@unicorndiary08: WE all love cookie @miffy | #fyp #dog #insidejoke #friend #viral | every new photo of him just cracks me up

pretty princess pegasus
pretty princess pegasus
Open In TikTok:
Region: US
Sunday 19 July 2026 18:31:00 GMT
446078
130009
702
18827

Music

Download

Comments

sunflower.and.roses
⋆˚✿˖°💐𝓭𝓪𝓷𝓲𝓮𝓵𝓵𝓮🪲⋆˚࿔ :
I felt left out so I wanted to make one of my own too
2026-07-20 15:25:42
5251
ritualist1c
𐙚 pudding⋆˚꩜。 :
like im so fucking sorry 😭
2026-07-19 23:25:47
19948
miau4181
Ishitmyself :
That dog looks so fucked up😭
2026-07-20 07:25:22
3797
lukaciothegreat
Lukacio :
found this image a few days ago and it’s been my favorite reaction image
2026-07-20 16:57:10
419
doppel054
ོ⧽ᴅᴏᴘᴘᴇʟ⧽♬ :
I apologize so fucking deeply😭
2026-07-20 05:31:15
2257
batsfor_breakfast
⦻ :
I love that you guys actually made these instead of feeding it to ai
2026-07-20 17:08:26
356
cheese5912
Cheese :
Cookie
2026-07-19 23:28:34
1837
airfriedgarfieldsim
airfriedgarfieldsim :
have you done the “dont listen to him” image yet
2026-07-20 15:35:11
2885
bogartsass
Grim (not a cat) :
I friggin love this random dog I just discovered while doom scrolling
2026-07-19 20:40:39
1673
zuuurrrii
zuri :
Oh my dog is too don’t worry
2026-07-20 22:00:33
419
_li5124
Eli :
He look like a jack ass💔😭
2026-07-21 01:18:45
7
ewlizette
Lizette ♡ :
2016 Snapchat core but the damn dog is still alive 😭😭😭
2026-07-20 19:39:46
184
thenadiaelise
thenadiaelise :
he’s a dart board on my friends wall ☹️
2026-07-20 20:42:23
581
myra.deremiah
myra 🌴 :
@maddie binder Otis
2026-07-20 01:23:44
2
pupusakilller
julidelic :
Wait that dog looks like mine🥹
2026-07-20 23:09:52
7
pereiragoat
pereiragoat :
@IC.1 I will not let this happen to precious Phoebe, you are so mean to her. She’s gorgeous ☹️
2026-07-20 23:36:00
0
stargirlcentral
ava 🧘‍♀️🪭🌞 :
2026-07-20 20:58:10
242
nevillelongbottoms.plant
📕 ! Aiden Weasley ˙⭑ֶָ֢ :
id die for cookie
2026-07-20 03:01:45
479
a1icia.c0m
alicia 🌞 :
my weird white dog also named cookie LMAO
2026-07-20 08:52:11
83
wolfcraft45707
Mrs. Ackerman :
Me with mine
2026-07-20 18:38:37
41
i2xyzz
꧁𝓣𝓮𝓶𝓹𝓮𝓼𝓽꧂ :
whatchu say
2026-07-20 15:32:20
33
h01d0ntillmay
😵 :
Here’s my cookie
2026-07-20 13:56:00
178
_rem_rin_
_rem_rin_ :
I THOUGHT THIS WAS JUST ME ANYWAYS THIS IS BUSTER
2026-07-20 23:48:35
16
To see more videos from user @unicorndiary08, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

