flopiewsyaa :
sebenarnya tergantung pribadi si guys, siapa yg mau ngalah duluan dan cara komunikasi nya itu kesepakatan dari awalnya gimana. gini deh, aku sama dia itu dulu ginii. sampe akhirnnya emang berantem hebat dan ga komunikasi hampir satu bulan lamanya. dan setelah sama2 merenung, akhirnnya kami bicara lagi dan keluarin apa yg di pendam di masing2 individu. afternya kami sepakat buat ubah cara komunikasi kami. bagaimana carannya? dengan sama2 mendengarkan, memahami, dan mencari jalan tengahnnya. ingat! "jalan tengahnnya" bukan siapa yg harus ngalah dan nurunin ego. karna gini, jika ada dari salah satu kami yg nurunin ego mau ga mau harus ngalah dong ya? pasti harus nahan dan nekan perasaan di orang pertama agar orang yg ke dua merasa di dengar, dan hubungan akan menjadi baik2 saja. itu SALAH!, sekali lagi aku bilang itu salah. karna apa? jika itu terjadi lama kelamaan perasaan itu akan menumpuk, masalah itu akan tersimpan, dan ujung2 nya apa? yap, pasti capek batin. itulah mengapa, banyak sekali pasangan pada akhirnnya baik cwo maupun cwe (tapi ini lebih banyak di cwo yg aku temui tapi juga seimbang biasannya) mereka capek untuk terus di mengerti pasangan sedangkan pasangnnya sendiri ga mau ngertiin dia. makanya ada kalimat "aku juga capek ngadepin kamu" or "aku capek harus gini2 terus" dll. karna apa? dia sering kali ngalah dan memilih nurunin ego serta nekan apa yg dia rasakan demi hubungan itu baik2 saja. makanya, aku dan dia itu memilih buat ubah cara komunikasi kami agar, dari salah satu kami itu tidak ada yg ngalah, tidak ada yg di rugikan, tidak ada yg merasa di jatuhkan, tidak ada yg merasa di tekan, di sudutkan, dan tidak ada yg mereka simpan di batin/ hati mereka. dengan cara apa? yg pertama, dengan saling ngasi tau tahap emosi diri masing2 itu gimana. karna, ketika pasangan mengetahui tentang tahapan emosi seperti apa yg kita alami/level emosi seperti apa yg kita hadapi itu dia bakalan tau cara ngadepinnya/nanganinya gimana. jangan hanya karna kalian gengsi/takut ngajarin pasangan kalian yg kalian pikir bahwa seharusnnya dia bisa belajar sendiri. BIG NO! itu salah besar. karna apa? kita manusia, dan kita bukan peramal. ingat! bukan peramal.—
2026-07-21 15:16:14