@fdr.firas1999: #حب

🌹💞FDr. firas(1)💞🌹
🌹💞FDr. firas(1)💞🌹
Open In TikTok:
Region: US
Saturday 18 July 2026 15:22:36 GMT
5994
136
21
28

Music

Download

Comments

user4930885659154
❤️💕 نور الرحمن ❤️💕 :
👍🏼👍🏼
2026-07-18 17:43:33
1
mejri.arbi8
mejri arbi :
فعــــــلا صحيح....حقيقة مرة
2026-07-18 21:29:17
1
sosu1971
القدس :
يحسب المرء نفسه عزيزا في قلوب احبته تم ياتي موقف اينهي هذا الضن🥰🥰🥰🥰
2026-07-18 19:24:46
1
user484005939786
نور الحياه :
فعلا🥹🥹🥹
2026-07-18 23:01:21
1
khwl19926
زهراء حسين :
فعلا
2026-07-18 15:39:11
1
user9840687618232
😍💖 :
😔😔😔😔😔😔😔😔😔😔😔😔
2026-07-19 10:06:29
1
user7281711493551
فارس :
🙏🙏🙏
2026-07-19 00:07:54
1
1ibrqm
💜زهرة ايلول 💜 :
🌹🌹🌹
2026-07-18 19:06:51
1
lyly.12328
lyly 123 :
😁😁😁
2026-07-18 23:15:30
1
user11788135677046
user11788135677046 :
🥰🥰🥰
2026-07-18 16:25:47
1
jamilajijimohamed
ام محمد :
👍👍👍👍👍
2026-07-19 10:48:03
2
To see more videos from user @fdr.firas1999, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Fenomena embun beku untuk pertama kalinya pada 2026 telah menyelimuti sejumlah area di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) pada Senin (8/6) pagi. Nampak lapisan kristal es tampak menutupi rerumputan, dedaunan, hingga hamparan pasir di sekitar kaldera Bromo. Fenomena alam tersebut terjadi akibat suhu udara yang merosot hingga di bawah 5 derajat Celcius pada dini hari. Embun air yang terbentuk sepanjang malam akhirnya membeku dan menghasilkan lapisan putih menyerupai salju. Kemunculan embun upas di Bromo langsung menarik perhatian wisatawan yang telah berada di lokasi sejak sebelum fajar. Banyak pengunjung memanfaatkan momen langka tersebut untuk berfoto sekaligus menikmati udara dingin yang jarang ditemui di negara beriklim tropis seperti Indonesia. Berdasarkan dokumentasi yang dibagikan komunitas wisata Bams Tour Bromo, kristal-kristal es terlihat tersebar di beberapa titik kawasan kaldera. Sejumlah wisatawan tampak berjalan di atas rerumputan dan lautan pasir yang masih tertutup lapisan embun beku tipis. Pemandu wisata Bams Tour Bromo, Bambang, menjelaskan bahwa kemunculan embun upas menjadi salah satu tanda dimulainya musim kemarau di kawasan Pegunungan Tengger. Menurutnya, fenomena pada pagi hari tersebut muncul cukup luas dan tidak hanya terlihat pada vegetasi, tetapi juga di sejumlah area lautan pasir. Ia juga menjelaskan, wisatawan biasanya datang lebih awal untuk menyaksikan fenomena tersebut karena embun beku akan segera mencair setelah sinar matahari mulai menghangatkan permukaan tanah. Sumber: Detik Travel #majangmejeng #wongmajang #lumajang #bromo
Fenomena embun beku untuk pertama kalinya pada 2026 telah menyelimuti sejumlah area di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) pada Senin (8/6) pagi. Nampak lapisan kristal es tampak menutupi rerumputan, dedaunan, hingga hamparan pasir di sekitar kaldera Bromo. Fenomena alam tersebut terjadi akibat suhu udara yang merosot hingga di bawah 5 derajat Celcius pada dini hari. Embun air yang terbentuk sepanjang malam akhirnya membeku dan menghasilkan lapisan putih menyerupai salju. Kemunculan embun upas di Bromo langsung menarik perhatian wisatawan yang telah berada di lokasi sejak sebelum fajar. Banyak pengunjung memanfaatkan momen langka tersebut untuk berfoto sekaligus menikmati udara dingin yang jarang ditemui di negara beriklim tropis seperti Indonesia. Berdasarkan dokumentasi yang dibagikan komunitas wisata Bams Tour Bromo, kristal-kristal es terlihat tersebar di beberapa titik kawasan kaldera. Sejumlah wisatawan tampak berjalan di atas rerumputan dan lautan pasir yang masih tertutup lapisan embun beku tipis. Pemandu wisata Bams Tour Bromo, Bambang, menjelaskan bahwa kemunculan embun upas menjadi salah satu tanda dimulainya musim kemarau di kawasan Pegunungan Tengger. Menurutnya, fenomena pada pagi hari tersebut muncul cukup luas dan tidak hanya terlihat pada vegetasi, tetapi juga di sejumlah area lautan pasir. Ia juga menjelaskan, wisatawan biasanya datang lebih awal untuk menyaksikan fenomena tersebut karena embun beku akan segera mencair setelah sinar matahari mulai menghangatkan permukaan tanah. Sumber: Detik Travel #majangmejeng #wongmajang #lumajang #bromo

About