@_te__ma_: #рек #рекомендации

Тёма
Тёма
Open In TikTok:
Region: BY
Saturday 18 July 2026 05:34:10 GMT
10706
783
3
4

Music

Download

Comments

vedmak_id
जमफतलदण :
Минск ?
2026-07-18 08:37:33
0
anton_lukyanenko
Ⓢⓝⓔⓖ🤍♾️🖤 :
🔥
2026-07-18 09:01:00
1
To see more videos from user @_te__ma_, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Fenomena embun beku untuk pertama kalinya pada 2026 telah menyelimuti sejumlah area di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) pada Senin (8/6) pagi. Nampak lapisan kristal es tampak menutupi rerumputan, dedaunan, hingga hamparan pasir di sekitar kaldera Bromo. Fenomena alam tersebut terjadi akibat suhu udara yang merosot hingga di bawah 5 derajat Celcius pada dini hari. Embun air yang terbentuk sepanjang malam akhirnya membeku dan menghasilkan lapisan putih menyerupai salju. Kemunculan embun upas di Bromo langsung menarik perhatian wisatawan yang telah berada di lokasi sejak sebelum fajar. Banyak pengunjung memanfaatkan momen langka tersebut untuk berfoto sekaligus menikmati udara dingin yang jarang ditemui di negara beriklim tropis seperti Indonesia. Berdasarkan dokumentasi yang dibagikan komunitas wisata Bams Tour Bromo, kristal-kristal es terlihat tersebar di beberapa titik kawasan kaldera. Sejumlah wisatawan tampak berjalan di atas rerumputan dan lautan pasir yang masih tertutup lapisan embun beku tipis. Pemandu wisata Bams Tour Bromo, Bambang, menjelaskan bahwa kemunculan embun upas menjadi salah satu tanda dimulainya musim kemarau di kawasan Pegunungan Tengger. Menurutnya, fenomena pada pagi hari tersebut muncul cukup luas dan tidak hanya terlihat pada vegetasi, tetapi juga di sejumlah area lautan pasir. Ia juga menjelaskan, wisatawan biasanya datang lebih awal untuk menyaksikan fenomena tersebut karena embun beku akan segera mencair setelah sinar matahari mulai menghangatkan permukaan tanah. Sumber: Detik Travel #majangmejeng #wongmajang #lumajang #bromo
Fenomena embun beku untuk pertama kalinya pada 2026 telah menyelimuti sejumlah area di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) pada Senin (8/6) pagi. Nampak lapisan kristal es tampak menutupi rerumputan, dedaunan, hingga hamparan pasir di sekitar kaldera Bromo. Fenomena alam tersebut terjadi akibat suhu udara yang merosot hingga di bawah 5 derajat Celcius pada dini hari. Embun air yang terbentuk sepanjang malam akhirnya membeku dan menghasilkan lapisan putih menyerupai salju. Kemunculan embun upas di Bromo langsung menarik perhatian wisatawan yang telah berada di lokasi sejak sebelum fajar. Banyak pengunjung memanfaatkan momen langka tersebut untuk berfoto sekaligus menikmati udara dingin yang jarang ditemui di negara beriklim tropis seperti Indonesia. Berdasarkan dokumentasi yang dibagikan komunitas wisata Bams Tour Bromo, kristal-kristal es terlihat tersebar di beberapa titik kawasan kaldera. Sejumlah wisatawan tampak berjalan di atas rerumputan dan lautan pasir yang masih tertutup lapisan embun beku tipis. Pemandu wisata Bams Tour Bromo, Bambang, menjelaskan bahwa kemunculan embun upas menjadi salah satu tanda dimulainya musim kemarau di kawasan Pegunungan Tengger. Menurutnya, fenomena pada pagi hari tersebut muncul cukup luas dan tidak hanya terlihat pada vegetasi, tetapi juga di sejumlah area lautan pasir. Ia juga menjelaskan, wisatawan biasanya datang lebih awal untuk menyaksikan fenomena tersebut karena embun beku akan segera mencair setelah sinar matahari mulai menghangatkan permukaan tanah. Sumber: Detik Travel #majangmejeng #wongmajang #lumajang #bromo

About