@dansud6: Jika salah satu dari kita hanya kehilangan satu orang yang paling dicintai dalam keluarga, hati kita akan hancur berkeping-keping dan butuh waktu bertahun-tahun agar kita bisa berpikir jernih kembali. Imam Mujtaba Khamenei ini telah kehilangan istrinya yang memiliki kesucian seperti Fatimah, saudarinya yang memiliki kesetiaan seperti Zainab, sekaligus ayah dan pemimpin agungnya yang memiliki keberanian seperti Husain. Kini beliau tak memiliki siapa-siapa selain Imam Zaman dan rakyatnya. Meski dalam keadaan begitu berat, beliau tetap memimpin Iran sekaligus seluruh poros perlawanan. Beliau adalah pemimpin umat yang memimpin dari Yaman hingga Afrika, dari Lebanon hingga Gaza dan Tepi Barat. Bahkan anak-anaknya sendiri pun sulit untuk menemuinya dengan leluasa, sementara beliau sendiri pun terluka. Betapa berat ujian yang dihadapi beliau. Semoga Allah selalu menjaga beliau hingga munculnya Imam Zaman afs yang akan menegakkan keadilan di muka bumi.