@st.marrybutchery: ጋብዘኝ ጋብዘኝ😋 #kedestemariyam #segabet

ቅድስተ ማርያም ስጋ ቤት ሳህሌ
ቅድስተ ማርያም ስጋ ቤት ሳህሌ
Open In TikTok:
Region: ET
Friday 17 July 2026 07:33:18 GMT
79275
2310
14
2693

Music

Download

Comments

aderajew11
አዱ :
እረ ውይይይይይይ
2026-07-18 18:06:30
0
12345fantu
12345fantu@ :
አረ ጋብዘኝ አረ ጋብዘኝ ለ 1 ቀን ከሽሮ ገላግለኝ
2026-07-18 17:30:49
0
mesidesta1921
Mesi Desta 1921❤✝️🙏 :
በስመአብ 🥰🥰
2026-07-18 10:42:43
0
titi.tamirat
Titi♋ :
ሼር ለባሌ🤣🤣🤣
2026-07-18 12:45:34
0
melulala2
ሜላት :
መጣሁ
2026-07-18 09:22:11
0
aroneldana0
aron@eldana :
እረ ሁሁሁሁሁሁሁሁሁ በሉ
2026-07-18 11:54:37
0
aynalem.brhana
Aynu fashion collection 👠 :
የት ነው
2026-07-17 15:59:36
0
pristsenay
Senay Belayneh :
መቼ
2026-07-18 06:06:39
0
ye.abuye2119
𝕟𝕚𝕟𝕦💊💃🦋 :
ዋውውው ነው😘
2026-07-17 19:18:51
0
user5404326116925
user5404326116925 :
ልትጋብዘኝ ነው
2026-07-17 15:55:04
0
adu_1514
Elyas Tariku :
meche?endezihem ereboshe zeme aleleme ehetalem.
2026-07-18 11:03:47
0
yegrem52
efa m. unitd :
✌️✌️✌️
2026-07-17 07:39:29
0
babug7823
babuG :
😁😁🤪
2026-07-18 15:45:57
0
To see more videos from user @st.marrybutchery, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Habih malu lah hilang raso, habih Minang nan tingga kabau. Tak terasa tahun Masehi telah berganti ke angka 2026. Berharap duka, segala kesedihan, dan kehilangan nyawa saudara-saudara kita yang terkena musibah di tahun 2025 itu segera pulih, baik di Sumatera Barat khususnya maupun Sumatera pada umumnya. Sedih, kecewa, malu entah apa yang hendak dikata lagi. Ndak bisa lagi mau berkata apa saat melihat langit sebagian kota menyala seolah berpesta pora di Ranah Minangkabau yang sedang berduka, padahal di provinsi lain ikut berduka dan berempati kepada kita. Wajar istilah “habih Minang tingga kabau” itu terucap. Habih malu lah hilang raso. Berdasarkan data yang diunggah di situs BNPB, Selasa (30/12/2025), per pukul 18.04 WIB, dilaporkan ada 1.141 orang meninggal dunia. Selain itu, masih ada 163 jiwa yang dalam pencarian. Sumatera Barat salah satu daerah dengan angka korban meninggal dunia tertinggi. Sebagian besar dunsanak kita masih tinggal di posko pengungsian dengan suasana sedih dan kedinginan. Setiap kali diajak bercerita, memerahlah mata mereka dan sebak suaranya, menandakan luka itu masih menganga dijiwa mereka. Wahai kalian, entah orang Minang entah tidak, datanglah ke sini—ke Palembayan, ke Labuah Sungai Batang, dan ke beberapa daerah yang terdampak bencana. Lihat, dengarkan cerita mereka, dan belajarlah mengambil hikmah di balik musibah ini. Bukan hanya berfoto dan membuat video di lokasi bencana seolah pergi “wisata bencana”. Bahagia berhura-hura menyambut tahun baru di tengah saudara kita yang masih menderita, mungkin lah putuih urek, malu lah hilang raso. Padahal Pemprov dan Pemda sudah melarang hura-hura dan menggantinya dengan zikir serta doa bersama. Tak ada salahnya pemimpin sudah mengingatkan, tapi sebagian masyarakat pembangkang tetap pekak telinga mereka. Kami hanya mendoakan, semoga saja sakit, sedih, dan kecewanya saudara-saudara kami di Agam ketika musibah ini datang menimpa mereka, tidak kalian rasakan juga hendaknya. Mungkin agak keras dibaca, ya begitulah kabau. Kalau ndak dilacuik, kadang ndak mangarati. Agam, 1 Januari 2026 #infoagam #infoagam #Agam #fyp #sumbar
Habih malu lah hilang raso, habih Minang nan tingga kabau. Tak terasa tahun Masehi telah berganti ke angka 2026. Berharap duka, segala kesedihan, dan kehilangan nyawa saudara-saudara kita yang terkena musibah di tahun 2025 itu segera pulih, baik di Sumatera Barat khususnya maupun Sumatera pada umumnya. Sedih, kecewa, malu entah apa yang hendak dikata lagi. Ndak bisa lagi mau berkata apa saat melihat langit sebagian kota menyala seolah berpesta pora di Ranah Minangkabau yang sedang berduka, padahal di provinsi lain ikut berduka dan berempati kepada kita. Wajar istilah “habih Minang tingga kabau” itu terucap. Habih malu lah hilang raso. Berdasarkan data yang diunggah di situs BNPB, Selasa (30/12/2025), per pukul 18.04 WIB, dilaporkan ada 1.141 orang meninggal dunia. Selain itu, masih ada 163 jiwa yang dalam pencarian. Sumatera Barat salah satu daerah dengan angka korban meninggal dunia tertinggi. Sebagian besar dunsanak kita masih tinggal di posko pengungsian dengan suasana sedih dan kedinginan. Setiap kali diajak bercerita, memerahlah mata mereka dan sebak suaranya, menandakan luka itu masih menganga dijiwa mereka. Wahai kalian, entah orang Minang entah tidak, datanglah ke sini—ke Palembayan, ke Labuah Sungai Batang, dan ke beberapa daerah yang terdampak bencana. Lihat, dengarkan cerita mereka, dan belajarlah mengambil hikmah di balik musibah ini. Bukan hanya berfoto dan membuat video di lokasi bencana seolah pergi “wisata bencana”. Bahagia berhura-hura menyambut tahun baru di tengah saudara kita yang masih menderita, mungkin lah putuih urek, malu lah hilang raso. Padahal Pemprov dan Pemda sudah melarang hura-hura dan menggantinya dengan zikir serta doa bersama. Tak ada salahnya pemimpin sudah mengingatkan, tapi sebagian masyarakat pembangkang tetap pekak telinga mereka. Kami hanya mendoakan, semoga saja sakit, sedih, dan kecewanya saudara-saudara kami di Agam ketika musibah ini datang menimpa mereka, tidak kalian rasakan juga hendaknya. Mungkin agak keras dibaca, ya begitulah kabau. Kalau ndak dilacuik, kadang ndak mangarati. Agam, 1 Januari 2026 #infoagam #infoagam #Agam #fyp #sumbar

About