@__yumcam: •ƙwadon gauta da lettuce•🥬✨ #tiktok #foryou #gargajiya

_YumCam
_YumCam
Open In TikTok:
Region: NG
Thursday 16 July 2026 19:10:55 GMT
10465
899
17
17

Music

Download

Comments

maamahhh
Maama :
I love the song🤩
2026-07-17 04:34:51
1
fatimabamai
AMZAH :
This is yalo not gauta😁
2026-07-17 10:07:42
1
arike557
🍇❤️ :
My love for Hausa culture ehh❤️
2026-07-16 19:26:28
4
sadiq_adam_73t.sites
SADEEQ ADAM DUTSE :
interested in our native dishes 😋
2026-07-16 19:26:31
1
giwarmataa
giwarmataa :
Cravings
2026-07-17 11:43:45
0
slaybymeeratoua
Lepa10kilo💕 :
Gauta or yalo
2026-07-17 09:27:39
1
ahamadmari131
Ahamad mari :
Yumcam tamu ta gargajiya
2026-07-17 19:36:46
0
maryammmm_06
Maryammmmm🖤 :
da gani zaiyi dadi
2026-07-16 19:47:58
1
abayadiary0
~°AUNTY J°~ :
yalo dai
2026-07-17 18:36:50
0
habeeba813
habeeba813 :
Tamu ta gargajia we love u 🥰
2026-07-17 17:41:52
0
zyusrah
Z Yusrah🌺 :
Masha Allah sis kwana hudu🥰🥰
2026-07-16 19:44:45
1
nasaronaka
🚭❤️💗nasriina❤️❤️ :
❤️❤️❤️
2026-07-17 07:32:16
1
madame.mohamed.ban
Madame Mohamed banbino 🥰🫀❤️ :
🥰🥰🥰
2026-07-16 19:14:42
1
toujours079
Dicko 💚🤲 :
🥰🥰🥰🥰
2026-07-16 19:49:43
1
sanosi69
sanosi💁💁💁💁 :
🥰🥰🥰
2026-07-17 13:41:54
0
fassir40
Faïssir :
☺️☺️☺️
2026-07-17 19:22:13
0
To see more videos from user @__yumcam, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Penjelasan ⬇️ - Apa Itu Big Bang? Banyak orang membayangkan Big Bang sebagai sebuah bom raksasa yang meledak di tengah ruang angkasa yang gelap. Namun menurut pemahaman ilmiah modern, gambaran itu tidak tepat. Big Bang bukanlah ledakan di dalam ruang angkasa. Big Bang adalah awal dari mengembangnya ruang angkasa itu sendiri. Sekitar 13,8 miliar tahun yang lalu, seluruh materi, energi, ruang, dan waktu yang sekarang membentuk alam semesta berada dalam keadaan yang sangat panas, sangat padat, dan sangat kecil. Kemudian alam semesta mulai mengembang. Yang mengembang bukan hanya benda-benda di dalam ruang angkasa, melainkan ruang angkasanya sendiri. Bayangkan kamu menggambar titik-titik di permukaan balon. Saat balon ditiup, semua titik saling menjauh. Titik-titik itu tidak bergerak di atas balon, melainkan permukaan balon yang mengembang. Begitulah gambaran sederhana tentang alam semesta setelah Big Bang. Apakah Big Bang Benar-Benar Sebuah Ledakan? Secara teknis, tidak. Ketika bom meledak: Ada pusat ledakan. Ada ruang kosong di sekitarnya. Material terlontar ke luar dari pusat tersebut. Sedangkan pada Big Bang: Tidak ada pusat ledakan. Tidak ada ruang kosong di luar alam semesta. Semua bagian alam semesta mengembang secara bersamaan. Karena itu para ilmuwan lebih suka menyebut Big Bang sebagai ekspansi kosmik daripada ledakan biasa. Apa yang Terjadi Pada Detik Pertama? Ilmuwan belum mengetahui secara pasti apa yang terjadi tepat pada waktu 0 detik karena hukum fisika yang kita kenal saat ini belum mampu menjelaskan kondisi tersebut. Namun setelah waktu yang sangat kecil sekali, kira-kira: 10⁻⁴³ Detik (Era Planck) Ini adalah masa paling awal yang bisa dibahas secara teoritis. Suhu melebihi triliunan triliunan triliunan derajat. Semua gaya alam kemungkinan masih menyatu. Ruang dan waktu mungkin berperilaku sangat berbeda dari sekarang. 10⁻³⁶ Detik (Inflasi Kosmik) Alam semesta mengalami pengembangan luar biasa cepat. Dalam waktu yang sangat singkat: Alam semesta membesar lebih cepat daripada kecepatan cahaya. Bukan materi yang bergerak lebih cepat dari cahaya, tetapi ruang itu sendiri yang mengembang. Jika ukuran alam semesta sebelumnya lebih kecil dari atom, dalam sekejap ia bisa menjadi jauh lebih besar. Beberapa Menit Pertama Suhu mulai turun. Terbentuklah unsur-unsur ringan: Hidrogen Helium Sedikit Litium Belum ada: Bintang Planet Galaksi Manusia Alam semesta masih berupa lautan partikel panas. Apakah Ada Suara Saat Big Bang? Ini pertanyaan yang sangat menarik. Jawabannya adalah: Ya dan tidak. Tidak, Jika Yang Dimaksud Suara di Ruang Hampa Suara membutuhkan medium untuk merambat. Contohnya: Udara Air Logam Di ruang angkasa modern hampir tidak ada medium yang cukup rapat untuk menghantarkan suara. Karena itu ledakan Matahari sekalipun tidak akan terdengar jika kita berada jauh di luar angkasa. Ya, Pada Alam Semesta Muda Pada ratusan ribu tahun pertama setelah Big Bang, alam semesta bukanlah ruang hampa. Alam semesta dipenuhi: Plasma panas Elektron Proton Foton Kondisinya sangat padat. Gelombang tekanan dapat bergerak melalui plasma tersebut seperti suara bergerak melalui udara. Dengan kata lain: Alam semesta muda benar-benar
