@ragam.berdaya.ind: Pembangunan sebuah negara tidak hanya diukur melalui pertumbuhan ekonomi, tetapi juga melalui kualitas institusi, pendidikan, kesehatan, kebebasan, dan kemampuan seluruh warga untuk berkontribusi. Berbagai penelitian internasional menunjukkan adanya hubungan antara tingkat perlindungan terhadap kelompok minoritas dengan indikator pembangunan seperti: kualitas sumber daya manusia kekuatan institusi dan hukum inovasi dan daya saing pembangunan berkelanjutan Namun, memahami data membutuhkan kehati-hatian. Korelasi tidak selalu berarti sebab-akibat. Negara maju bukan hanya karena satu faktor tunggal, melainkan karena kombinasi berbagai aspek seperti: institusi yang kuat pendidikan berkualitas tata kelola yang baik stabilitas sosial perlindungan terhadap martabat manusia Diskusi mengenai inklusi bukan hanya tentang satu kelompok tertentu, tetapi tentang bagaimana sebuah masyarakat membangun sistem yang memungkinkan setiap warga berpartisipasi secara aman dan produktif. Membaca data dengan kritis. Memahami sejarah dengan bijak. Membangun ruang dialog yang beradab. 📚 Referensi: World Bank UNDP Freedom House Transparency International World Development Journal #lgbtq #ragamberdayaindonesia
Ragam Berdaya Indonesia
Region: ID
Friday 17 July 2026 02:18:05 GMT
Music
Download
Comments
Embyum :
andai Indonesia masi mayoritas Hindu Buddha
2026-07-17 12:43:47
29
Lynn :
ya gmna ya Korea yang kata nya rasis aja ada kaya event LGBT diem aja lebih ngurusin yg lebih penting dari itu wkwkw
2026-07-17 08:52:20
131
☂️🌂 :
ya karna di sana rakyat nya tetap mau bersatu walau ada yang beda, gak kaya indo nama nya aja bihenika tunggal ika berbeda tapi tetap satu, tapi rakyt nya gk mau ada perbedaan
2026-07-17 10:24:15
196
𝓛𝓮𝓸𝓷𝓷🦢 :
padahal apa susahnya si saling bertoleransi, walaupun itu dilarang di suatu agama tapi kan tetep bisa utk saling bertoleransi, pindah agama maupun semacamnya juga dilarang di suatu agama tapi kan tetep bisa toleransi
2026-07-17 12:41:47
27
Ejii :
Tugas negara itu memastikan semua warga negaranya merasa aman dan nyaman. Jati diri atau urusan personal seperti LGBT itu ranah privat individu. Selama gak melanggar hukum publik atau merugikan orang lain, negara idealnya fokus saja pada kesejahteraan umum dan perlindungan hak, tanpa harus ikut campur ke ranah pribadi. setuju gak?
2026-07-17 16:52:03
3
Xyone :
ya karena mereka gak munafik standar ganda, ini dia kuncinya
2026-07-17 09:43:36
79
apasaja :
time to shine
2026-07-17 10:19:55
7
bala࿖ :
thailand, cuba, philipina?
2026-07-17 09:37:29
1
Kenzoflicer :
negara kita ikutin presiden nya yang ga ngerti ham kan?
2026-07-17 15:43:12
11
🐿️ :
Katanya menghargai perbedaan tapi kenapa yang kulitnya hitam rambutnya keriting dan bahkan yang agamanya bukan sama seperti agama mereka yang merema pikir agamanya lebih benar pun tetep kena rasis dan kena bully.
2026-07-17 13:31:01
7
daxaenglishacademy :
stress ne
2026-07-17 11:19:44
0
ace_shazzelty :
ibarat lu burung merpati, dan lu ketemu burung onta, trs lu Bilang kek kawanan lu , dia aneh banget, punya sayap tapi gabisa terbang, padahal mereka bukan ga pengen terbang
2026-07-17 14:10:11
2
balekawal :
"peduli apa gua? otak gua tumpul, hati gua mati" ucap orang suci
2026-07-17 11:54:38
12
Dewi Arsita :
di Indonesia makan Agama udh kenyang
2026-07-17 17:38:26
0
Jacky :
Queerphobic tutup mata
2026-07-17 17:06:09
0
Elowén :
diindo kebanyakan homophobic
2026-07-17 16:37:37
1
Moongard :
ya karena mereka lebih mentingin apa yg harus diurusin dulu klo disini rakyat msh miskin udh ngurusin hal yg ga penting mulu🗿
2026-07-17 13:06:17
0
zhinny_jinxy :
sulit membawa fakta ilmiah ke negara yg masih jauh dibawah kata berkembang. karena data ilmiah saja ditolak..yg diterima hanya yg sesuai sama doktrin agamanya saja. fakta sudah seterang itu saja denial. memang menyedihkan. kalau lah sampai di titik semua orang indonesia akhirnya pintar dan cari tahu fakta sebenarnya tentang orientasi seksual ini. pasti sedih bgt sudah mendiskriminasi sebegitunya atas hal yg orang lain tidak pilih. sayangnya fakta ini sekaligus membuktikan jg kalau doktrin agama itu salah. jd mmg sulit diterima masyarakat. krn dia pedang bermata dua. well. ga ada yg minta terlahir seperti apa dan di negara mana. sama seperti anak terlahir di negara yg dibantai negara lain. terima saja nasib . karena kemanusiaan itu hanya omon" doang
2026-07-17 06:28:38
70
This is How i Disappier. :
susah. nanti alasannya karena ini agama religius sedangkan negara luar banyak atheis. padahal itu masalahnya, jarang orng religius yang berfikir kritis.
2026-07-17 10:11:35
22
Charles Ӝ :
pada mabok agama 😭
2026-07-17 13:19:21
7
aira_atthaphan :
kalian pada liat gak kasus para waria di kejar trs ada yg di tendang jga, pengen komen di sna tpi org² pada bawa² agama, jdi berasa sia² aja gitu komen di sna. sedih liat nya mereka menormalisasikan kekerasan bgt😭
2026-07-17 12:52:49
5
Amazing Hair :
Gak pa2 negara mundur, yg penting masuk surga 😁
2026-07-17 12:58:50
0
Riseess :
FAKTA? SEPI🤣🤪
2026-07-17 13:42:54
3
To see more videos from user @ragam.berdaya.ind, please go to the Tikwm
homepage.