@beforasbath7: 19/07/2026, Wallahi tonton tu as raison actuellement qui a besoin la nationalité malienne

befo ras bath
befo ras bath
Open In TikTok:
Region: FR
Sunday 19 July 2026 19:15:46 GMT
9157
457
44
105

Music

Download

Comments

camara.cheick43
Camara Cheick :
merci beaucoup mon père vraiment vous avez raison 😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂
2026-07-20 09:07:06
3
abdelkeita11
pablović :
nous qui sommes fiers du mali, nous souffrons aujourd'hui pour un simple nina
2026-07-20 17:43:46
1
h12345520su
Mohamed :
wallaye 🤣
2026-07-20 15:50:41
1
moussatraore19275
Ba Moussa :
Véritéeeeeeeeeeee
2026-07-20 14:12:38
1
davidkante173
D☝🏾 :
🤣
2026-07-20 14:53:57
0
madou.hakilima.monden
Madou.Hakilima.Monden :
vraiment merci beaucoup
2026-07-20 10:17:08
2
albadko
ABKLEVRAI :
walaye bilaye
2026-07-20 00:59:32
2
f.dbyyyyyy67
xxxxx :
😂
2026-07-20 10:00:17
0
mory.sidib230
Mory Sidibè :
walaye
2026-07-20 10:25:32
1
coumbise55
coumbise.55 :
vraiment mon frère merci
2026-07-20 09:08:24
1
user63625933112216
user63625933112216 :
2026-07-20 11:58:47
0
user2695007274169
user2695007274169 :
wly bilaye
2026-07-19 23:39:10
1
mamoutou.sangar28tiktok1
Mamoutou sangaré 👍 :
MERCI MERCI MERCI MERCI MERCI
2026-07-20 06:06:12
0
lassineyare8
lassineyare8 :
cv👍🏽👍🏽👍🏽👍🏽👍🏽👍🏽👍🏽❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤👍🏽👍🏽👍🏽👍🏽👍🏽👍🏽👍🏽
2026-07-20 05:46:34
0
soumisogore778
Soumi Sogore :
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
2026-07-20 08:06:12
0
badraaly33
رجل :
walaye
2026-07-20 15:24:41
1
yara52219
Nouh YARA :
bien parler🗣 mon frère un pays lé plus pauvre et sous développer et détruit au monde sans électricité ni l'eau potable ni carburant⛽ sans sécurité
2026-07-20 11:56:00
1
malien.malia
Général Sadio Camara 🇲🇱 :
Les gens qui disent qu’il a raison tu peux faire quel genre de démence ici en Europe sans besoin le document de ton pays même ce qui son en Asile après ils vont te demander le document de ton pays même ce
2026-07-20 08:15:19
0
ablo_26
user9403113880383 :
haté haté
2026-07-20 20:58:32
0
silimzer75
silimzer75 :
Je te jure, qui est fier de sa nationalité malienne?
2026-07-20 10:36:15
0
To see more videos from user @beforasbath7, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Tidak ada manusia yang lahir dalam keadaan sempurna. Setiap orang menyimpan kekurangan, kesalahan, dan sisi-sisi dirinya yang berusaha disembunyikan dari pandangan orang lain. Namun, anehnya, manusia sering kali lebih mudah melihat cela pada sesamanya daripada menyadari kelemahan yang ada pada dirinya sendiri. Lisan yang seharusnya digunakan untuk menebarkan kebaikan justru kerap dipakai untuk membicarakan kesalahan orang lain, seolah-olah dirinya telah terbebas dari segala kekurangan. Membicarakan aib seseorang sering memberikan kepuasan sesaat. Dengan menyoroti keburukan orang lain, seseorang merasa dirinya lebih baik, lebih benar, atau lebih mulia. Padahal, penilaian semacam itu lahir dari kesombongan yang halus. Tidak ada jaminan bahwa orang yang hari ini tampak lebih baik akan tetap demikian di masa depan, sebagaimana tidak ada kepastian bahwa mereka yang pernah terjatuh tidak akan bangkit dan menjadi pribadi yang lebih baik. Kesadaran bahwa setiap manusia terdiri dari berbagai kekurangan seharusnya melahirkan kerendahan hati. Orang yang mengenal dirinya dengan baik akan lebih sibuk memperbaiki kesalahannya sendiri daripada mencari-cari kesalahan orang lain. Ia memahami bahwa hidup terlalu singkat untuk dihabiskan dengan menghakimi sesama, sementara dirinya sendiri masih memiliki banyak hal yang perlu dibenahi. Selain melukai orang lain, kebiasaan membicarakan aib juga perlahan merusak hati orang yang melakukannya. Sedikit demi sedikit, ia kehilangan empati dan terbiasa memandang sesama dengan kecurigaan serta penghinaan. Padahal, hubungan antarmanusia dibangun bukan atas dasar kesempurnaan, melainkan atas kemampuan untuk saling memahami bahwa setiap orang sedang berjuang menghadapi kelemahannya masing-masing #muhasabahdiri  #RenunganHati  #PengingatDiri  #fyp
Tidak ada manusia yang lahir dalam keadaan sempurna. Setiap orang menyimpan kekurangan, kesalahan, dan sisi-sisi dirinya yang berusaha disembunyikan dari pandangan orang lain. Namun, anehnya, manusia sering kali lebih mudah melihat cela pada sesamanya daripada menyadari kelemahan yang ada pada dirinya sendiri. Lisan yang seharusnya digunakan untuk menebarkan kebaikan justru kerap dipakai untuk membicarakan kesalahan orang lain, seolah-olah dirinya telah terbebas dari segala kekurangan. Membicarakan aib seseorang sering memberikan kepuasan sesaat. Dengan menyoroti keburukan orang lain, seseorang merasa dirinya lebih baik, lebih benar, atau lebih mulia. Padahal, penilaian semacam itu lahir dari kesombongan yang halus. Tidak ada jaminan bahwa orang yang hari ini tampak lebih baik akan tetap demikian di masa depan, sebagaimana tidak ada kepastian bahwa mereka yang pernah terjatuh tidak akan bangkit dan menjadi pribadi yang lebih baik. Kesadaran bahwa setiap manusia terdiri dari berbagai kekurangan seharusnya melahirkan kerendahan hati. Orang yang mengenal dirinya dengan baik akan lebih sibuk memperbaiki kesalahannya sendiri daripada mencari-cari kesalahan orang lain. Ia memahami bahwa hidup terlalu singkat untuk dihabiskan dengan menghakimi sesama, sementara dirinya sendiri masih memiliki banyak hal yang perlu dibenahi. Selain melukai orang lain, kebiasaan membicarakan aib juga perlahan merusak hati orang yang melakukannya. Sedikit demi sedikit, ia kehilangan empati dan terbiasa memandang sesama dengan kecurigaan serta penghinaan. Padahal, hubungan antarmanusia dibangun bukan atas dasar kesempurnaan, melainkan atas kemampuan untuk saling memahami bahwa setiap orang sedang berjuang menghadapi kelemahannya masing-masing #muhasabahdiri #RenunganHati #PengingatDiri #fyp

About