M∆RU :
Setidaknya dia pecundang yang jujur jadi dirinya sendiri. Lagian, buat apa sih jatuh cinta? Nikmati aja hidupmu, jangan bego dan mau-mauan disetir sama keadaan.
dan coba liat evolusi, dia ngasih setiap makhluk hidup kemampuan buat punya keturunan. Nah, buat manusia, keturunan itu lahir dari rasa tertarik. Mau anak itu lahir dari hubungan yang nggak diinginkan ataupun hubungan normal, sebenernya sama aja. keliatan beda di luar, dan sebenarnya sama sama di manipulasi, di manipulasi oleh keadaan dan di manipulasi oleh reaksi di kepala "perasaan".
Ujung-ujungnya, semua perasaan yang kita rasain ke orang lain itu cuma cara alam biar siklus kehidupan ini terus muter. Kalau kengerian ini nggak pernah disadari, dan orang-orang masih aja egois sama kebohongan mereka sendiri, lingkaran setan ini nggak bakal pernah selesai. Semuanya bakal terus sama, jiwa jiwa polos yang nggak tahu apa-apa bakal terus dipaksa lahir dan hidup di dunia ini.
Pernah nggak sih orang tua kalian minta izin dulu sebelum ngebuat lu ada di dunia?, Nggak kan? Mereka semua egois. Cinta sejati itu nggak ada, semuanya cuma omong kosong.
Pas lu ngerasa tertarik sama seseorang, rasa tertarik itu bukan datang dari hati atau jiwamu, tapi cuma reaksi kimia di otak. Jadi, kalau sistem yang ngatur rasa tertarik itu dicabut dari otak lu, rasa cinta itu bakal langsung ilang. Makanya gue bilang cinta itu nggak nyata.
Bukan cuma cinta, semua perasaan dan hubungan kita sama orang lain itu disetir sama otak. Kalau otak lu ngerasa nggak nyaman, lu nggak bakal bisa menikmati hubungan itu. Makanya semuanya itu palsu. Kita semua cuma lagi dibego begoin sama aturan evolusi padahal evolusinya sendiri nggak pernah peduli sama kita dan cuma tau kalau evolusi harus tetap berjalan di generasi seterusnya, pokoknya hidup sehidup hidupnya aja deh, lu mau telanjang di tengah tengah jalan ya seterah lu, pada akhirnyakan, kita semua cuma bakal jadi memori yang bahkan ga bisa ngapa ngapain selain terus ada dan di ingat "itupun kalau di ingat".
2026-07-17 04:15:27