@balayirala:

Balayira la
Balayira la
Open In TikTok:
Region: FR
Saturday 18 July 2026 21:04:48 GMT
8452
802
46
41

Music

Download

Comments

gaoussou.coulibal488
Gaoussou Coulibaly :
merci beaucoup 💘
2026-07-18 21:58:00
1
yacou.diallo664
Yacou Diallo :
toutes les vérités ne sont pas bonnes à dire. le peuple malien ne doit pas rester silencieux.
2026-07-18 22:08:16
1
traore.ladji45
BG(J)€🇲🇱🇰🇷 :
2026-07-19 00:16:54
0
chtt188
C’hétté1⚔️💊🩸 :
Tu a oublié papa ADO🇨🇮😂
2026-07-18 23:48:11
0
user6951229613820
Dabo :
merci
2026-07-19 00:13:50
0
papasacko57
papasacko :
❣️❣️❣️❣️
2026-07-19 00:59:26
0
djelimady57
djelimady :
c'est trés bien
2026-07-18 21:52:19
0
traordxut05
Mamadou :
2026-07-18 22:12:51
0
mahamadoudembele3974
mahamadoudembele3974 :
2026-07-18 21:22:50
0
dri.le.boss223
Dri le boss :
Merci beaucoup
2026-07-18 22:58:34
0
choko.deni
$< CHOCO,,₱🐊🐊 :
c'est bien
2026-07-18 21:10:14
0
mahamadoudembele3974
mahamadoudembele3974 :
Oui oui Monsieur
2026-07-18 21:22:40
0
gnral.geng.fantme1
général geng fantôme 👻 :
👍👍👍
2026-07-18 21:11:59
0
2pac.champion1
2pac champion :
2026-07-18 22:27:14
0
mandemassa09
BAKO LYON 2 YERE YERE 🇲🇱🇲🇱 :
Merci 💪💪💪💪💪💪
2026-07-18 21:12:21
0
2pak3013
Black 💵🔥⚔🇲🇱 :
[Sticker] 👏👏👏👏👏
2026-07-18 21:15:52
0
madame.toure686
Joli :
🥰🥰🥰
2026-07-19 01:06:58
0
desredou57
desredou57 :
🥰🥰🥰
2026-07-19 01:04:46
0
yahouzakaboutiktok.comya
Yahouza kabou maiga :
🥰🥰🥰
2026-07-19 00:44:24
0
niamounomoko
Niamou Nomoko :
🥰🥰🥰
2026-07-18 23:41:29
0
rokiasidibe7782
rokiasidibe7782 :
😂😂😂😂
2026-07-18 23:11:12
0
malickguindo499
Malick guindomalick200.20@gmai :
🥰🥰🥰
2026-07-18 21:10:02
0
To see more videos from user @balayirala, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju

About