@kumparan: Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan laporan keuangan tahun anggaran 2025 memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Menurut Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari, opini tersebut menunjukkan laporan keuangan lembaga telah disusun sesuai standar akuntansi pemerintah dengan sistem pengendalian internal yang memadai. Meski meraih opini WTP, BGN mengakui sejumlah target kinerja pada 2025 belum tercapai. Dari dua program prioritas, yakni Program Pemenuhan Gizi Nasional dan Program Dukungan Manajemen, masih terdapat realisasi anggaran yang belum memenuhi target. Untuk Program Pemenuhan Gizi Nasional, BGN mencatat realisasi anggaran sekitar Rp11 triliun dari alokasi Rp18,7 triliun atau sekitar 59 persen. Sementara itu, Program Dukungan Manajemen juga belum terealisasi penuh. Salah satu program prioritas di dalamnya, yakni SPPI, memiliki realisasi anggaran sekitar 93 persen. Capaian tersebut turut menjadi sorotan dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR. Anggota Komisi IX DPR Fraksi PAN Muazzim Akbar mempertanyakan perolehan opini WTP di tengah realisasi anggaran yang dinilai masih jauh dari target. Menanggapi hal itu, BGN menegaskan opini WTP diberikan berdasarkan hasil audit atas penyajian laporan keuangan, sedangkan capaian kinerja program merupakan indikator yang berbeda. 📸: Dok. YouTube TVR Parlemen, Antara. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: newsupdate | update | news | svt | R158 | E164 #bicarafaktalewatberita #kumparan
kumparan
Region: ID
Saturday 18 July 2026 01:00:00 GMT
Music
Download
Comments
hzr :
gimana ceritanya dapat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), tapi disaat bersamaan terdapat kasus korupsi?
apa indikatornya hanya kesesuaian bentuk laporan keuangan, jadinya dugaan2 markup dalam laporannya ga ditelusuri?
2026-07-18 01:09:28
212
Pengintip kebohongan :
itulah namanya korupsi terstruktur,
2026-07-18 01:36:19
53
sonny :
BPK mesti diperiksa kl nnt BGN dpt wtp!!
2026-07-18 01:59:11
31
Hery_Fachriansyah :
koruspinya gila2an ternyata dianggap wajar ya oleh Badan Pemeriksa? brrti yg diaudit apaan ya??
2026-07-18 03:20:15
14
jojo :
sebenarnya predikat WTP itu apa sih yang diuji? apakah hanya kesesuaian pencatatan aja secara akuntansi? atau bagaimana? gede loh tunjangannya
2026-07-18 07:33:06
13
1K :
sampai BPK pun TDK BS menjadi sandaran kepercayaan rakyat
2026-07-18 04:45:36
5
nobi nobita :
Dengan bangganya menkeu bilang kita di diaudit bpk. Udah paling bener emang kata pak ahok, laporan wtp dari bpk mah bisa dibeli 😂
2026-07-18 14:48:45
5
barcode1 :
ngeri kali negara ini🤦
2026-07-18 03:15:56
4
Ch🧚🏻♀️ :
BPK kan (bukan rahasia lagi) kalau bisa di….. *sinyalhilang
2026-07-18 11:13:49
7
Rudi Ramon Pohan :
BPK gak bisa dipercaya juga
2026-07-18 05:23:59
4
Dian Sugianto :
Inget kata AHOk
2026-07-18 11:36:40
1
Hendri Supriyadi :
2026-07-18 02:17:04
3
bekx13 :
bukan rahasia umum, WTP bisa dibeli
2026-07-18 14:44:40
2
Mardy's :
Negara KONOHA mulai melawak, dengan banyaknya korupsi masih bisa mendapatkan WTP
2026-07-18 05:14:13
2
59/60 :
ada kasus korupsi dgn 3 tersangka bkn kah itu bukti tdk sesuai plaksanaan???
kok bs dpt WTP 😩
2026-07-18 14:35:24
1
nasi Arab :
GK usah heran ya... di kabupaten saya bupatinya dapet WTP.. eh ott😅
2026-07-19 11:23:20
1
Si Anjas Brio CBU :
BPK masih ada?
2026-07-19 14:06:36
0
Juan Tanabe :
ada uang,semua diam
2026-07-18 01:05:42
0
Pancaaksara_ :
oh jadi uang di korupsi itu "Wajar Tanpa Pengecualian". ok ini mah sudah terstruktur korupnya. sampe korupsi aja dianggap "wajar"
2026-07-18 01:05:21
33
penyo :
WTP nek aku Wajar Tanpa Pemeriksaan😁😂
2026-07-20 04:12:58
0
papaGlenn_Pakpahan :
ngga malu y
2026-07-20 06:44:06
0
arthenzz :
kok bisa ketuanya korupsi tp WTP
2026-07-20 11:54:50
0
josimar jose evora dias :
parah iniiiii
2026-07-20 18:16:59
0
Ariefriend shop :
kocak sih🤣🤣🤣🤣🤣
2026-07-19 17:40:53
0
sonjuan :
pasti dapat cashback 😅
2026-07-18 01:06:55
0
To see more videos from user @kumparan, please go to the Tikwm
homepage.