:
Lucu ya, awalnya cuma saling bercanda. Kamu pernah bilang kalau aku mirip Abun, dan tanpa mikir panjang aku balas bilang kalau kamu mirip Aca. Sampai sekarang, entah kenapa obrolan sesederhana itu masih keinget. Mungkin karena dari hal-hal kecil kayak gitu, ada cerita yang tanpa sadar nyangkut di kepala.
Aku nggak tahu sejak kapan nama kamu jadi sering muncul di pikiranku. Padahal kita cuma ngobrol biasa, saling ejek, saling ledek, kadang ketawa karena hal yang bahkan nggak penting. Tapi justru hal-hal kecil itu yang bikin semuanya terasa beda. Ada momen yang nggak bisa dijelasin, selain cuma bilang, "oh, ternyata aku masih kepikiran."
Kadang aku senyum sendiri kalau inget waktu kamu bilang aku mirip Abun. Rasanya pengen protes, tapi di sisi lain malah jadi bahan bercandaan yang nggak pernah bosen diinget. Terus aku juga pernah bilang kamu mirip Aca. Entah kamu setuju atau enggak, yang jelas obrolan itu jadi salah satu bagian kecil yang masih tersimpan rapi.
Aneh ya, seseorang bisa ninggalin kesan cuma dari percakapan sederhana. Bukan karena kata-katanya indah, tapi karena orang yang ngomong itu ternyata berhasil bikin semuanya terasa lebih berarti. Sampai akhirnya lagu About You terdengar beda. Bukan lagi cuma lagu, tapi kayak pengingat kalau pernah ada seseorang yang bikin hal-hal kecil terasa spesial.
Aku nggak tahu kamu masih inget semua itu atau enggak. Bisa jadi buat kamu cuma bercanda sesaat, sementara buat aku malah jadi memori yang masih sering mampir tanpa diundang. Dan mungkin memang begitu caranya kenangan bekerja; memilih sendiri mana yang akan bertahan.
Kalau suatu hari nanti kita sama-sama lupa banyak hal, semoga obrolan receh tentang "mirip Abun" dan "mirip Aca" masih jadi salah satu yang tersisa. Karena dari situ, aku belajar kalau ternyata kenangan nggak harus besar untuk bisa menetap lama.
Maybe it's just another memory. Maybe it's nothing for you. But somehow, it became an "About You" for me.
2026-07-17 11:34:01