@gleb4enokkkk:

gleb4enokkkk
gleb4enokkkk
Open In TikTok:
Region: BY
Sunday 19 July 2026 15:27:15 GMT
13552
1437
183
307

Music

Download

Comments

user213174512741477
Людмила Соболь :
❤️Доброго вечера Хай він буде чудовим подарунком для тебе найкращім Дякую тобі
2026-07-23 16:05:56
1
user6139617508500
Галина Черкасова :
🥰
2026-08-06 16:40:29
0
user3778020844433
user3778020844433 :
яку молитву розказуєш
2026-08-15 12:24:45
0
anna.anochina
Anna Anochina :
Благодарю
2026-08-15 20:12:15
0
user8019045728445
Валентина Коростелева :
аминь
2026-08-09 12:52:13
0
user13266737155730
Олена Настюк :
😁 ТАК 😁
2026-07-20 11:53:00
1
galina1234galya
user99786792280 :
спасибо за позитив
2026-07-20 04:58:17
2
user5133267053285
Валентина Иванова :
🥰
2026-08-06 21:41:34
0
tatiana_2480
Таня :
добрый день самого тебе мирного неба. УДАЧИ И ОГРОМНОГО СЧАСТЬЯ. БОЛЬНО. КОГДА ЛЮБИМЫЕ УХОДЯТ НА ВОЙНУ ТАНЯ ИЗВИНИТЕ
2026-07-28 14:49:13
0
user4713817750121
user4713817750121Людмила :
привет дорогой
2026-08-07 19:01:44
0
esenin.kaka
Оля :
добрый день из Казахстана
2026-07-20 11:40:38
0
user94611132081172
Наталья Волкова :
Спасибо за музыку!!!!!!!!
2026-07-28 16:25:34
0
.79591367463
Мария +79591367463 :
не умею я подписываться объясни как это зделать
2026-07-27 05:51:04
0
user2851906112147
user2851906112147 :
Глеб привет! 🥰🥰🥰
2026-07-27 17:34:59
0
tanya.grishina8
Tanya Grishina :
2026-07-29 19:45:15
0
user5325311386192
Лідія Шматько :
дякую глєб
2026-07-30 02:46:50
0
user7831862386118
Inna_Kalashnikova :
@привет Глеб спасибо большое за песню
2026-08-03 18:07:28
0
irinaycmbbk
irina :
Глебушка.а.ты.в.каком.городе?🥰🥰❤️
2026-07-19 16:19:29
1
waly2050
waly20 :
@дякую🥰🥰🥰
2026-07-23 14:11:44
0
user3378422717721
Зина САГАЙДАК :
Благодарю. за. милую. мелодию
2026-07-24 12:51:56
0
myacc8292
Myacc :
@Не интересно совсем сейчас прямо собираюсь на дискотеку кому заааааааа!!!😁😂
2026-07-26 11:01:09
0
user9593465967493
Нино :
спасибо большое вам за прекрасную музыку и замечательное видео класс супер 🌹🥰🥰🥰🥰
2026-07-26 21:04:46
0
volcyar
Яр Волк :
👍
2026-07-26 13:48:02
0
vovao13
fhvctx :
такой просто нет слов🥰🥰🥰🥰🥰
2026-07-19 16:48:14
0
To see more videos from user @gleb4enokkkk, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

