Junyoung Dark System. :
waduh banyak yg salah konteks ini. jadi begini yaa perihal parfum itu jangan ditelan mentah mentah dulu karna dalam fiqih tuh gak ada yg namanya disebutin perempuan gak boleh pakai parfum sama sekali, yg ada boleh tapi dengan beberapa syarat yaitu wewangian yg lembut, kalo dibilang secara gampang ya yg wanginya soft gitu, bukan tipe parfum yg langsung kecium dari kejauhan, parfum deodoran atau memang buat netralisir bau badan/keringan itu diperbolehkan, Sebenernya kalau didalami, pakai parfum itu boleh boleh aja, yg bikin haram itu kalau sejak awal pakai nya niatnya emang buat menarik perhatian laki laki, jadi kalau misal kalian pakai parfum tanpa niat tersebut? ya udah pakai aja. terus ada yg bahs soal suara itu aurat? hmmm lagi lagi jangan ditelan mentah mentah secara konteksnya, memang benar suara perempuan adalah aurat, tpi bukan berarti perempuan diharamkan untuk bicara, yg perlu di garis bawahi adalah perempuan ketika bicara dgn laki laki dianjurkan bicara dengan tegas dan lugas, nah konteks "suara perempuan adalah aurat" itu arahnya Sebenernya kemana sih? arahnya ke perempuan2 yg kalau ngobrol sama laki laki itu SENGAJA di gemulai gemulai kan, itu gaboleh. kalau sengaja, tapi kalau suaranya emng udh bgtu darisana nya ya udah dong. islam gak ada mengharamkan perempuan pakai parfum atau mengharamkan perempuan untuk bicara hanya karna suara perempuan itu aurat. sedikit penjelasan dari saya kalau salah boleh dikoreksi, saya cuma lulusan pesantren yg masi belajar dan ilmunya gak banyak jadi saya bantu luruskan aja, karna di agama islam itu ada yg namanya ilmu fiqih untuk berkehidupan jadi ga semua dalil harus ditelan mentah2 tanpa di kaji/dijabarkan terlebih dahulu ya. be careful with your first words phrases. that's insulting the religion. anda gapapa mempertanyakan aturan sebuah agama but insult the religion itself? where's the tolerance?
2026-07-31 13:45:26