@yanirtxv: Khong còn e.. #viral #xuhuong #hightlight #xh

Dii Dii
Dii Dii
Open In TikTok:
Region: US
Friday 17 July 2026 21:10:51 GMT
22213
574
29
46

Music

Download

Comments

txn1236
TXN :
aim rõ
2026-07-18 00:49:01
4
thebr4kenheart
Offline :
migul hay bản nào v ae
2026-07-18 09:33:01
2
.justimej_
Bo :
xem xong và vô game
2026-07-17 22:33:59
4
azowtfohno
Azo PRO🤫🧏🐿️🫙 :
xin combo
2026-07-17 23:13:03
0
yeunndd
🧟 :
chúc tus xhh
2026-07-18 04:47:39
2
wi02559
tin :
Dả man v
2026-07-24 20:38:50
0
nhim_iu305
۶ৎ e nhims🦔👾 :
chuẩn bị hc mà gặp này.. cứu t bị ảo r😭
2026-07-18 12:27:13
0
tnamhaha
tr.minh :
combo 2024 à
2026-07-17 23:43:08
0
trai___77
trai__77 .(MCR) :
tim vài cái vd vs ạ
2026-07-17 22:50:41
0
huy_bao0000
… :
cho mình xin combo nhân vật đc không ạ
2026-07-18 02:51:07
0
15th05_kn
인생은 단 한 번만 사랑해 :
Nhìn bả bắn lé mắt luon á
2026-07-18 00:33:32
0
aicare36._
d07 :
tus chơi giờ nào để e né😭
2026-07-18 02:58:38
0
tiphobo
ti ti :
cản t lại đu
2026-07-18 00:58:16
0
t.myit_
con zợ xg🥵 :
tb con gái khi c4
2026-07-17 23:02:47
0
ngduylong49212
um :
cx hc ảo trình
2026-07-17 23:05:01
0
tungtung_36
Ponda :
lm t nãy h tưởng my ú
2026-07-18 01:05:20
0
_thu_36677
thờ ư thư. :
tưởng my ú🥰
2026-07-18 00:32:57
0
hobiz57
Hào Nguyễn :
Nhìn vuốt cái nút bắn k khác gì c4😂
2026-07-18 05:06:03
0
minhoang2807
minh? :
🥰🥰🥰
2026-07-17 21:18:07
1
huhonchuane
HEY 𝘼𝙙𝙖𝙢❀ :
🥰🥰🥰
2026-07-18 01:06:08
0
To see more videos from user @yanirtxv, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Bukan untuk merasa lebih unggul dari bangsa lain. Bukan pula untuk hidup di masa lalu. Tetapi agar kita tidak kehilangan jati diri sebagai sebuah bangsa. Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi, Indonesia menghadapi tantangan yang semakin besar. Kita semakin mudah mengakses budaya dunia, tetapi sering kali semakin jauh dari akar budaya sendiri. Kemajuan memang penting, namun kemajuan tanpa identitas dapat membuat suatu bangsa kehilangan arah. Bangsa yang kehilangan jati dirinya akan lebih mudah dipengaruhi oleh kepentingan luar. Cara berpikir, cara hidup, hingga cita-citanya perlahan dibentuk oleh orang lain. Akibatnya, kita berisiko menjadi konsumen, bukan pencipta; menjadi pengikut, bukan pelopor. Kebangkitan Nusantara bukan berarti menolak modernitas. Justru sebaliknya, kita perlu memadukan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi dengan nilai-nilai luhur yang telah lama menjadi kekuatan bangsa: gotong royong, rasa kemanusiaan, kebijaksanaan, keberanian, kerja keras, serta kepedulian terhadap alam dan sesama. Jika kita tidak membangun kualitas manusia Indonesia, kekayaan alam saja tidak akan cukup membawa kesejahteraan. Sumber daya bisa habis, peluang bisa diambil pihak lain, dan generasi muda dapat tumbuh tanpa mengenal akar sejarah maupun budayanya sendiri. Kebangkitan yang dibutuhkan hari ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan juga pembangunan karakter dan kesadaran. Kita membutuhkan generasi yang: Berpikir kritis namun tetap berakhlak. Menguasai teknologi tanpa kehilangan empati. Bangga menjadi bangsa Indonesia tanpa merendahkan bangsa lain. Mampu menciptakan karya, bukan hanya mengonsumsi. Menjaga alam sebagai warisan bagi generasi berikutnya. Nusantara memiliki sejarah panjang, keberagaman budaya, bahasa, serta pengetahuan lokal yang sangat kaya. Semua itu adalah modal untuk menghadapi masa depan, bukan beban yang harus ditinggalkan. Di era kecerdasan buatan, persaingan bukan hanya soal siapa yang memiliki teknologi paling canggih, tetapi juga