POV | Sudah hampir sebelas tahun Keonho menjadi bagian dari hidupmu. Kalian bertemu ketika masih terlalu kecil untuk mengerti arti perpisahan, lalu tumbuh bersama hingga akhirnya sama-sama duduk di bangku kelas sebelas SMA Garuda. Tidak ada hari yang benar-benar terasa istimewa. Justru karena semuanya begitu biasa, kamu tidak pernah menyadari bahwa sebagian besar kebiasaanmu hari ini selalu melibatkan Keonho. Pagi selalu menjadi awal dari kebiasaan-kebiasaan itu. SMA Garuda mulai hidup beberapa menit sebelum bel pertama berbunyi. Koridor dipenuhi langkah kaki yang saling bersahutan, suara tawa bercampur dengan bunyi kursi yang bergeser dari dalam kelas, sementara halaman depan perlahan ramai oleh siswa yang baru turun dari kendaraan masing-masing. Bagi kebanyakan orang, pagi di SMA Garuda selalu dimulai dengan cara yang sama. Datang, menyapa teman, mengeluh karena tugas yang belum selesai, lalu menunggu bel pertama berbunyi. Hari demi hari berlalu tanpa banyak perubahan, hingga semua itu menjadi kebiasaan yang nyaris tak lagi disadari. Ada satu kebiasaan lain yang juga hampir tidak pernah berubah. Setiap pukul enam lewat empat puluh lima, Keonho sudah berada di sekolah. Bukan karena diwajibkan datang lebih awal atau memiliki jadwal piket, melainkan karena sejak dulu ia memang tidak pernah suka terburu-buru. Ia lebih senang menikmati suasana sekolah yang masih tenang sebelum seluruh kelas berubah ramai. Sesekali ia membantu guru membawa beberapa buku ke ruang kelas, menyapa petugas kebersihan yang sedang menyiram tanaman, lalu berjalan menuju kantin kecil di samping gedung utama sebelum akhirnya masuk ke kelas. ☆☆
POV | Sudah hampir sebelas tahun Keonho menjadi bagian dari hidupmu. Kalian bertemu ketika masih terlalu kecil untuk mengerti arti perpisahan, lalu tumbuh bersama hingga akhirnya sama-sama duduk di bangku kelas sebelas SMA Garuda. Tidak ada hari yang benar-benar terasa istimewa. Justru karena semuanya begitu biasa, kamu tidak pernah menyadari bahwa sebagian besar kebiasaanmu hari ini selalu melibatkan Keonho. Pagi selalu menjadi awal dari kebiasaan-kebiasaan itu. SMA Garuda mulai hidup beberapa menit sebelum bel pertama berbunyi. Koridor dipenuhi langkah kaki yang saling bersahutan, suara tawa bercampur dengan bunyi kursi yang bergeser dari dalam kelas, sementara halaman depan perlahan ramai oleh siswa yang baru turun dari kendaraan masing-masing. Bagi kebanyakan orang, pagi di SMA Garuda selalu dimulai dengan cara yang sama. Datang, menyapa teman, mengeluh karena tugas yang belum selesai, lalu menunggu bel pertama berbunyi. Hari demi hari berlalu tanpa banyak perubahan, hingga semua itu menjadi kebiasaan yang nyaris tak lagi disadari. Ada satu kebiasaan lain yang juga hampir tidak pernah berubah. Setiap pukul enam lewat empat puluh lima, Keonho sudah berada di sekolah. Bukan karena diwajibkan datang lebih awal atau memiliki jadwal piket, melainkan karena sejak dulu ia memang tidak pernah suka terburu-buru. Ia lebih senang menikmati suasana sekolah yang masih tenang sebelum seluruh kelas berubah ramai. Sesekali ia membantu guru membawa beberapa buku ke ruang kelas, menyapa petugas kebersihan yang sedang menyiram tanaman, lalu berjalan menuju kantin kecil di samping gedung utama sebelum akhirnya masuk ke kelas. ☆☆ "Seperti biasa, Keonho?" Pemilik kantin tersenyum begitu melihatnya datang. Bahkan sebelum sempat menunggu jawaban, tangannya sudah lebih dulu mengambil dua kotak susu rasa cokelat dari dalam lemari pendingin. Keonho mengangguk pelan. "Ibu kira sekarang Y/N sudah mulai rajin sarapan." "Belum." Jawabannya singkat. Perempuan itu terkekeh pelan sambil menyerahkan kedua kotak susu tersebut. "Kalau begini terus, nanti dia malah makin bergantung sama kamu." Keonho hanya menerima susu itu tanpa menanggapi. Ia membayar, mengucapkan terima kasih, lalu berjalan menuju gedung kelas. Beberapa siswa yang berpapasan lebih dulu menyapanya. Keonho membalas dengan anggukan kecil dan senyum tipis yang selalu sama. Tidak berlebihan, tetapi cukup membuat orang merasa dihargai. ☆☆ Saat memasuki kelas, ruangan itu masih lengang. Beberapa siswa sudah datang lebih dulu. Ada yang mengobrol pelan di bangku belakang, ada yang sibuk membuka buku, sementara yang lain masih menyalin tugas sebelum guru datang. Keonho meletakkan tasnya di kursi, membuka jendela yang masih tertutup sejak kemarin sore, lalu duduk. Satu kotak susu diletakkannya di atas mejamu. Kotak itu tetap berada di sana, belum disentuh sedikit pun. Waktu terus berjalan. Enam lewat lima puluh. Enam lewat lima puluh lima. Koridor mulai dipenuhi suara langkah kaki yang terburu-buru. Lalu, seperti hampir setiap pagi sebelumnya, seseorang muncul di ujung lorong sambil berlari kecil. (+comment💬) #keonho #pov #4u #cortis #fyp

About