@lombok.terkini: Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ishlahuddiny Kediri, Lombok Barat, menyampaikan keberatan atas penggunaan visual pesantrennya dalam tayangan salah satu televisi nasional terkait dugaan pembakaran santri di pondok pesantren lain di Lombok Tengah. TGH Mukhlis Ibrahim menilai penggunaan gambar gerbang Ponpes Al-Ishlahuddiny sebagai ilustrasi pemberitaan tidak sesuai dengan konteks dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat, khususnya para wali santri. "Karena fakta visualnya tidak sama dengan apa yang ada di siaran TV itu... seolah ada pemahaman ada anak terbakar di Islahuddiny, padahal di sini tidak ada apa-apa," ujarnya Rabu (16/7) Malam. Ia meminta pihak TV One menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf secara terbuka. "Saya minta kepada TV One pusat supaya menyampaikan permintaan maaf lewat televisi... bahwa itu tidak terjadi di Islahuddiny," tegasnya. Sementara itu, keluarga besar pesantren, alumni, jamaah, dan simpatisan dikabarkan berencana menyampaikan aspirasi secara damai ke Kantor Biro TV One Mataram dan KPID NTB, dengan harapan adanya klarifikasi, hak jawab, serta permohonan maaf apabila ditemukan kekeliruan dalam penggunaan materi visual. source:lombokpost #lombokterkini

Lombok Terkini
Lombok Terkini
Open In TikTok:
Region: ID
Thursday 16 July 2026 02:38:54 GMT
2744
33
1
3

Music

Download

Comments

ligh.human
Ligh Human :
👍
2026-07-17 06:45:41
0
To see more videos from user @lombok.terkini, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About