@art_of_raven8: Dzień dobry Kochani 😊 . dziś z kolekcji Wołanie Drzew "KOŁYSANY SZEPTEM TRAW" 60/80cm Akryl na płótnie . życzę Wam pięknej soboty 🥰 . #artistatiktok #obraz #acrylicpainting #sztuka #acrylic

Art_of_raven
Art_of_raven
Open In TikTok:
Region: PL
Saturday 18 July 2026 06:35:32 GMT
484
82
44
4

Music

Download

Comments

....b3j
M&D :
Schön wie immer. Würde ich auch ganz gerne wieder mahlen können.
2026-07-19 17:40:26
1
rotaru510
Rotaru :
Extraordinar!Esti foarte talentat!
2026-07-19 13:19:45
1
angelica.vasilic4
Angelica Vasilică :
nu
2026-07-18 14:34:11
1
maritenaturephoto
maritenaturephoto :
Piękny 😍🥰
2026-07-18 06:58:52
1
user74237690397987
lucy :
che meraviglia!
2026-07-18 18:10:35
1
pomodorino69
pomodorino :
wunderschön🌹
2026-07-18 14:54:23
1
plantart.inspired
plantart.inspired.by.nature :
2026-07-18 16:13:32
1
przemekkruk01
przemekkruk01 :
piękna praca👍👏
2026-07-18 07:16:53
1
user52833610966551
Erbse :
Schaurig,schön🥰🥰💪💪💪
2026-07-18 10:38:37
1
jadziaja0
jadziaja0 :
cudowny ❤️❤️❤️❤️❤️
2026-07-18 07:03:12
1
user6621967242654
Mira :
To cudowny przesłanie mroku i szczęścia ✨💐pozdrawiam🥰🥰
2026-07-18 07:04:10
1
mirelaionita92
mirelaionita92 :
2026-07-18 12:33:16
1
alexandrabailly26
sophie :
😁😏😳🥰
2026-07-18 17:01:40
1
marina.golosheva
Marina Golosheva :
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
2026-07-18 14:07:04
1
shhiscat
ᴄᴀʀᴏʟɪɴᴀ ✦ sʜʜɪsᴄᴀᴛ :
😊😊😊😊
2026-07-19 07:17:33
1
metz.galerie
Metz.galerie :
🥰🥰🥰
2026-07-18 07:03:38
1
user2910814972975
Юрий Богданов :
👍👍👍👍👍👍
2026-07-18 06:46:12
1
user397119067
Vanessa :
😍👏
2026-07-18 06:52:50
1
andreja.vidmajer
Andreja Vidmajer :
👍
2026-07-19 19:00:07
0
To see more videos from user @art_of_raven8, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

PADANG – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Barat mengungkap perkembangan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam perjanjian jual beli batu bara untuk Unit Pembangkitan Bukit Asam (UPB) Ombilin yang dilaksanakan oleh PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) bersama tiga perusahaan pemasok selama periode 2020–2023. Perkembangan penanganan perkara tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Mapolda Sumbar, Jumat (10/7). Kegiatan dipimpin Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya didampingi Kasubdit III Tipidkor. Dalam keterangannya, Kombes Pol Susmelawati Rosya menyampaikan bahwa penyelidikan awal saat ini menyoroti tiga perusahaan yang diduga terlibat dalam perjanjian jual beli batu bara untuk kebutuhan UPB Ombilin. Ketiga perusahaan tersebut yakni CV Putri Surya Pratama Natural (PSPN), CV Tahiti Coal (TC), serta konsorsium PT Mivagio Coal Indonesia (MCI) dan PT Nusa Alam Lestari (NAL). Penyidik mengacu pada hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menemukan indikasi kerugian negara sekitar Rp129 miliar. Nilai tersebut masih akan didalami dalam proses penyidikan untuk memastikan besaran kerugian dan pihak-pihak yang bertanggung jawab. Dalam waktu dekat, penyidik akan memanggil pihak-pihak yang mewakili perusahaan terkait guna dimintai keterangan dan klarifikasi atas berbagai temuan yang telah dikumpulkan. Menurut Susmelawati, penanganan perkara di Sumatera Barat merupakan pengembangan dari penyelidikan yang sebelumnya dilakukan Mabes Polri terkait dugaan penyimpangan pengadaan batu bara di lingkungan PLN yang sempat dikaitkan dengan peristiwa blackout di sejumlah wilayah Sumatera. Hingga kini, Ditreskrimsus Polda Sumbar masih mengumpulkan dokumen, memeriksa saksi, serta melengkapi alat bukti guna memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana korupsi sebelum menentukan langkah hukum berikutnya. Foto: Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya didampingi Kasubdit III Tipidkor memberikan keterangan pers terkait perkembangan penyelidikan dugaan korupsi pengadaan batu bara untuk UPB Ombilin di Mapolda Sumbar, Jumat (10/7).
PADANG – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Barat mengungkap perkembangan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam perjanjian jual beli batu bara untuk Unit Pembangkitan Bukit Asam (UPB) Ombilin yang dilaksanakan oleh PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) bersama tiga perusahaan pemasok selama periode 2020–2023. Perkembangan penanganan perkara tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Mapolda Sumbar, Jumat (10/7). Kegiatan dipimpin Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya didampingi Kasubdit III Tipidkor. Dalam keterangannya, Kombes Pol Susmelawati Rosya menyampaikan bahwa penyelidikan awal saat ini menyoroti tiga perusahaan yang diduga terlibat dalam perjanjian jual beli batu bara untuk kebutuhan UPB Ombilin. Ketiga perusahaan tersebut yakni CV Putri Surya Pratama Natural (PSPN), CV Tahiti Coal (TC), serta konsorsium PT Mivagio Coal Indonesia (MCI) dan PT Nusa Alam Lestari (NAL). Penyidik mengacu pada hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menemukan indikasi kerugian negara sekitar Rp129 miliar. Nilai tersebut masih akan didalami dalam proses penyidikan untuk memastikan besaran kerugian dan pihak-pihak yang bertanggung jawab. Dalam waktu dekat, penyidik akan memanggil pihak-pihak yang mewakili perusahaan terkait guna dimintai keterangan dan klarifikasi atas berbagai temuan yang telah dikumpulkan. Menurut Susmelawati, penanganan perkara di Sumatera Barat merupakan pengembangan dari penyelidikan yang sebelumnya dilakukan Mabes Polri terkait dugaan penyimpangan pengadaan batu bara di lingkungan PLN yang sempat dikaitkan dengan peristiwa blackout di sejumlah wilayah Sumatera. Hingga kini, Ditreskrimsus Polda Sumbar masih mengumpulkan dokumen, memeriksa saksi, serta melengkapi alat bukti guna memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana korupsi sebelum menentukan langkah hukum berikutnya. Foto: Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya didampingi Kasubdit III Tipidkor memberikan keterangan pers terkait perkembangan penyelidikan dugaan korupsi pengadaan batu bara untuk UPB Ombilin di Mapolda Sumbar, Jumat (10/7).

About