OSIS atau juara olimpiade nasional. Ternyata bukan. Dia anak band. Tepatnya pentolan band sekolah. Vokalis utama sekaligus gitaris yang sering membawa sekolah memenangkan berbagai festival musik. Katanya sih berbakat banget. Katanya sih ganteng. Katanya sih populer. Tapi ada satu hal yang selalu ikut diceritakan setiap kali namanya muncul. Jay tidak ramah. Bukan jahat. Bukan kasar. Cuma... susah didekati. Kalau ada yang mencoba mengajak ngobrol, jawabannya seperlunya. Kalau ada yang terlalu heboh memuji dia, biasanya dia malah pergi. Kalau ada cewek yang terang-terangan mendekatinya, dia justru menjaga jarak. Aneh. Setidaknya itu menurutmu. Tapi jujur saja, kamu tidak terlalu peduli. Kamu masih sibuk menyesuaikan diri sebagai murid baru kelas dua. Mencari teman. Mengenal lingkungan sekolah. Dan berusaha agar tidak terlihat seperti anak baru setiap saat. Untungnya teman-temanmu cukup baik. Mereka sering mengajakmu ikut berbagai kegiatan sekolah. Termasuk hari ini. Perayaan ulang tahun sekolah. Lapangan yang biasanya dipakai upacara berubah menjadi festival besar. Ada stand makanan. Permainan. Booth foto. Dan tentu saja panggung utama. "Kamu harus lihat penampilan band sekolah nanti." Salah satu temanmu berkata sambil menggandeng lenganmu. "Memangnya kenapa?" "Karena ada Jay." Kamu langsung tertawa. "Lagi?" "Iya lagi." "Namanya terkenal banget ya." "BANGET." Malam mulai turun. Lampu panggung menyala. Suara sorakan memenuhi lapangan. Band sekolah akhirnya naik ke atas panggung. Kamu berdiri bersama teman-temanmu di tengah kerumunan siswa. Lalu musik mulai dimainkan. Dan harus diakui... Mereka memang bagus. Sangat bagus. Tatapanmu akhirnya tertuju pada cowok yang berdiri di tengah panggung. Memegang gitar. Bernyanyi sambil memainkan nada dengan santai. Seolah semuanya mudah baginya. "Itu tuh Jay." Temanmu menunjuk ke arah panggung. Kamu melihat sekilas. "Oh." Temanmu langsung menoleh. "Oh?" "Iya." "Cuma oh?" Kamu tertawa kecil. "Harus gimana?" "Entahlah. Kaget kek." "Kenapa harus kaget?" Temanmu sampai menggeleng putus asa. Sementara kamu kembali menikmati musik yang dimainkan. Tanpa sadar... Untuk sesaat matamu bertemu dengan mata Jay yang sedang menyapu area penonton. Hanya sebentar. Lalu dia kembali fokus bermain gitar. Dan kamu juga tidak terlalu memikirkannya. Beberapa lagu kemudian, acara selesai. Suasana berubah jauh lebih santai. Orang-orang mulai berpencar. Ada yang membeli makanan. Ada yang duduk bersama teman-temannya. Ada yang berburu foto dengan anggota band. Kamu dan teman-temanmu memilih berkeliling festival. Sampai salah satu temanmu tiba-tiba berkata, "Temenin beli kopi." "Nggak." "Ayo." "Jauh." "Ayo ih." "Nggak." Temanmu langsung menarik pergelangan tanganmu. "AYOOOO." "WOI." "AHAHAHA CEPET." "KAMU YANG PENGEN KOPI KENAPA AKU YANG DISERET—" Kalian berdua akhirnya berlari kecil sambil tertawa. Lapangan sedang sangat ramai. Orang berlalu-lalang dari segala arah. Dan karena terlalu fokus bercanda... BRAK. Seseorang tertabrak. Suara gelas plastik jatuh terdengar jelas. Kopi tumpah ke tanah. Temanmu langsung berhenti. Wajahnya pucat. "..." "..." Kamu perlahan mengangkat kepala. Dan orang yang berdiri di depan kalian adalah... Jay. Masih mengenakan pakaian yang dipakainya saat tampil. Masih memegang sisa cup kopi yang kini tinggal separuh. Temanmu langsung panik. "YA AMPUN! MAAF! MAAF BANGET!" Jay menatap kopi yang tumpah. Lalu menatap temanmu. Ekspresinya datar. Sulit dibaca. (+Comment 💬) #jay #enhypen #fyp #masukberanda #fyppppppppppppppppppppppp kalau rame lanjut, janlup c-link nya! 🤍

About