siapa yang mampu membangun manusia yang berintegritas, kreatif, adaptif, dan memiliki tujuan yang jelas. Karena itu, kebangkitan Nusantara dimulai dari hal-hal sederhana: belajar dengan sungguh-sungguh, bekerja dengan jujur, menjaga persatuan, menghargai perbedaan, melestarikan budaya, serta menggunakan ilmu dan teknologi untuk memberi manfaat bagi masyarakat. Bangsa yang mengenal jati dirinya akan lebih siap menghadapi perubahan. Bangsa yang melupakan jati dirinya berisiko kehilangan arah di tengah perubahan. Kebangkitan Nusantara bukan sekadar mengenang kejayaan masa lalu, tetapi membangun masa depan dengan karakter, ilmu, dan semangat yang berakar pada nilai-nilai terbaik bangsa Indonesia. #warisankebijaksanaanleluhurnusantara
Bukan untuk merasa lebih unggul dari bangsa lain. Bukan pula untuk hidup di masa lalu. Tetapi agar kita tidak kehilangan jati diri sebagai sebuah bangsa. Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi, Indonesia menghadapi tantangan yang semakin besar. Kita semakin mudah mengakses budaya dunia, tetapi sering kali semakin jauh dari akar budaya sendiri. Kemajuan memang penting, namun kemajuan tanpa identitas dapat membuat suatu bangsa kehilangan arah. Bangsa yang kehilangan jati dirinya akan lebih mudah dipengaruhi oleh kepentingan luar. Cara berpikir, cara hidup, hingga cita-citanya perlahan dibentuk oleh orang lain. Akibatnya, kita berisiko menjadi konsumen, bukan pencipta; menjadi pengikut, bukan pelopor. Kebangkitan Nusantara bukan berarti menolak modernitas. Justru sebaliknya, kita perlu memadukan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi dengan nilai-nilai luhur yang telah lama menjadi kekuatan bangsa: gotong royong, rasa kemanusiaan, kebijaksanaan, keberanian, kerja keras, serta kepedulian terhadap alam dan sesama. Jika kita tidak membangun kualitas manusia Indonesia, kekayaan alam saja tidak akan cukup membawa kesejahteraan. Sumber daya bisa habis, peluang bisa diambil pihak lain, dan generasi muda dapat tumbuh tanpa mengenal akar sejarah maupun budayanya sendiri. Kebangkitan yang dibutuhkan hari ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan juga pembangunan karakter dan kesadaran. Kita membutuhkan generasi yang: Berpikir kritis namun tetap berakhlak. Menguasai teknologi tanpa kehilangan empati. Bangga menjadi bangsa Indonesia tanpa merendahkan bangsa lain. Mampu menciptakan karya, bukan hanya mengonsumsi. Menjaga alam sebagai warisan bagi generasi berikutnya. Nusantara memiliki sejarah panjang, keberagaman budaya, bahasa, serta pengetahuan lokal yang sangat kaya. Semua itu adalah modal untuk menghadapi masa depan, bukan beban yang harus ditinggalkan. Di era kecerdasan buatan, persaingan bukan hanya soal siapa yang memiliki teknologi paling canggih, tetapi juga siapa yang mampu membangun manusia yang berintegritas, kreatif, adaptif, dan memiliki tujuan yang jelas. Karena itu, kebangkitan Nusantara dimulai dari hal-hal sederhana: belajar dengan sungguh-sungguh, bekerja dengan jujur, menjaga persatuan, menghargai perbedaan, melestarikan budaya, serta menggunakan ilmu dan teknologi untuk memberi manfaat bagi masyarakat. Bangsa yang mengenal jati dirinya akan lebih siap menghadapi perubahan. Bangsa yang melupakan jati dirinya berisiko kehilangan arah di tengah perubahan. Kebangkitan Nusantara bukan sekadar mengenang kejayaan masa lalu, tetapi membangun masa depan dengan karakter, ilmu, dan semangat yang berakar pada nilai-nilai terbaik bangsa Indonesia. #warisankebijaksanaanleluhurnusantara

About