MAAF ITU DATANG... SETELAH PASIEN SUDAH TAK BISA MEMBACANYA Satu per satu permintaan maaf mulai bermunculan. Video diunggah. Surat pernyataan ditulis. Kalimat penyesalan dipublikasikan. Semua mengakui komentar yang pernah mereka tulis tidak pantas, tidak berempati, dan tidak mencerminkan etika profesi tenaga kesehatan. Namun, publik bertanya satu hal yang sederhana. Mengapa empati baru hadir setelah kematian menjadi berita? Yurizal Tri Chaerawan sebelumnya hanya menyampaikan keluhan sebagai seorang pasien. Ia bercerita harus menunggu berjam-jam untuk mendapatkan ruang rawat inap. Sebuah keluhan yang seharusnya bisa menjadi bahan evaluasi pelayanan. Yang datang justru bukan empati. Sebagian komentar berubah menjadi ejekan. Ada yang merendahkan, ada yang mencibir, bahkan ada yang menjadikan penderitaan seorang pasien sebagai bahan candaan. Menurut sahabatnya, Firhan Arief, Yurizal bahkan sempat menangis setelah membaca ribuan komentar yang menghujaninya. Beberapa hari kemudian, kabar duka itu datang. Perlu ditegaskan, hingga kini belum ada keterangan resmi yang menyatakan bahwa komentar-komentar tersebut menjadi penyebab meninggalnya Yurizal. Hal itu harus tetap dibuktikan melalui fakta dan proses yang berlaku. Namun ada kenyataan lain yang tidak bisa dibantah. Kata-kata yang kehilangan empati telah melukai kepercayaan publik terhadap profesi yang seharusnya menjadi tempat mencari harapan. Kini, dokter, perawat, petugas perekam medis, hingga tenaga kesehatan lainnya mulai menyampaikan permintaan maaf. Sebagian mengaku siap menerima sanksi etik maupun hukum. Sebagian memilih menutup akun atau rehat dari media sosial setelah identitas mereka tersebar luas. Tetapi peristiwa ini seharusnya tidak berhenti pada permintaan maaf. Ini adalah alarm bagi seluruh profesi, bahwa media sosial bukan ruang bebas untuk meninggalkan kemanusiaan. Gelar, sumpah profesi, dan ilmu pengetahuan akan kehilangan maknanya ketika empati ditinggalkan. Seorang pasien datang ke rumah sakit membawa rasa sakit. Jangan biarkan ia juga pulang membawa luka karena kata-kata. Karena pada akhirnya, permintaan maaf memang dapat memperbaiki kesalahan, tetapi tidak selalu dapat menghapus luka yang telah ditinggalkan. #Nakes #Viral
MAAF ITU DATANG... SETELAH PASIEN SUDAH TAK BISA MEMBACANYA Satu per satu permintaan maaf mulai bermunculan. Video diunggah. Surat pernyataan ditulis. Kalimat penyesalan dipublikasikan. Semua mengakui komentar yang pernah mereka tulis tidak pantas, tidak berempati, dan tidak mencerminkan etika profesi tenaga kesehatan. Namun, publik bertanya satu hal yang sederhana. Mengapa empati baru hadir setelah kematian menjadi berita? Yurizal Tri Chaerawan sebelumnya hanya menyampaikan keluhan sebagai seorang pasien. Ia bercerita harus menunggu berjam-jam untuk mendapatkan ruang rawat inap. Sebuah keluhan yang seharusnya bisa menjadi bahan evaluasi pelayanan. Yang datang justru bukan empati. Sebagian komentar berubah menjadi ejekan. Ada yang merendahkan, ada yang mencibir, bahkan ada yang menjadikan penderitaan seorang pasien sebagai bahan candaan. Menurut sahabatnya, Firhan Arief, Yurizal bahkan sempat menangis setelah membaca ribuan komentar yang menghujaninya. Beberapa hari kemudian, kabar duka itu datang. Perlu ditegaskan, hingga kini belum ada keterangan resmi yang menyatakan bahwa komentar-komentar tersebut menjadi penyebab meninggalnya Yurizal. Hal itu harus tetap dibuktikan melalui fakta dan proses yang berlaku. Namun ada kenyataan lain yang tidak bisa dibantah. Kata-kata yang kehilangan empati telah melukai kepercayaan publik terhadap profesi yang seharusnya menjadi tempat mencari harapan. Kini, dokter, perawat, petugas perekam medis, hingga tenaga kesehatan lainnya mulai menyampaikan permintaan maaf. Sebagian mengaku siap menerima sanksi etik maupun hukum. Sebagian memilih menutup akun atau rehat dari media sosial setelah identitas mereka tersebar luas. Tetapi peristiwa ini seharusnya tidak berhenti pada permintaan maaf. Ini adalah alarm bagi seluruh profesi, bahwa media sosial bukan ruang bebas untuk meninggalkan kemanusiaan. Gelar, sumpah profesi, dan ilmu pengetahuan akan kehilangan maknanya ketika empati ditinggalkan. Seorang pasien datang ke rumah sakit membawa rasa sakit. Jangan biarkan ia juga pulang membawa luka karena kata-kata. Karena pada akhirnya, permintaan maaf memang dapat memperbaiki kesalahan, tetapi tidak selalu dapat menghapus luka yang telah ditinggalkan. #Nakes #Viral

About