@m._dewa_fitra: salah satu baterai meriam utama yg pernah di moseumkan 🇫🇷🇫🇷 Meriam dari kapal tempur (battleship) kelas Richelieu yang dijadikan monumen atau museum di Prancis adalah laras meriam utama (main battery) berkaliber 380 mm/45 Modèle 1935 Kapal kelas ini (termasuk saudaranya, Jean Bart) memiliki konfigurasi unik di mana semua meriam utamanya ditempatkan di bagian depan kapal menggunakan dua kubah (turret) quadruple (masing-masing berisi 4 laras meriam). Ketika kapal legendaris ini dibongkar (scrapped) pada akhir tahun 1960-an, beberapa laras meriam raksasa seberat sekitar 120-126 ton ini diselamatkan untuk dijadikan monumen sejarah. Ada beberapa titik di Prancis tempat laras meriam Richelieu ini dipajang: Brest (Dekat Jembatan Recouvrance): Ini adalah laras meriam Richelieu yang paling terkenal dan paling sering dikunjungi turis. Dipajang persis di tepi sungai Penfeld dekat pangkalan angkatan laut tempat kapal tersebut dulu dibangun. Lanvéoc-Poulmic (École Navale): Dipajang di halaman Akademi Angkatan Laut Prancis. Gâvres: Di area pengujian artileri militer. Ruelle-sur-Touvre: Kota tempat pabrik pengecoran baja yang memproduksi meriam-meriam raksasa ini dahulu kala. Jadi, yang kamu lihat di museum atau monumen ruang terbuka di Prancis saat ini adalah batang laras meriamnya saja (gun barrel), bukan satu rumah kubah (turret) utuh beserta lapis bajanya yang berbobot ribuan ton #380mm#maingun#shipgun#ww2#History