@putraaaastromii: Mari belajar 🙂 di baca yah Langkah pertama mengubah pecahan campuran 5 6/7 menjadi pecahan biasa. Bilangan bulat 5 dikalikan dengan penyebut 7 hasilnya 35. Hasil 35 itu ditambahkan dengan pembilang 6 sehingga menjadi 41. Penyebutnya tetap 7, jadi bentuk pecahan biasanya adalah 41 per 7. Langkah kedua mengubah pecahan campuran 9 4/3 menjadi pecahan biasa. Bilangan bulat 9 dikalikan dengan penyebut 3 hasilnya 27. Kemudian 27 ditambahkan dengan pembilang 4 sehingga hasilnya 31. Penyebut tetap 3, jadi bentuk pecahan biasanya menjadi 31 per 3. Langkah ketiga mengubah pecahan campuran 4 1/3 menjadi pecahan biasa. Bilangan bulat 4 dikalikan dengan penyebut 3 hasilnya 12. Angka 12 itu dijumlahkan dengan pembilang 1 sehingga didapat 13. Penyebutnya masih 3, jadi bentuk pecahan biasanya adalah 13 per 3. Langkah keempat menjelaskan pola umum dari ketiga contoh tadi. Polanya adalah bilangan bulat dikalikan dulu dengan penyebut. Setelah itu hasil perkaliannya dijumlahkan dengan pembilang. Penyebut dari pecahan campuran tidak diubah sama sekali dan digunakan kembali sebagai penyebut di pecahan biasa. Langkah kelima menerapkan pola tersebut pada pecahan campuran 2 5/8. Bilangan bulat 2 dikalikan dengan penyebut 8. Setelah itu hasil perkaliannya ditambahkan dengan pembilang 5. Pada tahap ini kita sudah mengikuti pola yang sama, dan penyebutnya tetap menggunakan 8.#astronomi #edukasi #space #putraastronomi #fyp