@kevorne_arts: #jamaicantiktok🇯🇲viral #animation #comedy #futurefambo

Art Lord
Art Lord
Open In TikTok:
Region: JM
Thursday 16 July 2026 19:56:47 GMT
648291
69473
1119
19939

Music

Download

Comments

courtneycoke107
courtneycoke107 :
"If mi never born a Jamaica 🇯🇲, mi woulda vex."
2026-07-17 01:51:23
1855
1don._.manda
1don._.manda :
Me alone figot di song bcz a him😂😂
2026-07-17 02:38:53
3637
_.kxrma_0
🐇 :
“So me have mi own song now”😂😂
2026-07-17 00:31:04
783
b.frostie.ja
BeFrostieJa :
how this looks more like fambo than fambo 🤣
2026-07-16 22:45:41
1370
junglist2010
junglist :
🤣🤣🤣🤣🤣
2026-07-16 22:09:17
870
cleanbwoss
Xqlusiva-UK :
Why dem give Jamaican internet 😂😂😂
2026-07-18 13:01:00
137
1inamil7
Drawz_Drappa🧃 :
Man seh: “Suh mi have mi own song now!?😅”
2026-07-17 12:07:19
822
dantay_1876
1 President 🀄️🐝 :
Now him mak mi Deven memba e song😂
2026-07-17 00:42:09
180
shantii329
Itz yuh gurl sher :
Who did know say a that song him did a sing cause not me 😂😂me almost think a song go so 😂😂😂😂
2026-07-18 21:52:42
1
zjflame1
zjflame1 :
Who else watch this more than 3 times 🤣🤣
2026-07-17 02:13:15
213
queenbriiback_up
😍💍Mrs pepperlight boss😌 :
All because a this man I can never remember how the actual song guh!!!🥴
2026-07-17 16:52:39
53
_chromaz_mikaylia
._Kaylia._❤🦋 :
And it bad yf eno 😂😂😭😭
2026-07-17 14:31:09
74
finevoice27
finevoice27😈🖤 :
that's how hit song was found
2026-07-18 01:57:57
2
bigbumpa_boss
Tiffany Di Realest :
a dis mi song now enuh 😂😂😂😂😂😂
2026-07-18 17:12:44
2
shaneilicious
💉👩‍⚕️🧪🫧shaneilicious🫧🧬🦠 :
Man seh him have him owna song now😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂
2026-07-18 19:15:35
5
rahiembrown
The King In Black🏴‍☠️🖤☠️ :
Christmas song reach a foot already 🤣🔥
2026-07-17 00:12:35
74
akeemautoltd
Akeem TikTok Manager :
Real drama man 😂😂😂
2026-07-16 20:00:19
67
dad866
DuffleBagPhill :
Red light Yellow lights
2026-07-17 01:54:10
268
head_boy35
head_boy :
same suh bro.. mi sing wha mi hear 😂😂
2026-07-17 01:53:27
84
To see more videos from user @kevorne_arts, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Makin ke sini makin jago aja ya orang-orang bikin framing pembodohan massal. Sekarang, niat baik negara buat bagi-bagi bantuan ke masyarakat malah dipelintir seolah-olah jadi tindak pidana. Judulnya dibikin provokatif:
Makin ke sini makin jago aja ya orang-orang bikin framing pembodohan massal. Sekarang, niat baik negara buat bagi-bagi bantuan ke masyarakat malah dipelintir seolah-olah jadi tindak pidana. Judulnya dibikin provokatif: "Prabowo sumbang 1.098 sapi kurban pakai APBN." Buat kalian yang malas baca dan cuma modal scroll judul, pasti langsung nyinyir, "Loh, kok ibadah kurban pribadi pakai uang negara?!" Nah, di situlah kalian telan mentah-mentah framing licik itu! Pakai logika sedikit, mari kita bedah faktanya. Tolong bedakan antara Prabowo sebagai pribadi, dan Prabowo sebagai Presiden (Kepala Negara). Dua hal ini nggak bisa dicampuradukkan sesuka jidat. 1.098 sapi itu BUKAN kurban pribadi. Itu adalah program Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Artinya, ini adalah program resmi negara yang dananya dari negara, dan manfaatnya 100% dikembalikan untuk perut rakyat! Ke mana sapi-sapi itu pergi? Ke daerah-daerah pelosok, pesantren, ormas Islam, tokoh agama, dan masyarakat luas yang membutuhkan. Manfaatnya bukan buat orang Istana, bukan buat pejabat. Dan ingat, negara ini bukan cuma Pulau Jawa, daerah-daerah lain juga sangat berhak merasakan kehadiran negara. Mau mengkritik? Silakan! Kita sebagai masyarakat memang punya hak dan kewajiban ikut mengawasi. Tapi kritiklah pakai otak dan data yang adil. Jangan sampai program bantuan yang jelas-jelas buat rakyat malah kalian fitnah seolah Presiden pakai APBN buat kurban pribadi. Kalau dompet kalian belum mampu buat ikut berbagi, minimal jari kalian jangan dipakai buat nyebar hoax dan informasi menyesatkan! 🇮🇩🐄🔥 #FaktaBicara #StopHoax #BanmasPresiden #SapiKurban #PrabowoSubianto #BantuanRakyat #AkalSehat #LawanFraming #IndonesiaMaju #SikatMafia
Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi
Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi "Prabowo sumbang 1.098 sapi kurban pakai APBN" muncul, banyak dari kita yang langsung terpancing amarah, seolah-olah terjadi penyalahgunaan uang rakyat untuk ibadah personal. Mari kita ambil langkah mundur sejenak, turunkan tensi, dan gunakan kacamata yang lebih objektif dan diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan dua kapasitas yang melekat pada seorang pemimpin. Ada Prabowo sebagai seorang pribadi, dan ada Prabowo sebagai Kepala Negara. Sebagai individu, beliau tentu menunaikan kewajiban personalnya. Namun, dalam konteks 1.098 sapi ini, yang sedang berjalan adalah program resmi Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen negara yang didanai APBN, yang memang diamanatkan untuk didistribusikan ke daerah-daerah, pesantren, ormas, dan masyarakat luas. Tujuannya sangat jelas: memastikan pemerataan perhatian negara, tidak hanya terpusat di Pulau Jawa, tetapi menyentuh lapisan akar rumput di berbagai pelosok. Bantuan ini bukan untuk keluarga Istana, dan bukan pula untuk pesta pejabat. Sebagai warga negara di negara demokrasi, bersikap kritis itu sangat dianjurkan. Bahkan, kita wajib mengawasi jalannya pemerintahan. Namun, sasaran kritiknya harus bergeser pada hal yang substantif. Alih-alih termakan framing yang memelintir niat baik negara, mari kita tanyakan hal yang esensial: Apakah penyaluran sapi Banmas ini transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran sampai ke tangan masyarakat yang benar-benar membutuhkan? Itulah bentuk pengawasan yang sehat dan mencerdaskan. Kita sangat boleh berbeda pandangan politik atau tidak sepakat dengan tokoh tertentu. Itu sah. Tetapi, jangan sampai sentimen dan kebencian membutakan logika kita, hingga kita ikut menolak atau menarasikan buruk sebuah program yang manfaatnya justru kembali secara nyata kepada masyarakat. Jadilah publik yang kritis, objektif, dan berakal sehat. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikObjektif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #StopFraming #IndonesiaMaju

About