@l.goatt.l: Just a lil appreciation post for my baby🫶🏼 You came into my life unexpectedly and you’ve changed ever since. You make me feel like the happiest man in the world and I couldn’t thank you enough for that. I love you babyyy🩵 @mommy4869_ #iloveyou #ilovemymommy #iloveyoubaby #ilovemygf #foreveandalways

Goatt🥀
Goatt🥀
Open In TikTok:
Region: US
Thursday 16 July 2026 03:30:10 GMT
2697
55
30
3

Music

Download

Comments

kenziesspamyyy
𝓚𝓮𝓷𝔃𝓲𝓮🇺🇸 :
Awwwww sooo cuteee
2026-07-20 17:23:37
2
541.haydenn
541.xH4yden :
trynna play rust ✌️
2026-08-16 01:08:39
1
tsnizzle_
T 🧊 :
let’s go unc
2026-07-16 18:22:07
1
.axcetin
axcetin :
Good aim goatt
2026-07-16 04:00:50
1
debtverse
debt? :
We literally just broke up and you already got someone else ?
2026-07-16 03:36:52
1
mommy4869_
mommy4869_ :
hehe love you stinky 😝✌🏻
2026-07-16 03:48:42
1
lexjames_1023
Lex🐉 :
Soo I didn't mean nothing to u? ztraide out✌️😔
2026-07-16 04:20:41
1
sinstana
Sins :
just forgot about all of us tho😔
2026-07-16 06:52:25
1
lightotombb
𝙇𝙞𝙦𝙝𝙩𝙤 🍜 :
Hey goat miss you 🥺
2026-07-28 07:19:59
1
capwydss
￴￴ :
2026-07-18 20:45:33
1
mearzr6
Mearz :
2026-07-16 06:30:56
0
omnicrownmagus
omni :
Better eat them damn pancakes
2026-07-20 23:13:20
1
bendezy
Bendezy :
Your too big for me now
2026-07-17 01:16:43
1
sxrfc19
Sxrf :
Yeah I mean I guess im happy for you smh
2026-07-16 06:13:53
1
To see more videos from user @l.goatt.l, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ketua Komisi VI DPR Aceh Nazaruddin alias Tgk Agam meminta aparat penegak hukum mengusut secara menyeluruh kematian Muhammad Rasya Fadilah (19), mahasiswa baru Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Aceh Besar. Rasya meninggal setelah sempat menjalani perawatan dan dirujuk ke RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Menurut Tgk Agam, penyelidikan tidak cukup hanya mencari penyebab medis kematian Rasya. Rangkaian kejadian dan kondisi yang dialami Rasya selama menjalani pendidikan di Poltekpel juga dinilai perlu ditelusuri. Dalam pertemuan dengan keluarga Rasya, Tgk Agam juga mengungkap pengakuan anaknya yang pernah bersekolah di kampus tersebut. Anaknya disebut pernah mengaku dipukul oleh seorang senior berinisial A, dan persoalan itu sebelumnya telah disampaikan kepada pihak Poltekpel. Tgk Agam menyebut anaknya mengaku dipukul sekitar 16 kali, termasuk di bagian rusuk dan sejumlah bagian tubuh lainnya. Namun, keterangan tersebut merupakan pengakuan berdasarkan cerita anaknya dan masih perlu diverifikasi melalui pemeriksaan pihak terkait. Ia meminta dugaan kekerasan tersebut turut ditelusuri dalam proses penyelidikan. Menurutnya, mahasiswa yang menjalani pendidikan di Poltekpel seharusnya mendapatkan pembinaan dan perlindungan. Tgk Agam berharap kasus kematian Rasya dan dugaan kekerasan yang dialami anaknya dapat diusut tuntas serta diproses sesuai hukum. “Anak kami diantar ke sana untuk dididik, bukan untuk dipukul,” katanya. 📸: Dok. Instagram @/bbksda_jabar. ⁠ Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.⁠ ⁠ 📝: focus | tarunaaceh | news | videonews | R158 | E164 | V165 #bicarafaktalewatberita #kumparan
Ketua Komisi VI DPR Aceh Nazaruddin alias Tgk Agam meminta aparat penegak hukum mengusut secara menyeluruh kematian Muhammad Rasya Fadilah (19), mahasiswa baru Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Aceh Besar. Rasya meninggal setelah sempat menjalani perawatan dan dirujuk ke RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Menurut Tgk Agam, penyelidikan tidak cukup hanya mencari penyebab medis kematian Rasya. Rangkaian kejadian dan kondisi yang dialami Rasya selama menjalani pendidikan di Poltekpel juga dinilai perlu ditelusuri. Dalam pertemuan dengan keluarga Rasya, Tgk Agam juga mengungkap pengakuan anaknya yang pernah bersekolah di kampus tersebut. Anaknya disebut pernah mengaku dipukul oleh seorang senior berinisial A, dan persoalan itu sebelumnya telah disampaikan kepada pihak Poltekpel. Tgk Agam menyebut anaknya mengaku dipukul sekitar 16 kali, termasuk di bagian rusuk dan sejumlah bagian tubuh lainnya. Namun, keterangan tersebut merupakan pengakuan berdasarkan cerita anaknya dan masih perlu diverifikasi melalui pemeriksaan pihak terkait. Ia meminta dugaan kekerasan tersebut turut ditelusuri dalam proses penyelidikan. Menurutnya, mahasiswa yang menjalani pendidikan di Poltekpel seharusnya mendapatkan pembinaan dan perlindungan. Tgk Agam berharap kasus kematian Rasya dan dugaan kekerasan yang dialami anaknya dapat diusut tuntas serta diproses sesuai hukum. “Anak kami diantar ke sana untuk dididik, bukan untuk dipukul,” katanya. 📸: Dok. Instagram @/bbksda_jabar. ⁠ Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.⁠ ⁠ 📝: focus | tarunaaceh | news | videonews | R158 | E164 | V165 #bicarafaktalewatberita #kumparan

About