@abdulkhaliqp94: #KayongUtara #Kalbar #SemuaOrang #MTQXXXIVPropKalbar Kayong Utara – JurnalNewssite. Menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang akan digelar pada Agustus 2026 di kabupaten Kayong Utara, aktivis buruh dan pemerhati kebijakan publik Kabupaten Kayong Utara, Abdul Khaliq, mengingatkan pemerintah daerah agar tidak hanya fokus pada kesiapan seremoni, tetapi juga membenahi berbagai persoalan pelayanan publik yang hingga kini masih menjadi keluhan masyarakat. Sorotan utama Abdul Khaliq tertuju pada persoalan air bersih yang hingga kini dinilai belum menunjukkan penyelesaian, meskipun program tersebut telah menelan anggaran puluhan miliar rupiah selama bertahun-tahun. "Program air bersih sudah berjalan bertahun-tahun dengan anggaran yang sangat besar, tetapi masyarakat masih kesulitan menikmati air bersih. Berbagai proyek perpipaan telah dibangun, namun manfaatnya belum dirasakan secara maksimal. Ini harus menjadi evaluasi serius." Ia meminta Bupati dan Wakil Bupati Kayong Utara tidak lagi sekadar menyampaikan bahwa program masih berjalan, melainkan berani memberikan kepastian kepada masyarakat. "Publik berhak tahu. Bupati dan Wakil Bupati harus berani mengumumkan target penyelesaian air bersih secara terbuka. Kapan persoalan ini benar-benar selesai? Masyarakat membutuhkan kepastian, bukan sekadar janji." Menurutnya, MTQ XXXIV Kalbar 2026 harus menjadi momentum percepatan penyelesaian persoalan air bersih, mengingat ribuan peserta, ofisial, dan tamu dari berbagai daerah akan datang ke Kayong Utara. Selain air bersih, Abdul Khaliq juga menyoroti penerangan jalan yang mulai dipasang di sejumlah titik. Ia mengapresiasi langkah tersebut, namun berharap tidak hanya dilakukan karena menjelang MTQ. "Penerangan jalan jangan hanya menjadi target menjelang MTQ, tetapi harus menjadi bagian dari program Kayong Terang agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan." Ia juga meminta pemerintah mengevaluasi penataan tempat pembuangan sampah, khususnya di kawasan Taman Kota Sukadana, yang dinilai kurang mencerminkan wajah daerah. "Taman kota merupakan ruang publik. Masyarakat seharusnya dapat menikmati lingkungan yang bersih dan sehat, bukan justru disambut bau sampah dan pemandangan yang kurang nyaman. Penataan kebersihan harus menjadi prioritas." Tak kalah penting, Abdul Khaliq juga menyoroti masih adanya keluhan masyarakat terkait kelangkaan BBM jenis Pertalite yang dinilai masih sulit diperoleh dan kerap dijual dengan harga di atas ketentuan. "Menjelang MTQ, pemerintah bersama pihak terkait harus memastikan distribusi Pertalite berjalan normal. Jangan sampai masyarakat maupun tamu dari luar daerah kesulitan mendapatkan BBM." Di akhir pernyataannya, Abdul Khaliq berharap pelaksanaan MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat menjadi momentum evaluasi dan pembenahan pelayanan publik di Kabupaten Kayong Utara. "Keberhasilan MTQ bukan hanya diukur dari megahnya acara, tetapi juga dari kualitas pelayanan publik. Jika persoalan air bersih, penerangan jalan, kebersihan lingkungan, dan distribusi BBM dapat dibenahi, maka itulah wajah Kayong Utara yang sesungguhnya akan dikenang oleh para tamu yang datang." (Tim).
Abdul Khaliq Perangin angin
Region: ID
Sunday 19 July 2026 07:37:12 GMT
Music
Download
Comments
REINA CHAN CHAN 87 :
Cafe remang remang di pantai jangan lupa juga pak aktivitas nya tu bagaimana solusinya nya 😂😂
2026-07-19 14:04:54
2
iyan88🇮🇩🇮🇩🇮🇩 :
makasih bang dah buka suara biar sadar para pejabat yg gak peduli lingkungan kita dah tingkat kabupaten lo😁😁😁
2026-07-20 01:40:46
1
F.O.99 :
jalan berdebu.. belubang.. bukan hanya air
2026-07-19 13:20:09
1
telur ceplok :
air susah, pertalite susah, pertamax pun dak ade hahaha merdeka sekaleee kayong utara tercintah ini 😁
2026-07-20 03:51:57
0
raja_tega :
🤣🤣🤣 air bersih
2026-07-19 16:00:51
0
putra harapan :
haa bujorr nin
2026-07-19 14:27:43
0
Kamarudin :
betul mas
2026-07-19 14:07:33
0
masa ah :
gas pak
2026-07-20 00:03:56
0
Nando :
Sekarang memang musim kemarau, air susah dpt dimaklumi. Tp BBM kering, hilang nguap kemana, kesana kemari susah dicari
2026-07-19 22:40:16
0
maryanto :
air bersih harap maklum karna paktor alam....tp BBM yg jadi pertanyaan umum mungkin kerna keserakahan pejabat daerah setempat
2026-07-19 15:12:20
0
suhaidisuhaidi172 :
mantap dengan sumber daya alamnya yg banyak tp tetap tidak sejahtera
2026-07-19 13:08:01
0
radityarajata :
pngn heran.. tp inilah wajah daerah qte..
2026-07-20 01:47:35
0
BomBom x :
gass
2026-07-19 14:50:33
0
SBI ♈ :
inilah pepatah mengatakan ari ribut ari berangkut
2026-07-19 16:46:56
0
Borneo Mart Aneka Cemilan :
Bikin malu jak bg ye
2026-07-19 10:47:04
0
yulitaherst :
risi dg pohon akasia besar yg udah kering di tikungan setelah jembatan baru daya 2, mudahan tidak tumbang dan makan korban
2026-07-19 13:32:40
0
🇦🇹🚭BOSS ASAP🚭🇦🇹 :
ciri has Kayong kalau jln Ndak rusak dak sah ,air bermasalah BBM langka dan sampah berserakan ,
2026-07-19 15:02:58
0
lintang gendhis :
zhalim
2026-07-19 09:23:11
0
Rahman Al Fadillah :
ini MTQ apa ? kalau MTQ Alqur'an
kf remang remang seharus nya jadi PR 🙏
2026-07-19 14:56:16
0
To see more videos from user @abdulkhaliqp94, please go to the Tikwm
homepage.