@jsjhatul: #L.martiness gool gool. 🇦🇷#

JS™ MEHEDI π
JS™ MEHEDI π
Open In TikTok:
Region: BD
Thursday 16 July 2026 03:34:03 GMT
26796
474
10
43

Music

Download

Comments

mohammed.minhaj.50
ᴍ4ɴHᴀJ 💗🕊️ :
❤️❤️
2026-07-16 06:09:25
1
norinapu
꧁ ×͜× ɴᴏʀɪɴ ᴀᴘᴜ ࿐꧂ :
@🇦🇷🙄
2026-07-17 03:06:11
1
rian999ff0
@Rifan999FF :
🥰🥰🥰
2026-07-16 05:40:18
1
midul.midul683
Midul Midul :
❤️❤️
2026-07-16 11:12:33
2
seaim337
SEAIM ❤️‍🔥 :
❤️❤️❤️
2026-07-16 06:01:14
1
imran.pathan.ripon
Imran Pathan Ripon :
❤️❤️❤️
2026-07-17 03:33:18
0
_noman_37
★_Noman★_ :
🌸🌸🌸
2026-07-17 02:40:38
1
To see more videos from user @jsjhatul, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah sempat diliputi suasana mencekam pasca-peristiwa pembunuhan sadis yang menimpa seorang bocah kelas 5 SD bernama Bilqis Rajiansyah pada Jumat, 5 Juni 2026. Kepala Desa Dawung, Aris Sudaryanto, membagikan kesaksian pilu saat pertama kali tiba di lokasi kejadian perkara. Detik-Detik Penemuan Jenazah Bilqis Aris Sudaryanto menceritakan bahwa ia menerima laporan dari warga setempat mengenai adanya penganiayaan. Saat tiba di rumah korban di Dukuh Bromo Asri, ia mendapati ibu kandung Bilqis sudah dalam kondisi histeris. “Tiba di lokasi itu sudah ibunya histeris, sudah nangis-nangis sambil teriak-teriak di depan jenazah itu,” ungkap Aris saat menceritakan kembali momen kelam tersebut kepada TribunSolo.com, belum lama ini. Kondisi di dalam rumah pun sangat mengenaskan. Korban ditemukan tewas mengenaskan dengan luka sayatan senjata tajam saat berada di rumah seorang diri menunggu orang tuanya pulang bekerja. Aris menyebutkan bahwa terdapat banyak bercak darah di lantai, bahkan hingga bekas tapak kaki yang berdarah di sekitar lokasi.  Menurut dugaannya, aksi keji tersebut terjadi setidaknya dua jam sebelum ia tiba di lokasi. Trauma Warga hingga Ronda Malam Kejadian yang menimpa Bilqis meninggalkan trauma mendalam bagi warga sekitar. Selama beberapa hari pasca peristiwa tersebut, lingkungan Dukuh Bromo Asri sempat sepi karena banyak warga takut untuk keluar rumah. “Banyak yang enggak berani keluar rumah, apalagi di sekitar situ di Dukuh Bromo Asri itu sangat luar biasa. Itu beberapa rumah dikosongkan karena takut kejadian itu terulang dan trauma dengan kejadian seperti itu,” ujar Aris. Untuk memulihkan keamanan dan ketenangan warga, pihak pemerintah desa bekerja sama dengan pihak kepolisian rutin menggelar ronda malam selama tujuh hari berturut-turut. #tiktokberita
Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah sempat diliputi suasana mencekam pasca-peristiwa pembunuhan sadis yang menimpa seorang bocah kelas 5 SD bernama Bilqis Rajiansyah pada Jumat, 5 Juni 2026. Kepala Desa Dawung, Aris Sudaryanto, membagikan kesaksian pilu saat pertama kali tiba di lokasi kejadian perkara. Detik-Detik Penemuan Jenazah Bilqis Aris Sudaryanto menceritakan bahwa ia menerima laporan dari warga setempat mengenai adanya penganiayaan. Saat tiba di rumah korban di Dukuh Bromo Asri, ia mendapati ibu kandung Bilqis sudah dalam kondisi histeris. “Tiba di lokasi itu sudah ibunya histeris, sudah nangis-nangis sambil teriak-teriak di depan jenazah itu,” ungkap Aris saat menceritakan kembali momen kelam tersebut kepada TribunSolo.com, belum lama ini. Kondisi di dalam rumah pun sangat mengenaskan. Korban ditemukan tewas mengenaskan dengan luka sayatan senjata tajam saat berada di rumah seorang diri menunggu orang tuanya pulang bekerja. Aris menyebutkan bahwa terdapat banyak bercak darah di lantai, bahkan hingga bekas tapak kaki yang berdarah di sekitar lokasi. Menurut dugaannya, aksi keji tersebut terjadi setidaknya dua jam sebelum ia tiba di lokasi. Trauma Warga hingga Ronda Malam Kejadian yang menimpa Bilqis meninggalkan trauma mendalam bagi warga sekitar. Selama beberapa hari pasca peristiwa tersebut, lingkungan Dukuh Bromo Asri sempat sepi karena banyak warga takut untuk keluar rumah. “Banyak yang enggak berani keluar rumah, apalagi di sekitar situ di Dukuh Bromo Asri itu sangat luar biasa. Itu beberapa rumah dikosongkan karena takut kejadian itu terulang dan trauma dengan kejadian seperti itu,” ujar Aris. Untuk memulihkan keamanan dan ketenangan warga, pihak pemerintah desa bekerja sama dengan pihak kepolisian rutin menggelar ronda malam selama tujuh hari berturut-turut. #tiktokberita

About