@eusoutet:

tet
tet
Open In TikTok:
Region: BR
Sunday 19 July 2026 22:49:08 GMT
124898
34209
165
1121

Music

Download

Comments

__fer.nandaaa
Fernanda Araújo :
pelo menos a Argentina não ganhou 🥳
2026-07-19 22:50:59
1995
_.mendzx27
Soso💯ana :
Se fosse a gnt o mundo ia acabar
2026-07-20 07:23:09
1805
euu_lidy
Lidiane Santos :
Esse e o cucurella? n acompanho muito
2026-07-20 04:36:19
24
alvsdni
D’Alvs :
Seria você o gêmeo brasileiro do cucurella?
2026-07-19 23:21:36
51
keilanunes75
Keila :
a gente tem que comemorar o dos outros
2026-07-20 11:47:14
57
gih.jssv
￴￴ ￴￴ ￴ ￴￴ ￴ :
dps vem a realidade né KKKKKKKKKK 😭
2026-07-20 00:41:23
143
a.anarafa
Não é a Ana :
Eu assim
2026-07-20 14:31:35
12
julyearagao
Julye Aragão :
Antes eles do que a Argentina
2026-07-20 10:25:33
42
valosimone
winter2026 :
2026-07-20 08:33:50
6
ifoodbrasil
iFood :
tem que ficar feliz com o que tem né...
2026-07-20 22:35:04
7
bibi_mapeli
Bianca Mayara🧂 :
acho que não vamos viver isso nunca
2026-07-19 22:52:17
41
laila__guedes
lailaguedes :
2030 é nosso
2026-07-20 04:28:48
8
moreiraxvl
moreiraxvl :
na vdd n,eu to muito feliz por eles ter ganhado ,at pq c vc para pra pensa eles so ganharam 2 vezes com essa e o brasil ja ganhou mais de 2
2026-07-20 00:02:41
7
kenvy_ofc_2011
kenvy_ofc_2011 :
podía né podia🥺
2026-07-20 08:37:45
1
_bresilva
Brena silva :
Eu torci como se fosse o Brasil
2026-07-20 04:22:31
3
alyce_ofc
Alice Santana :
Eu torcendo pra eles como se fosse a gente kkkkkkk🤡 só pra Argentina não ganhar
2026-07-20 11:41:30
1
alanaoliveira_7
Alaninha 👑 :
eu assim
2026-07-20 02:34:20
1
To see more videos from user @eusoutet, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Dalam sebuah pernyataan terbuka yang diawali dengan salam dan puji syukur, Dr. KH. A. Mundoffar, Al Hafidh, MPd, selaku pengasuh Pondok Pesantren Al Husna Internasional Mayong Jepara, Jawa Tengah, secara tegas menyampaikan sikap seluruh keluarga besar pesantren. Terhitung sejak hari Jumat yang berkah tersebut, lembaga pendidikan yang mencakup KPIT, TKIT, SDIT, SD Tahfidz, SMPIKI, hingga SMAIKI dengan bulat menyatakan menolak dan tidak lagi menerima program MBG. Kiai Mundoffar mengakui bahwa selama beberapa bulan terakhir pihak pesantren sempat menerima program MBG tersebut, namun kini tindakan tersebut dianggap sebagai sebuah kekeliruan yang harus disesali, dan mereka berkomitmen untuk memohon ampunan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Lebih lanjut, ia menegaskan pandangan hukumnya bahwa menerima MBG adalah haram. Penegasan ini didasarkan pada prinsip agama yang menyatakan bahwa membantu atau memfasilitasi terjadinya suatu kemaksiatan dan perbuatan yang haram, maka hukumnya ikut menjadi maksiat dan haram. Kiai Mundoffar meyakini bahwa proses pengelolaan program MBG dari tingkat atas hingga bawah bukan lagi sekadar prasangka, melainkan sudah terbukti nyata menjadi sarana terjadinya praktik korupsi besar-besaran. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh warga Indonesia dan umat Islam untuk menghentikan praktik tersebut dengan satu cara, yaitu bersama-sama menolak dan berhenti menerima MBG. Pernyataan ini ditutup dengan harapan agar langkah penolakan yang diniatkan sebagai dakwah ini mendapat keberkahan rezeki serta pahala dari Allah Subhanahu wa Ta'ala. Sumber: TT/mbah.mun034 #mbg#bn
Dalam sebuah pernyataan terbuka yang diawali dengan salam dan puji syukur, Dr. KH. A. Mundoffar, Al Hafidh, MPd, selaku pengasuh Pondok Pesantren Al Husna Internasional Mayong Jepara, Jawa Tengah, secara tegas menyampaikan sikap seluruh keluarga besar pesantren. Terhitung sejak hari Jumat yang berkah tersebut, lembaga pendidikan yang mencakup KPIT, TKIT, SDIT, SD Tahfidz, SMPIKI, hingga SMAIKI dengan bulat menyatakan menolak dan tidak lagi menerima program MBG. Kiai Mundoffar mengakui bahwa selama beberapa bulan terakhir pihak pesantren sempat menerima program MBG tersebut, namun kini tindakan tersebut dianggap sebagai sebuah kekeliruan yang harus disesali, dan mereka berkomitmen untuk memohon ampunan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Lebih lanjut, ia menegaskan pandangan hukumnya bahwa menerima MBG adalah haram. Penegasan ini didasarkan pada prinsip agama yang menyatakan bahwa membantu atau memfasilitasi terjadinya suatu kemaksiatan dan perbuatan yang haram, maka hukumnya ikut menjadi maksiat dan haram. Kiai Mundoffar meyakini bahwa proses pengelolaan program MBG dari tingkat atas hingga bawah bukan lagi sekadar prasangka, melainkan sudah terbukti nyata menjadi sarana terjadinya praktik korupsi besar-besaran. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh warga Indonesia dan umat Islam untuk menghentikan praktik tersebut dengan satu cara, yaitu bersama-sama menolak dan berhenti menerima MBG. Pernyataan ini ditutup dengan harapan agar langkah penolakan yang diniatkan sebagai dakwah ini mendapat keberkahan rezeki serta pahala dari Allah Subhanahu wa Ta'ala. Sumber: TT/mbah.mun034 #mbg#bn

About