Penjelasan ⬇️ - Apa Itu Big Bang? Banyak orang membayangkan Big Bang sebagai sebuah bom raksasa yang meledak di tengah ruang angkasa yang gelap. Namun menurut pemahaman ilmiah modern, gambaran itu tidak tepat. Big Bang bukanlah ledakan di dalam ruang angkasa. Big Bang adalah awal dari mengembangnya ruang angkasa itu sendiri. Sekitar 13,8 miliar tahun yang lalu, seluruh materi, energi, ruang, dan waktu yang sekarang membentuk alam semesta berada dalam keadaan yang sangat panas, sangat padat, dan sangat kecil. Kemudian alam semesta mulai mengembang. Yang mengembang bukan hanya benda-benda di dalam ruang angkasa, melainkan ruang angkasanya sendiri. Bayangkan kamu menggambar titik-titik di permukaan balon. Saat balon ditiup, semua titik saling menjauh. Titik-titik itu tidak bergerak di atas balon, melainkan permukaan balon yang mengembang. Begitulah gambaran sederhana tentang alam semesta setelah Big Bang. Apakah Big Bang Benar-Benar Sebuah Ledakan? Secara teknis, tidak. Ketika bom meledak: Ada pusat ledakan. Ada ruang kosong di sekitarnya. Material terlontar ke luar dari pusat tersebut. Sedangkan pada Big Bang: Tidak ada pusat ledakan. Tidak ada ruang kosong di luar alam semesta. Semua bagian alam semesta mengembang secara bersamaan. Karena itu para ilmuwan lebih suka menyebut Big Bang sebagai ekspansi kosmik daripada ledakan biasa. Apa yang Terjadi Pada Detik Pertama? Ilmuwan belum mengetahui secara pasti apa yang terjadi tepat pada waktu 0 detik karena hukum fisika yang kita kenal saat ini belum mampu menjelaskan kondisi tersebut. Namun setelah waktu yang sangat kecil sekali, kira-kira: 10⁻⁴³ Detik (Era Planck) Ini adalah masa paling awal yang bisa dibahas secara teoritis. Suhu melebihi triliunan triliunan triliunan derajat. Semua gaya alam kemungkinan masih menyatu. Ruang dan waktu mungkin berperilaku sangat berbeda dari sekarang. 10⁻³⁶ Detik (Inflasi Kosmik) Alam semesta mengalami pengembangan luar biasa cepat. Dalam waktu yang sangat singkat: Alam semesta membesar lebih cepat daripada kecepatan cahaya. Bukan materi yang bergerak lebih cepat dari cahaya, tetapi ruang itu sendiri yang mengembang. Jika ukuran alam semesta sebelumnya lebih kecil dari atom, dalam sekejap ia bisa menjadi jauh lebih besar. Beberapa Menit Pertama Suhu mulai turun. Terbentuklah unsur-unsur ringan: Hidrogen Helium Sedikit Litium Belum ada: Bintang Planet Galaksi Manusia Alam semesta masih berupa lautan partikel panas. Apakah Ada Suara Saat Big Bang? Ini pertanyaan yang sangat menarik. Jawabannya adalah: Ya dan tidak. Tidak, Jika Yang Dimaksud Suara di Ruang Hampa Suara membutuhkan medium untuk merambat. Contohnya: Udara Air Logam Di ruang angkasa modern hampir tidak ada medium yang cukup rapat untuk menghantarkan suara. Karena itu ledakan Matahari sekalipun tidak akan terdengar jika kita berada jauh di luar angkasa. Ya, Pada Alam Semesta Muda Pada ratusan ribu tahun pertama setelah Big Bang, alam semesta bukanlah ruang hampa. Alam semesta dipenuhi: Plasma panas Elektron Proton Foton Kondisinya sangat padat. Gelombang tekanan dapat bergerak melalui plasma tersebut seperti suara bergerak melalui udara. Dengan kata lain: Alam semesta muda benar-benar "bergetar". Getaran inilah yang sering disebut sebagai "suara Big Bang." Seberapa Keras Suara Itu? Jika manusia bisa berada di sana (yang tentu mustahil karena suhunya mematikan), suara tersebut akan sangat kuat. Beberapa perhitungan menunjukkan tekanan akustiknya bisa mencapai sekitar 110 desibel atau lebih, setara dengan: Konser musik yang sangat keras Mesin jet dari jarak tertentu Namun yang lebih menarik bukan volumenya, melainkan frekuensinya. Seperti Apa Bunyinya? Banyak orang membayangkan: "DUARRRR!!!" Padahal tidak demikian. Karena alam semesta sangat besar, gelombang suaranya memiliki panjang gelombang luar biasa panjang. Akibatnya bunyinya lebih mirip: "MMMMMMMMMMMMMMMMM..." Dengungan rendah yang terus menerus. Seiring alam semesta mengembang: Gelombang suara ikut meregang. Frekuensinya semakin rendah. Akhirnya menjadi terlalu rendah untuk didengar manusia. #bigbang #universe #theory

About